Logo BeritaSatu

Kejagung Sebut Akan Ada Penyidikan Asabri Jilid II

Kamis, 3 Juni 2021 | 19:35 WIB
Oleh : Willy Masaharu / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) mulai mengusut dugaan keterlibatan korporasi swasta dalam lanjutan penyidikan dugaan korupsi dan pencucian uang (TPPU) PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri).

Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah mengatakan, saat ini tim penyidiknya sedang mengevaluasi proses pengungkapan megaskandal yang merugikan negara Rp 22,7 triliun tersebut untuk menjerat keterlibatan pihak-pihak lain di luar sembilan tersangka saat ini.

“Penyidikan Asabri ini kan akan ada jilid dua. Akan dilihat nanti keseluruhan. Termasuk peran-peran korporasinya dan keterlibatan pihak-pihak lain,” kata Febrie, Kamis (3/6).

Penyidikan Asabri jilid dua ini, Febrie meyakinkan, bakal membuka peluang penetapan tersangka badan hukum swasta.

“Ini akan kita evaluasi secara keseluruhan untuk melihat peran-peran korporasi yang ada keterkaitannya dengan tersangka,” ujar kata Febrie

Penyidikan korupsi dan TPPU Asabri sementara ini baru menetapkan sembilan tersangka perseorangan. Empat tersangka dari swasta, yakni Benny Tjokrosaputro, Heru Hidayat, Jimmy Sutopo, dan Lukman Purnomosidi. Adapun lima tersangka dari jajaran direksi Asabri, antara lain, Adam Rachmat Damiri, Sonny Widjaja, Bachtiar Effendi, Hari Setiono, dan Ilham Wardaha Siregar. Selain tersangka Benny Tjokro dan Heru Hidayat, berkas hasil penyidikan tujuh tersangka lainnya sudah dinyatakan lengkap dan siap untuk disidangkan. Dua berkas sisanya masih dalam perampungan pandataan aset-aset sitaan.

Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Agung Firman Sampurna pada Senin (31/5/2021) mengatakan, dalam hasil audit investigasi penghitungan kerugian negara terkait Asabri, ada dugaan peran perseorangan maupun korporasi yang merugikan negara Rp 22,7 triliun. Agung mengatakan, ada pola kejahatan dan partisipasi serupa pelaku penyimpangan keuangan di Asabri maupun saat pengungkapan PT Asuransi Jiwasraya. Dalam kasus korupsi dan TPPU Jiwasraya, pengadilan menguatkan angka kerugian negara versi BPK sebesar Rp 16,8 triliun.

Dua dari enam terpidana sementara pada kasus Jiwasraya, yakni Benny Tjokro dan Heru Hidayat, pun tersangka dalam perkara Asabri. Pada kasus tersebut, penyidikan Jampidsus juga menetapkan 13 tersangka korporasi yang menghimpun Rp 12 triliun uang Jiwasraya. Sementara dalam penyidikan Asabri, sampai saat ini tim penyidikan di Jampidsus belum juga menetapkan satu pun tersangka korporasi.

“Sudah barang tentu, ini juga bagian dari sindikat yang terlibat di Jiwasraya. Untuk itu, pihak-pihak yang bertanggung jawab ini akan tetap didalami, apakah perseorangan dan korporasi,” kata Agung Firman.

Sebab itu, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menegaskan agar penyidikan Asabri oleh Jampidsus tak berhenti. Seluruh para terlibat dari perseorangan maupun korporasi dijerat pidana. “Apakah akan ada tersangka korporasi, seperti MI-MI (manajer investasi) terkait Asabri ini, kalau ada, siapa pun bagi saya, tidak menjadi penghalang (untuk ditetapkan tersangka),” kata Burhanuddin menegaskan, Senin (31/5/2021).



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

BPBD Jatim Fasilitasi 2.219 Warga Semeru di Pengungsian

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jatim Gatot Soebroto menjelaskan ribuan pengungsi  erupsi Semeru tersebut saat ini ditampung di 12 tempat.

NEWS | 5 Desember 2022

7 Jenazah Korban Bus Jatuh ke Jurang di Magetan Dipulangkan ke Semarang

Tujuh jenazah korban bus jatuh ke jurang di Magetan, Jawa Timur dipulangkan ke Semarang, Minggu (4/12/2022) malam.

NEWS | 5 Desember 2022

Kaesang-Erina Menikah, Jokowi Minta Maaf ke Warga Yogya dan Solo

Jokowi memohon maaf jika pernikahan putranya, Kaesang dengan Erina Gundono nantinya menganggu aktivitas warga Yogyakarta dan Sol.

NEWS | 5 Desember 2022

Bahlil Lahadalia: Stabilitas Politik Jadi Kunci Keberhasilan Investasi 2023

Bahlil Lahadalia menekankan langkah pemerintah untuk mencapai target investasi hanya bisa terjadi bila terjadi stabilitas politik dan ekonomi.

NEWS | 4 Desember 2022

2 Orang Terluka Dampak Gempa Garut Sudah Ditangani Tim Medis

Dua orang yang terluka tertimpa material bangunan akibat gempa Garut sudah mendapatkan penanganan medis dengan kondisi mulai membaik

NEWS | 4 Desember 2022

Polda Metro Tetapkan 2 Tersangka Pinjol Ilegal di Manado

Polda Metro Jaya menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus pinjaman daring atau pinjaman online/pinjol ilegal di Manado, Sulawesi Utara.

NEWS | 4 Desember 2022

Kasal Baru Harus Memiliki Kemampuan Diplomasi Tingkat Tinggi

Calon Kasal pengganti Laksamana Yudo Margono harus sosok memiliki kemampuan diploasi tingkat tinggi dan paham tentang geopolitik maritim Indonesia.

NEWS | 4 Desember 2022

Hingga 4 Desember, Cianjur Diguncang 384 Kali Gempa Susulan

BMKG mencatat total gempa susulan di Cianjur hingga 4 Desember 2022 pukul 15.00 WIB mencapai 384 kali.

NEWS | 4 Desember 2022

Rem Blong Diduga Penyebab Bus Masuk Jurang di Magetan

Bus masuk jurang yang menewaskan tujuh orang di Magetan, Jawa Timur, diduga karena rem blong, Minggu (4/12/2022).

NEWS | 4 Desember 2022

Pemkab: Rumah Rusak Berat Akibat Gempa Cianjur Jadi 8.151 Unit

Jumlah rumah yang rusak berat akibat gempa Cianjur bermagnitudo 5,6 bertambah menjadi 8.151 rumah hingga Minggu (4/12/2022).

NEWS | 4 Desember 2022


TAG POPULER

# Penumpang Air Asia Diseret


# Tenda Sakinah


# Piala Dunia 2022


# Paspampres Perkosa Kostrad


# Sidang Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Jadi Pencetak Gol Terbanyak Timnas Prancis, Ini Respons Olivier Giroud

Jadi Pencetak Gol Terbanyak Timnas Prancis, Ini Respons Olivier Giroud

SEMESTA BOLA 2022 | 25 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE