Logo BeritaSatu

Abaikan Larangan, Ini Alasan Warga Tetap Nekat Ziarah di TPU Tanah Kusir

Kamis, 13 Mei 2021 | 21:45 WIB
Oleh : Yustinus Paat / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Satuan Pelaksana Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Gunawan mengakui masih ada warga yang nekat melakukan ziarah kubur di TPU Tanah Kusir, Kamis (13/5/2021). Padahal, pihaknya telah melakukan sosialisasi secara masif imbauan dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan agar tidak berziarah ke makam pada Hari Raya Idulfitri 1442 H.

“Alasan mereka (peziarah) macam-macam, ada yang bilang waktu meninggal dan makam orang tuanya, dia tidak ketemu sehingga melakukan ziarah hari ini,” ujar Gunawan kepada Beritasatu.com, Kamis (13/5/2021).

Advertisement

Selain itu, menurut Gunawan, ada warga yang memang kukuh dengan tradisi ziarah ke makam pada Lebaran, sehingga tidak bisa dihilangkan. Apalagi, kata Gunawan, mereka mengaitkan dengan larangan mudik.

“Kata mereka, 'mudik udah enggak boleh, (masa) ziarah enggah boleh (juga)',” tutur Gunawan.

Lalu, Gunawan menyatakan, ada juga warga yang memanfaatkan momen pemakaman jenazah untuk ziarah ke kuburan. Pasalnya, pemakaman jenazah tetap buka dan dilayani. Keluarga yang mengantar jenazah pun menggunakan kesempatan tersebut juga untuk melakukan ziarah kubur.

“Kalau pemakaman baru tetap dilayani juga, tetapi sembari mengantar, dia juga sembari begitu (ziarah). Jadi, yang ikut ngantar sembari ziarah juga dia. Tadi, ada 10 pemakaman baru di sini,” ungkap Gunawan.

Persoalan lain, menurut Gunawan, tidak semua pintu di TPU Tanah Kusir bisa ditutup total. Terdapat tiga pintu masuk utama di TPU Tanah Kusir. Namun, satu pintunya tidak bisa ditutup karena merupakan jalan menuju ke Kampung Ulujami, Jakarta Selatan.

“Kemudian pintu akses masuk di TPU Tanah Kusir banyak, ada dari belakang, samping kiri kanan, yang jalan-jalan tikus kayak gitu,” ucap Gunawan.

Gunawan mengatakan jumlah warga yang datang berziarah memang sedikit dibandingkan dengan sebelum Ramadan yang mencapai ratusan orang. Menurut Gunawan, jumlah yang datang hari ini hanya 20% dari yang datang ziarah munggahan. Namun, Gunawan tidak menyebutkan secara pasti total warga yang datang ziarah pada hari Lebaran ini.

“Jadi, tidak begitu banyak, kurang lebih 20 persenan dari yang waktu munggahan atau ziarah kubur sebelum bulan puasa Ramadan. Karena waktu itu tidak dilarang, sehingga banyak yang ziarah. Waktu itu hampir seminggu lebih, orang datang ziarah setiap hari. Tetapi kalau yang tadi, sudah sepi, sudah menurun, mudah-mudahan besok enggak ada lagi,” imbuh Gunawan.

Lebih lanjut, Gunawan mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk sosialisasi seruan gubernur DKI agar tidak berziarah ke makam pada 12-16 Mei 2021. Sosialisasi tersebut dilakukan mulai dari menggunakan spanduk, pengeras suara hingga menutup tempat parkir dan pintu masuk.

Gunawan bersama 15 petugas pengamanan dalam TPU Tanah Kusir hari ini sudah berupaya maksimal melarang warga melakukan berziarah. Dengan berkeliling TPU Tanah Kusir menggunakan bajaj, Gunawan dan para petugas terus mengingatkan warga tidak berziarah atau berlama-lama di makan.

“Mudah-mudahan dengan kondisi saat ini, harap maklum kepada ahli waris, jangan datang ziarah dulu, tunda dulu, sampai tanggal 16 Mei, kan tanggal 17 Mei normal kembali. Imbauan gubernur tolong ditaati,” demikian Gunawan.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Jadikan Mahasiswa UI sebagai Tersangka, Polisi Bela Pensiunan Polisi

Polisi membela pensiunan polisi dalam kasus tewasnya mahasiswa Universitas Indonesia (UI) yang dijadikan tersangka.

NEWS | 27 Januari 2023

Sebagian Besar Wilayah Indonesia Alami Curah Hujan Rendah Mulai Februari

prediksi cuaca hujan bulanan 2023, beberapa wilayah di Indonesia akan mengalami curah hujan rendah sejak bulan Februari-Juli 2023.

NEWS | 27 Januari 2023

Ferdy Sambo CS Jalani Sidang Pembacaan Replik

PN Jakarta Selatan menggelar sidang kasus pembunuhan Brigadir J, dengan terdakwa mantan kadiv Propam Polri Ferdy Sambo.

NEWS | 27 Januari 2023

Jadi Polisi Gadungan, Oknum ASN Dibekuk Tim Puma

Polisi gadungan ditangkap Tim Puma Polresta Mataram saat sedang memeras korbannya.

NEWS | 27 Januari 2023

Kasus Brigadir J, Baiquni Wibowo Dituntut 2 Tahun Penjara

JPU menuntut hukuman 2 penjara terhadap Baiquni Wibowo dalam kasus perintangan penyidikan tewasnya Brigadir J.

NEWS | 27 Januari 2023

Smelter Freeport di Gresik Direncanakan Rampung Akhir 2023

PT Freeport Indonesia tengah membangun proyek smelter di Gresik, Jawa Timur dan ditargetkanrampung pada akhir 2023.

NEWS | 27 Januari 2023

UTBK SBMPTN 2023 Jadi SNBT 2023, Ini Jadwal dan Cara Daftarnya

Berikut jadwal dan cara daftar SNMPTN 2023 yang berubah menjadi SNBP 2023. Perubahan SBMPTN 2023 menjadi SNBP 2023 telah diputuskan oleh Kemendikbudristek.

NEWS | 27 Januari 2023

Tukang Becak Bobol Rekening, BCA Tegaskan Sudah Lakukan Verifikasi Transaksi

Menanggapi kasus tukang becak membobol rekening nasabah bank BCA senilai Rp 320 juta, pihak BCA menegaskan telah melakukan verifikasi transaksi 

NEWS | 27 Januari 2023

Alasan Dituntut Ringan 2 Tahun, Chuck Putranto Sopan dalam Memberikan Kesaksian

JPU menuntut dua tahun pidana penjara terhadap Chuck Putranto terdakwa perintangan penyidikan tewasnya Brigadir J.

NEWS | 27 Januari 2023

Mahasiswa UI Hasya Tewas Ditabrak Malah Tersangka, Polda Metro: Kelalaian Korban Sendiri

Polda Metro Jaya menjelaskan alasan ditetapkannya tersangka mahasiswa UI M Hasya Athalah yang tewas diduga ditabrak oleh pensiunan polisi.

NEWS | 27 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Jadikan Mahasiswa UI sebagai Tersangka, Polisi Bela Pensiunan Polisi

Jadikan Mahasiswa UI sebagai Tersangka, Polisi Bela Pensiunan Polisi

NEWS | 15 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE