Logo BeritaSatu
Lahan Gambut

Pemegang Konsesi Didorong Patuhi Kewajiban Restorasi

Sabtu, 29 Mei 2021 | 13:27 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Restorasi di wilayah konsesi lahan gambut masih menghadapi tantangan, berupa komitmen pengusaha dan penegakan hukum yang belum optimal.

Untuk itu, Pantau Gambut, inisiatif publik independen yang menjadi wadah partisipasi masyarakat dalam mengawal restorasi gambut, mendorong pemegang konsesi agar lebih serius merestorasi lahan gambut sesuai kewajibannya.

Advertisement

Romes Irawan Putra, dari Simpul Jaringan Pantau Gambut Riau mengatakan, Pantau Gambut bersama masyarakat telah melakukan analisis spasial dan observasi lapangan. Observasi dilakukan pada 1.222 titik sampel area gambut di 43 wilayah konsesi yang terbakar di tujuh provinsi. Yakni Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Papua, dan Papua Barat.

Dari analisis itu terungkap hilangnya tutupan pohon di area gambut, dengan fungsi lindung seluas 421.221 ha di area konsesi selama periode 2015- 2019. Sedangkan lewat verifikasi lapangan di 405 titik sampel area gambut lindung, ditemukan penanaman tanaman ekstraktif berupa sawit atau akasia di 64,4 persen titik sampel. Sisanya ditelantarkan tanpa adanya upaya pemulihan seperti yang dimandatkan oleh peraturan.

"Hasil analisis menunjukkan adanya penanaman tanaman ekstraktif berupa sawit atau akasia di 64,4 persen titik sampel. Sisa titik sampel menunjukkan lahan yang ditelantarkan tanpa ada upaya pemulihan seperti yang dimandatkan oleh peraturan pemerintah," kata Romes dalam keterangan tertulis yang diterima Beritasatu.com, Sabtu (28/5/2021).

Romes menjelaskan, Pantau Gambut menemukan pada 91,5% titik sampel, tidak terdapat infrastruktur restorasi lahan gambut sama sekali. "Hanya 1,8% yang terdapat infrastruktur restorasi, baik sekat kanal atau sumur bor, dengan kondisi baik," ujarnya.

Periode pengamatan titik sampel lapangan dilihat menggunakan penginderaan jauh dan analisa spasial dalam kurun waktu 2015-2019. Sedangkan verifikasi lapangan dilakukan dalam periode November 2019 hingga April 2021, bervariasi pada masing-masing provinsi yang melakukan pemantauan.

"Melalui kajian ini, Pantau Gambut berharap publik dapat mengetahui perkembangan terkini pemulihan gambut yang ada di area konsesi. Kajian ini juga diharapkan dapat digunakan pemerintah dan perusahaan terkait untuk melakukan tindakan dan penilaian kinerja restorasi dalam rangka perlindungan ekosistem gambut di Indonesia," harap Romes.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Praxion Sempat Dinyatakan Aman, Pengawasan BPOM Dipertanyakan

Ditemukan kembali dua korban gangguan ginjal akut progresif atipikal (GGAPA) setelah mengonsumsi obat Praxion.

NASIONAL | 7 Februari 2023

Ratusan Warga Bersenjata Tajam Menyerang Polres Malinau

Ratusan warga bersenjata tajam menyerang Polres Malinau, Kalimantan Utara lantaran tidak terima setelah ada warga yang tewas akibat tertembak peluru polisi.

NASIONAL | 6 Februari 2023

PPA Lakukan Pendampingan Psikologis terhadap Korban Pedofilia Ibu Muda

Pendampingan psikologis dan sosial terhadap anak-anak korban seks menyimpang (pedofilia) segera diberikan oleh PPA Provinsi Jambi.

NASIONAL | 5 Februari 2023

Angin Kencang Sebabkan Atap Pusat Belanja di Serang Roboh, 2 Luka

Sebuah atap salah satu pusat perbelanjaan di Kota Serang, Minggu (5/2/2023) sore roboh lantaran angin kencang.

NASIONAL | 5 Februari 2023

PGIW Apresiasi Nahdlatul Ulama sebagai Organisasi Islam Toleran

Ketekunan Nahdlatul Ulama (NU) dalam menjaga dan merawat toleransi antar kerukunan umat beragama telah dirasakan oleh seluruh umat agama lai.

NASIONAL | 5 Februari 2023

Polda Metro: Bripka Madih Tak Konsisten soal Laporan Sengketa Tanah

Polda Metro nilai Bripka Madih tak konsisten soal laporan sengketa tanah milik orang tuanya yang sempat dilaporkannya pada 2011 silam.

NASIONAL | 5 Februari 2023

Top News, Penembakan Calon Anggota DPD hingga Pengakuan Duloh Setubuhi Korbannya

Berita penembakan calon anggota DPD RI Bengkulu hingga pengakuan Duloh bersetubuh dengan mertua Wowon menjadi berita terpopuler

NASIONAL | 4 Februari 2023

Korban Gempa Cianjur Diminta Pastikan Termasuk Penerima Bantuan Perbaikan Rumah

Warga korban gempa di Cianjur diminta memastikan rumahnya masuk dalam penerima bantuan perbaikan rumah yang sudah diumumkan di sejumlah desa terdampak.

NASIONAL | 4 Februari 2023

Kesehatan Lukas Enembe, Komnas HAM dan KPK Lakukan Koordinasi

Guna memastikan diperhatikannya hak-hak tahanan dalam hal ini Gubernur Papua nonaktif Lukas Enembe, Komnas HAM melakukan koordinasi dengan KPK.

NASIONAL | 3 Februari 2023

Bakamla RI Berpartisipasi Latihan Sea Lion SAR Avitex

Bakamla RI berpartisipasi dalam latihan yang digelar Turkish Coast Guard karena kedua negara menghadapi tantangan serupa dalam menjaga keamanan wilayah

NASIONAL | 16 Mei 2022


TAG POPULER

# Warunk Upnormal


# Susi Air


# Gempa Turki


# Jokowi


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Update, WNI Korban Luka Gempa Turki Bertambah Jadi 10 Orang

Update, WNI Korban Luka Gempa Turki Bertambah Jadi 10 Orang

INTERNASIONAL | 3 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE