Logo BeritaSatu

Tim Khusus Polresta Mataram Gelar Operasi Pungli dan Premanisme

Senin, 14 Juni 2021 | 22:27 WIB
Oleh : Awaludin / CAR

Mataram, Beritasatu.com - Jajaran Satuan Reskrim Polresta dan Unit Reskrim Polsek Jajaran Polresta Mataram menggelar operasi pungutan liar (pungli) dan premanisme. Hal ini dilakukan untuk menindaklanjuti instruksi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo yang meminta jajaran kepolisian untuk memberantas pungli dan premanisme.

Apel kesiapanpun digelar di lapangan Sangkareang, Jalan Pejanggik, Kelurahan Mataram Barat Kecamatan Selaparang, Kota Mataram, Senin (14/06/2021). Kasat Reskrim Polresta Mataram Kompol Kadek Adi Budi Astawa, memimpin langsung apel kesiapan operasi.

Advertisement

“Kegiatan ini adalah inisiatif bapak Kapolresta Mataram Kombes Heri Wahyudi. Langkah yang diambil ini, untuk merespons situasi pascaviralnya video aksi pungli dan premanisme yang terjadi di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Kami diperintahkan untuk membentuk tim tindak khusus premanisme. Pelaksanaan operasi dimulai hari ini hingga 14 hari ke depan,” kata Kadek Adi.

Kadek Adi menyatakan target dalam kegiatan kali ini yaitu terminal, pasar, tempat wisata, pusat perbelanjaan, dan kawasan rawan lainnya yang berpotensi menimbulkan pungli.

“Target orangnya pun sudah kami identifikasi. Orang-orang yang biasa melakukan pungli, tinggal nanti pada saat kegiatan penegakan hukum. Memang kami juga harus rapi, dengan kata lain menindak dengan posisi memang tertangkap tangan, berikut dengan barang buktinya, sehingga orang yang kita amankan bisa di lanjutkan sampai pada proses penyidikan,” tegas Kadek Adi.

Menurut Kadek Adi, juru parkir liar juga menjadi salah satu target.

“Kami harus mengidentifikasi apakah yang bersangkutan masuk dalam SK (surat keputusan) pak wali kota, atau apakah yang bersangkutan diberikan kuasa untuk mengambil pungutan, yang berikutnya apakah yang bersangkutan juga nemberikan tanda terima kepada masyarakat yang juga memberikan sejumlah uang kepada masyarakat sebagai pungutan tersebut,” ujar Kadek Adi.

Sebanyak 13 tim dibentuk untuk menjalankan operasi khusus ini. Seluruh tim merupakan gabungan dari personel jajaran unit Satreskrim Polresta dan unit Reskrim Polsek. Selain itu, tim juga diperkuat oleh personel Propam Polresta dan Polsek. Masing-masing unit diberikan 10 target. Total target yang harus terpenuhi sebanyak 130 target.

“Dari hasil yang di dapatkan hari ini, akan langsung diadakan analisa dan evaluasi. Dari sekian orang yang diamankan mana yang paling berpotensi sangat meresahkan masyarakat, apabila dalam taraf sangat meresahkan masyarakat, ya kita akan naikkan ke tahap penyidikan, tapi kalau memang masih bisa kita ingatkan, kita akan bina,” demikian Kadek Adi.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

2 Hari Hilang, 6 Pendaki Gunung Lemongan Akhirnya Ditemukan

Usai dua hari menghilang lantaran tersesat, enam mahasiswa pendaki Gunung Lemongan di Jawa Timur akhirnya bisa ditemukan pada Sabtu siang (28/1/2023).

NEWS | 29 Januari 2023

Hadiri Harlah ke-50 PPP, Erick Thohir Disambut Meriah

Kedatangan Erick Thohir di peringatan harlah ke-50 Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Cilegon, Banten, Sabtu (28/1/2023) disambut hangat.

NEWS | 29 Januari 2023

KebakaranSwalayan di Bekasi, 11 Unit Pemadam Dikerahkan

Sebuah bangunan swalayan di Jalan Sumber Jaya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, ludes dilahap api, Sabtu malam (28/1/2023).

NEWS | 29 Januari 2023

Top 5 News: Penipuan Undangan Digital hingga Mahasiswa UI Ditabrak

Penipuan undangan pernikahan digital di Whatsapp bisa menguras rekening korban menjadi berita terpopuler atau top news di Beritasatu.com, Sabtu (28/1/2023).

NEWS | 29 Januari 2023

Liga Premier Singapura Gunakan Teknologi VAR untuk Pertama Kalinya

Wasit di Liga Premier Singapura (SPL) akan mendapat bantuan ekstra di musim mendatang, dengan teknologi Video Assistant Referee (VAR).

NEWS | 29 Januari 2023

Surat Kewarganeragaan Tidak Sah, Wakil PM Nepal Dicopot dari Jabatan

Hakim di pengadilan tinggi Nepal memutuskan mencopot jabatan wakil PM Nepal Rabi Lamichhana karena memiliki surat kewarganegaraan yang tidak sah.

NEWS | 29 Januari 2023

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Maluku, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa bumi dengan magnitudo 5,1 melanda Maluku, Sabtu (28/1/2023) malam pukul 22.47 WIB, menurut BMKG, gempa itu tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

NEWS | 28 Januari 2023

Legislator Minta BPKH Susun Peta Jalan Pola Pembiayaan Haji

Legislator meminta Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) untuk menyusun peta jalan atau roadmap pola pembiayaan haji.

NEWS | 28 Januari 2023

Soal Kemungkinan Biaya Haji Turun, Ini Respons Komnas

Komnas Haji mengatakan bahwa masih ada kemungkinan biaya haji tahun ini turun dari angka yang diusulkan oleh Kementerian Agama.

NEWS | 28 Januari 2023

Panel DPR AS Bakal Pemungutan Suara untuk Blokir Aplikasi TikTok

Sebuah panel DPR AS Komite Urusan Luar Negeri berencana untuk mengadakan pemungutan suara bulan depan yang bertujuan memblokir penggunaan TikTok

NEWS | 29 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Sandiaga Uno Dorong UMKM Manfaatkan TikTok untuk Jualan

Sandiaga Uno Dorong UMKM Manfaatkan TikTok untuk Jualan

EKONOMI | 10 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE