Logo BeritaSatu

GMNI Pertanyakan Rencana Prabowo Beli Alutsista di Masa Pandemi

Selasa, 1 Juni 2021 | 10:05 WIB
Oleh : Rully Satriadi / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) mengkritik keras rencana Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang ingin mengambil utang luar negeri setara Rp 1.760 triliun untuk membeli sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) di masa pandemi.

Ketua Umum DPP GMNI Arjuna Putra Aldino mempertanyakan konsistensi Prabowo yang di sejumlah pentas politik nasional getol bersuara soal utang pemerintah. Bahkan menyebut pemerintah sebagai pencetak utang.

Advertisement

"Bukannya pak Prabowo dulu sangat getol mencibir utang pemerintah? Kok sekarang mau jadi menteri pencetak utang. Sangat disayangkan ini sama seperti menjilat ludah sendiri. Tentu ini membodohi rakyat. Tidak mendidik," ujar Arjuna dalam keterangannya, Minggu (1/6/2021).

GMNI juga mempertanyakan konsistensi Prabowo soal isu anti asing/aseng dan isu kebocoran anggaran yang sering diutarakan untuk menyerang lawan politiknya. Kini justru berubah menjadi pejabat yang ingin mempelopori utang luar negeri dengan jumlah yang fantastis. Publik tentu akan menilai kesesuaian antara retorika dengan tindakan Prabowo.

"Dulu mengkritik keras, propaganda sana-sini, soal isu kita dikuasai asing-lah, kebocoran anggaran-lah. Sekarang mau utang dari asing, sekarang bukan lagi bocor tapi ngluber. Ini namanya jarkoni, tidak sesuainya ucapan dan tindakan. Tentu rakyat tidak lupa. Ironis," tambah Arjuna.

Bukan hanya itu, Arjuna juga mewanti-wanti bahwa sektor pertahanan berdasarkan indeks anti-korupsi yang dirilis oleh Transparency International yang meliputi anggaran, personel, operasional, dan pengadaan, bahwa kluster pengadaan mendapat nilai buruk. Sektor pertahanan masih terperosok dalam kerahasiaan atas informasi mengenai kebijakan dan prosedur perusahaan yang tidak memadai untuk melindungi dari korupsi.

"Jika ingin menggunakan uang rakyat atau atas nama negara, pengelolaannya harus tetap akuntabel dan prudent. Walaupun ada rahasia negara, tapi tetap harus jelas peruntukannya. Dan kejelasan ini dibuktikan dengan roadmap pertahanan yang terencana dan sistematis. Tidak ujug-ujug, tanpa ada kejelasan terkait kebutuhan TNI sebagai user dan ancaman nasional kita," jelas Arjuna.

Arjuna menilai utang tidak diharamkan apabila diperuntukkan untuk kebutuhan yang jelas dan tepat sasaran. Namun utang dapat merugikan negara dan patut dikritik apabila tidak disertai dengan analisis kebutuhan dan proyeksi yang matang. Apalagi di tengah kondisi pandemi seperti sekarang ini, ekonomi sedang lesu, rakyat banyak yang sengsara, UMKM banyak yang bangkrut karena pembatasan sosial. Untuk itu, rencana pak Prabowo menurut GMNI sangat tidak etis.

"Utang boleh-boleh saja. Asal untuk membiayai kebutuhan yang jelas dan proyeksinya matang. Kalau ujug-ujug seperti ini, sangat tidak etis mengingat kondisi kita masih menghadapi pandemi. Rakyat lagi sengsara, usahanya banyak yang bangkrut, kehilangan pekerjaan karena PHK massal. Ini malah mau menghamburkan uang negara, pesta pora anggaran. Sangat tidak etis", tambah Arjuna

Maka GMNI memperingatkan kepada seluruh jajaran pemerintah untuk fokus membantu Presiden Jokowi menyelesaikan masalah pandemi yang menyulitkan rakyat Indonesia. Karena masalah pandemi mendesak untuk segera diselesaikan baik dari segi kesehatan maupun ekonomi.

GMNI juga meminta Kemhan untuk tidak melakukan pemborosan anggaran, dan lebih mementingkan kepentingan rakyat dibanding libido politik di tahun 2024.

"Kami kira tidak ada visi menteri, yang ada visi presiden. Sebagai pembantu presiden ya harus fokus membantu presiden menyelesaikan kesulitan rakyat di masa pandemi. Tidak boleh ada visi tersembunyi, apalagi ada anggaran yang diharuskan habis tahun 2024, ini tidak masuk akal," tutup Arjuna.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Korban Gempa Cianjur Diminta Pastikan Termasuk Penerima Bantuan Perbaikan Rumah

Warga korban gempa di Cianjur diminta memastikan rumahnya masuk dalam penerima bantuan perbaikan rumah yang sudah diumumkan di sejumlah desa terdampak.

NASIONAL | 4 Februari 2023

Kesehatan Lukas Enembe, Komnas HAM dan KPK Lakukan Koordinasi

Guna memastikan diperhatikannya hak-hak tahanan dalam hal ini Gubernur Papua nonaktif Lukas Enembe, Komnas HAM melakukan koordinasi dengan KPK.

NASIONAL | 3 Februari 2023

Bakamla RI Berpartisipasi Latihan Sea Lion SAR Avitex

Bakamla RI berpartisipasi dalam latihan yang digelar Turkish Coast Guard karena kedua negara menghadapi tantangan serupa dalam menjaga keamanan wilayah

NASIONAL | 16 Mei 2022

Kepala BNPT Apresiasi Upaya ESQ Jaga Pancasila dan NKRI

Upaya ESQ guna menjaga Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) mendapatkan apresiasi.

NASIONAL | 16 Mei 2022

Kapolda Jatim: Sopir Bus Maut Berpotensi Tersangka

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta  menyatakan, sopir bus maut berpotensi menjadi tersangka karena diduga mengantuk.

NASIONAL | 16 Mei 2022

Gelombang Tinggi Hantam Puluhan Warung di Pantai Bagedur

Gelombang tinggi kembali menerjang objek wisata Pantai Bagedur di Sukamanah, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten.

NASIONAL | 16 Mei 2022

Bencana Tanah Bergerak Robohkan Rumah Warga di Lebak

Rumah warga di Jampang Cikoneng, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, roboh hingga rata dengan tanah akibat terdampak tanah bergerak.

NASIONAL | 16 Mei 2022

KSPSI Salurkan Paket Bantuan Kapolri untuk Buruh di Maluku Utara

KSPSI menyalurkan 1.000 paket bantuan sembako dari Kapolri untuk buruh di Maluku Utara di site PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP).

NASIONAL | 16 Mei 2022

Gunung Merapi Tercatat Alami 77 Kali Gempa Guguran

Gunung Merapi mengalami 77 kali gempa guguran selama periode pengamatan pada Minggu (15/5/2022) pukul 00.00-24.00 WIB.

NASIONAL | 16 Mei 2022

Margarito Kamis: Sekda Jadi Pj Rentan Conflict of Interest

Pakar hukum tata negara Margarito Kamis menegaskan sekretaris daerah (sekda) yang menjadi penjabat (pj) kepala daerah akan rentan conflict of interest.

NASIONAL | 16 Mei 2022


TAG POPULER

# Transmart


# Perayaan dan Sejarah Cap Go Meh


# Mutasi Perwira


# Kawasan Halal di Jakarta


# Eliezer


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Eksekusi Penalti, Ronaldo Cetak Gol untuk Al Nassr di Liga Arab Saudi

Eksekusi Penalti, Ronaldo Cetak Gol untuk Al Nassr di Liga Arab Saudi

BOLA | 27 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE