Logo BeritaSatu

Stres Akibat Imunisasi Paling Sering Sebabkan Efek Samping

Selasa, 25 Mei 2021 | 19:54 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / YUD

Jakarta, Beritasatu.com – Ketua Komisi Nasional Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komnas KIPI) Prof Hindra Irawan Satari, mengatakan KIPI merupakan mekanisme alamiah tubuh untuk memacu kekebalan tubuh setelah menerima vaksinasi. Menurut Hindra, KIPI yang paling sering muncul justru disebabkan karena kondisi psikologis penerima vaksin atau disebut immunization stress related responses (ISRR).

“KIPI itu merupakan reaksi alamiah, natural dari tubuh kita apabila kita dimasuki benda asing seperti kena flu maka kita merasakan demam, sakit otot, sakit sendi, tulang, pusing, lemas, pengen tidur terus, karena tubuh kita memacu sistem kekebalan,” kata Hindra dalam diskusi virtual yang diadakan oleh Forum Merdeka Barat 9, Selasa (25/5/2021).

Hindra mengakui adanya kategori KIPI yang serius seperti syok anafilaktik (anafilaksis) yaitu syok yang disebabkan oleh reaksi alergi berat. Namun, KIPI paling umum justru muncul akibat stres.

“Yang sering terjadi immunization stress related responses karena kesiapan mental seseorang terhadap suasana penyuntikan, tapi bukan komponen vaksinnya, melainkan suasana tegang,” ujarnya.

Menurut Hindra, kesiapan seseorang sebelum menerima vaksin menjadi sangat penting termasuk menyaring informasi yang akurat terkait vaksin. Dia mengatakan kegiatan rutin seperti cukup tidur dan sarapan harus dilakukan seperti biasa termasuk sebelum menerima vaksin.

“Kegiatan sehari-hari kita lakukan dan harus percaya diri, tenang, pasrah, harus siap, karena sebetulnya ini merupakan reaksi biasa. Ini agar kita terhindar dari kecemasan yang dapat memicu KIPI,” lanjut Hindra.

Mengenai vaksin Covid-19 yang terbaik, Hindra mengatakan vaksinasi apapun yang tersedia saat seseorang akan divaksinasi itulah vaksin terbaik. “Tidak usah menunda, menunggu (vaksin) ini karena semua negara saat ini berlomba mencari vaksin,” katanya.

Hindra menyebut Indonesia termasuk salah satu negara yang beruntung karena mempunyai anggaran sekaligus mendapatkan jatah untuk vaksin Covid-19. Dia mengatakan ada negara yang mempunyai uang namun tidak mendapatkan jatah vaksin, bahkan ada negara yang memang tidak mempunyai anggaran untuk vaksinasi.

“Negara kita beruntung, jadi sekarang tinggal partisipasi kita saja. Ini tanggung jawab pemerintah? Tentu bukan, ini tanggung jawab kita bersama,” kata Hindra.

Hindra juga menegaskan sampai saat ini tidak ada kasus kematian yang terkait dengan vaksin Covid-19, Astrazeneca. Dia memastikan vaksin Astrazeneca aman karena vaksin yang beredar di masyarakat sudah melewati penelitian berbasis data serta prosedur uji klinik fase 1-3 berdasarkan persetujuan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

BNPB: Bencana Hidrometeorologi Diperkirakan Merata pada Desember

BNPB menyatakan, potensi terjadi bencana hidrometeorologi diperkirakan merata pada Desember 2022 mendatang.

NEWS | 29 November 2022

Tim Peneliti UGM Klaim Deteksi Gejala Sebelum Gempa Cianjur

Gejala gempa Cianjur itu tertangkap melalui sistem peringatan dini yang dikembangkan UGM dengan mengukur konsentrasi gas radon dan groundwater level 1-3.

NEWS | 29 November 2022

Ganjar Instruksikan Pemda ke Lapangan Antisipasi Inflasi

Ganjar Pranowo menginstruksikan 35 pemda untuk turun ke lapangan secara rutin hingga Januari 2023 guna mencegah terjadinya inflasi.

NEWS | 29 November 2022

Menlu Retno: Indonesia Akan Jadikan ASEAN sebagai Pusat Pertumbuhan Dunia

Menlu Retno Marsudi menegaskan, Indonesia akan menjadikan kawasan ASEAN sebagai pusat pertumbuhan dunia selama menjabat sebagai Ketua ASEAN. 

NEWS | 29 November 2022

Hujan Deras Guyur DKI, Beberapa Ruas Jalan Terendam Banjir

Hujan deras yang mengguyur Jakarta pada Senin (28/11/2022) petang, mengakibatkan beberapa ruas jalan teredam banjir.

NEWS | 28 November 2022

DPR Bakal Sahkan Kasal Yudo Margono Jadi Panglima TNI Sebelum 15 Desember

Ketua DPR Puan Maharani meyakini, pihaknya dapat mengesahkan Kasal Laksamana Yudo Margono sebagai Panglima TNI sebelum masa reses 15 Desember mendatang.

NEWS | 28 November 2022

Ada 9 Panggung di Resepsi Pernikahan Kaesang dan Erina

Erick Thohir mengungkapkan ada sembilan panggung di acara resepsi pernikahan Kaesang dan Erina yang digelar di Pura Mangkunegaran Solo.

NEWS | 28 November 2022

Presiden Pilihan Versi Adian Napitupulu, Yang Lanjutkan Program Jokowi

Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Adian Napitupulu mengungkapkan kriteria sosok yang dia nilai pantas untuk dipilih menjadi presiden pilihan berikutnya.

NEWS | 28 November 2022

Kocak, Tanggapan Wagub Jabar soal Pemimpin Berambut Putih

Menanggapi pernyataan Jokowi soal pemimpin berambut putih, Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum malah mengunggah fotonya dengan rambut kuning, mirip Naruto.

NEWS | 28 November 2022

KPK Umumkan Penetapan Tersangka Hakim Agung Gazalba Saleh

KPK mengumumkan Hakim Agung Gazalba Saleh sebagai tersangka atas kasus dugaan suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA).

NEWS | 28 November 2022


TAG POPULER

# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Vaksinasi Booster


# Pushbike


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Gubernur Edy Tetapkan UMP Sumatera Utara 2023 Naik 7,45%

Gubernur Edy Tetapkan UMP Sumatera Utara 2023 Naik 7,45%

EKONOMI | 7 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE