Logo BeritaSatu

Pakar: Waspada Emisi Gas Rumah Kaca

Sabtu, 5 Juni 2021 | 17:03 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Pakar lingkungan dari Universitas Indonesia (UI), Mahawan Karuniasa meminta agar seluruh pihak dapat mewaspadai emisi gas rumah kaca. Mahawan menyebut kondisi lingkungan hidup ekosistem daratan secara umum ada perbaikan. Begitu juga dengan kualitas udara. Namun, indeks kualitas air mengalami penurunan.

“Namun yang paling penting adalah bahwa kita harus memperhatikan benar emisi gas rumah kaca, baik secara global maupun nasional yang masih terus meningkat. Laporan terakhir PBB bahwa para ahli memperkirakan kenaikan suhu rata-rata permukaan bumi kita akan meningkat 1,5 derajat Celsius dalam waktu 5 tahun ke depan,” kata Mahawan kepada Beritasatu.com, Sabtu (5/6/2021).

Advertisement

Menurut Mahawan, hal-hal tersebut yang menjadi terpenting terkait dampak kerusakan lingkungan. Dikatakan, kenaikan suhu yang bisa melampaui 1,5 derajat Celsius berimplikasi pada dampak di Indonesia terutama tiga bencana, yakni tanah longsor, angin puting beliung dan banjir.

Terkait bencana tersebut, lanjut Mahawan, berkaitan kualitas air, udara dan tutupan lahan, tentu saja berdampak pada kesehatan lingkungan. Ini yang perlu menjadi perhatian pemerintah dan masyarakat luas.

“PR (pekerjaan rumah) pemerintah di dekade ini sudah saatnya mempercepat investasi hijau di Indonesia. Hal ini harus dilakukan secara masif, termasuk juga dalam hal ilmu pengetahuan, inovasi dan teknologi khususnya berkaitan dengan teknologi hijau untuk energi terbarukan yakni energi yang ramah lingkungan,” ungkapnya.

Berkaitan dengan kondisi perubahan iklim, penting bagi pemerintah Indonesia meningkatkan kompetensi dari pengambil kebijakan mengenai pentingnya transformasi pembangunan. Kesadaran ini perlu sekali dikembangkan.

“Dari studi yang saya lakukan, kompetensi ini masih banyak lobang untuk ditingkatkan melalui lembaga administrasi negara maupun lembaga pelatihan di masing-masing kementerian teknis,” kata Mahawan.

Untuk masyarakat sendiri banyak hal yang perlu diupayakan, terkait restorasi lingkungan. Dari sisi upaya mengembalikan kondisi lingkungan sekitar seperti menanam pohon dan konsumsi pangan. Kemudian diversifikasi bahan pangan perlu diperhatikan. Tanaman pangan harus menyesuaikan lingkungan sekitar sehingga tidak merusak lingkungan.

Selain itu khusus penggunaan air dan energi, menurut Mahawan, perlu dilakukan secara bijak. Masyarakat perlu berhemat karena penduduk semakin bertambah. Sementara untuk sampah bisa dimanfaatkan untuk proses produksi atau sekuler ekonomi. Hal ini bisa dilakukan di level masyarakat secara komunal.

“Pola pembangunan yang berubah kita perlu menuju ekonomi hijau. Jadi masyarakat perlu mendukungnya seperti mengonsumsi barang-barang yang ramah lingkungan, meski harganya lebih sedikit mahal saat ini. Pihak swasta dan pemerintah juga memanfaatkan energi dari panas bumi, baterai listrik, mobil listrik dan beralih dari energi fosil ke energi terbarukan,” ujar Mahawan.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Hujan Deras, Terjadi Longsor di Jalur Wisata Kawasan Pacet dan Trawas Mojokerto

Hujan deras yang melanda Mojokerto, Jawa Timur, pada Rabu (1/2/23) sore kemarin, menyebabkan terjadinya sejumlah tanah longsor.

NEWS | 2 Februari 2023

Bank Jago Syariah Luncurkan Produk Deposito Berbasis Aplikasi

PT Bank Jago Tbk melalui unit usaha syariah (Jago Syariah) meluncurkan produk Deposito Jago Syariah dengan menggunakan akad mudharabah muthlaqah.

NEWS | 2 Februari 2023

Soal Peluang Richard Eliezer Bebas, sang Ibu: Kalau Tuhan Berkenan

Rynecke Alma Pudihang, ibu Richard Eliezer atau Bharada E, angkat bicara soal peluang anaknya divonis bebas dalam kasus pembunuhan Brigadir J atau Yosua. 

NEWS | 2 Februari 2023

Hotman Paris Sebut Sidang Teddy Minahasa Prematur

Hotman Paris Hutapea menyebut sidang dugaan peredaran narkoba dengan terdakwa Irjen Teddy Minahasa prematur dan belum saatnya digelar. 

NEWS | 2 Februari 2023

Australia Bakal Ganti Gambar Ratu Elizabeth di Pecahan Uang Kertas 5 Dolar

Australia akan mengganti gambar Ratu Elizabeth II dari pecahan uang kertas 5 dolar A$ 5 dengan desain baru mencerminkan dan menghormati sejarah budaya Pribumi.

NEWS | 2 Februari 2023

Ibu Richard Eliezer Harap Anaknya Divonis Seringan-ringannya

Rynecke Alma Pudihang, ibu Bharada Richard Eliezer atau Bharada E berharap anaknya dapat divonis seringan-ringannya dalam kasus pembunuhan Brigadir J. 

NEWS | 2 Februari 2023

Polda Libatkan Tim TAA dalam Rekonstruksi Ulang Kecelakaan yang Tewaskan Mahasiswa UI

Polda Metro Jaya melibatkan tim TAA Korlantas Polri dalam rekonstruksi ulang kecelakaan yang menewaskan mahasiswa UI M Hasya Atalla Saputra.

NEWS | 2 Februari 2023

Kuasa Hukum Putri Candrawathi Ungkap Ada 11 Asumsi Jaksa Penuntut

Febri Diansyah, kuasa hukum Putri Candrawathi mengungkap ada 11 asumsi jaksa penuntut umum dalam menyusun tuntutan dan replik perkara Brigadir J. 

NEWS | 2 Februari 2023

Pembuat APK Undangan Nikah Palsu untuk Kuras Saldo Korban Ditangkap di Sulsel

Tim Cyber Mabes Polri menangkap pria berinisial IA yang membuat APK 99 dalam bentuk aplikasi undangan pernikahan palsu di Sulsel.

NEWS | 2 Februari 2023

Kuasa Hukum Richard Eliezer Tuding Jaksa Sedang Galau

Tim kuasa hukum Bharada Richard Eliezer atau Bharada E menuding jaksa sedang galau saat menuntut Eliezer 12 tahun penjara atas kasus Brigadir J. 

NEWS | 2 Februari 2023


TAG POPULER

# Harga Bawang


# Koalisi Indonesia Bersatu


# Bunda Corla


# Serial Killer


# Penculikan Anak


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Bunda Corla Kembalikan Uang Nikita Mirzani, Netizen: Pantes Diem

Bunda Corla Kembalikan Uang Nikita Mirzani, Netizen: Pantes Diem

LIFESTYLE | 3 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE