Logo BeritaSatu

PPKM Mikro Darurat Bakal Diterapkan, Bagaimana Anggaran Pemprov DKI Jakarta?

Rabu, 30 Juni 2021 | 07:18 WIB
Oleh : Yustinus Paat / BW

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, kemungkinan besar pemerintah pusat akan mengumumkan penerapan kebijakan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro darurat, Rabu (30/6/2021). Kebijakan ini diambil dalam rangka mengendalikan lonjakan kasus Covid-19 yang terus meningkat secara drastis.

“Pak Menko bersama jajaran menganggap perlu ada peningkatan pengetatan dari yang sudah ada, detailnya saya tidak berani menyampaikan sekarang, mungkin besok sudah disampaikan,” ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (29/6/2021).

PPKM darurat ini, kata Riza, sudah dibahas oleh Menko Perekonomian dan para menteri terkait dengan para gubernur. Rencananya, hari ini didalami lagi dan setelah itu baru diumumkan perincian pengaturan PPKM darurat tersebut.

Lalu bagaimana dengan anggaran pelaksanaan PPKM darurat ini di DKI Jakarta? Menurut Riza, persoalan anggaran akan diatasi bersama dengan pemerintah pusat. “Keuangan sama-sama kita atasi dengan pemerintah pusat,” ungkap Riza.

Riza tidak menjelaskan lebih lanjut dan detail soal anggaran pelaksanaan PPKM darurat ini. Termasuk, apakah nantinya ada anggaran khusus untuk bantuan sosial yang ditanggung bersama pemerintah pusat dan Pemprov DKI Jakarta seperti pada saat penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahun lalu.

“Pokoknya akan ada kebijakan baru yang akan diambil, tetapi detailnya kita tunggu pengumuman dari pempus, dari satgas pusat, dari Pak Menko terkait,” tutur Riza ketika ditanya soal bansos dalam PPKM darurat.

Cukup
Terkait anggaran penanganan Covid-19 di Jakarta, Riza mengaku cukup untuk membiaya upaya-upaya penanganan Covid-19. Apalagi, kata dia, Pemprov DKI Jakarta membuka ruang seluas-luasnya bagi siapa saja untuk terlibat dalam program kolaborasi sosial berskala besar (KSBB) untuk membantu warga yang terdampak pandemi Covid-19.

“Insyaalah sampai hari ini, kita bisa membiayai ini, tentu dengan dukungan pemerintah pusat, dukungan seluruh masyarakat, kita berkolaborasi bersama untuk mengatasi pandemi Covid-19,” pungkas Riza.

Pemprov DKI Jakarta memang masih membuka kesempatan untuk masyarakat berbagi dengan sesama yang membutuhkan bantuan karena terdampak pandemi Covid-19 dalam program KSBB.

Masyarakat dapat memberikan bantuan berupa bahan pangan pokok, makanan siap saji, hingga uang tunai. Informasi lengkap seputar KSBB dapat melalui situs https://corona.jakarta.go.id/kolaborasi.

Sebelumnya, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan (BPKD) Provinsi DKI Jakarta, Edi Sumantri, mengatakan Pemprov DKI Jakarta telah mengalokasikan belanja tak terduga (BTT) untuk penanggulangan Covid-19 sebesar Rp 2,133 triliun. Dari jumlah tersebut, kata Edi, sebanyak Rp 1,946 triliun telah dialokasikan untuk penanganan Covid-19.

“Sehingga, sisa anggaran BTT saat ini sejumlah Rp 186 miliar yang akan dialokasikan untuk kebutuhan tidak terduga lainnya,” ujar Edi dalam keterangannya, Jumat (25/6/2021).

Dana BTT
Edi mengatakan, alokasi dana BTT tersebut digunakan untuk sejumlah hal antara lain, insentif tenaga kesehatan, tenaga vaksinasi, subsidi pangan, tenaga penunjang lainnya, termasuk untuk penginapan petugas medis, pemberian makan bagi OTG Covid-19, hingga pembelian peti jenazah.

Selain itu, Edi mengatakan ada perbedaan penganggaran pada 2020 dan 2021. Pada 2020, seluruh anggaran penanggulangan Covid-19 dilaksanakan melalui BTT sebesar Rp 5,5 triliun. Sedangkan, pada 2021, sesuai dengan Pasal 5 Permendagri Nomor 64 Tahun 2020 yang mengamanatkan pemerintah daerah untuk mengalokasikan anggaran penanganan pandemi Covid-19, diakomodasi pada masing-masing anggaran perangkat daerah.

“Adanya perbedaan anggaran BTT antara tahun 2020 dengan tahun 2021 ini terjadi karena pada tahun 2021 seluruh kebutuhan penanganan Covid-19 dan jaring pengaman sosial telah masuk ke dalam anggaran masing-masing perangkat daerah. Sehingga, tidak lagi tersentral pada BTT. Jadi, Pemprov DKI Jakarta telah mengalokasikan anggaran penanganan pandemi Covid-19 ke dalam DPA perangkat daerah, di antaranya Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, BPBD, Satpol PP, dan lain-lain,” jelas Edi.

Sementara itu, Kepala Bappeda Provinsi DKI Jakarta, Nasrudin Djoko Surjono, turut menegaskan, fokus pelaksanaan anggaran pada APBD 2021 adalah terkait dengan penanggulangan Covid-19 dan pencapaian target RPJMD Provinsi DKI Jakarta. Terkait dengan pelaksanaan kegiatan lainnya dapat dilaksanakan secara efisien dan efektif.

"Saya tegaskan bahwa sesuai dengan arahan Bapak Gubernur, prioritas utama di DKI Jakarta adalah keselamatan, keselamatan, dan keselamatan. Sehingga, pada APBD 2021 inipun tetap kami fokuskan pada penanganan Covid-19," tegasnya.

Nasrudin menambahkan, Pemprov DKI Jakarta turut mengedepankan pelaksanaan kegiatan melalui skema kolaborasi bersama seluruh elemen masyarakat dan stakeholders terkait melalui KSBB yang dalam situasi pandemi Covid-19 ini terus dilakukan dan dikembangkan oleh Pemprov DKI Jakarta dalam berbagai sektor. Di antaranya, sektor pendidikan, pangan, dan UMKM.

"Selain itu, Pemprov DKI Jakarta tetap mempertahankan bantuan sosial bagi masyarakat dan kelompok rentan sebagai upaya pemenuhan kebutuhan dasar mereka dalam situasi pandemi Covid-19,” pungkas Nasrudin.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Mangkir dari Pemeriksaan soal Tambang Ilegal, Ismail Bolong Berdalih Sakit

Ismail Bolong mangkir atau tidak memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik Dit Tipidter Bareskrim Polri terkait kasus tambang ilegal dengan alasan sakit. 

NEWS | 30 November 2022

Ditembak OTK, Anggota Polres Yahukimo di Dekai Tewas

Orang tak dikenal atau OTK, Selasa (29/11/2022) sekitar pukul 23.09 WIT menembak Brigadir Polisi Muhammad Yusdar, anggota Polres Yahukimo hingga tewas.

NEWS | 30 November 2022

Cianjur Bangkit, Warga Sarampad Wetan Bangun Kembali Masjid

Sepekan lebih bencana gempa Cianjur, Jawa Barat, warga mulai semangat untuk kembali bangkit dari bencana.

NEWS | 30 November 2022

Kamis, Bareskrim Polri Akan Periksa Keluarga Ismail Bolong

Bareskrim Polri akan memeriksa keluarga Ismail Bolong pada Kamis (1/11/2022) terkait kepemilikan saham perusahaan dalam kasus tambang ilegal.

NEWS | 30 November 2022

Sidang Kasus Brigadir J Hari Ini, 3 Terdakwa Saling Bersaksi

Sidang perkara dugaan pembunuhan Brigadir J di PN Jaksel hari ini akan menghadirkan Bharada E, Kuat Maruf, dan Bripka RR yang saling bersaksi. 

NEWS | 30 November 2022

Polri Kerahkan 261 Personel Layani Kesehatan Korban Gempa Cianjur

Polri mengerahkan 21 dokter spesialis untuk melayani korban gempa Cianjur. Total ada 261 personel dari jajaran medis yang tangani korban gempa Cianjur.

NEWS | 30 November 2022

Korban Gempa Cianjur, Paboi: Layanan Ortopedi Butuh 4 Bulan

Paboi menyatakan tindakan medis bedah untuk korban gempa Cianjur membutuhkan waktu hingga 4 bulan.

NEWS | 30 November 2022

KPU Sebut Pelamar Calon PPK Sebanyak 304.602 Orang

KPU menyebut pelamar calon panitia pemilihan kecamatan atau PPK untuk Pemilihan Umum Serentak 2024 berjumlah 304.602 orang.

NEWS | 30 November 2022

Tiga Jenazah Awak Helikopter Polri NBO-105 P-1103 Ditemukan

Jenazah ketiga dari awak helikopter Polri NBO-105 P-1103 yang mengalami kecelakaan di perairan Belitung Timur berhasil ditemukan, Rabu (30/11/2022) dini hari.

NEWS | 30 November 2022

KPK Sebut Banyak Sekolah Rusak Akibat Tindak Pidana Korupsi

KPK menyatakan bahwa salah satu masalah yang timbul karena tindak pidana korupsi yakni banyaknya fasilitas sekolah yang rusak.

NEWS | 30 November 2022


TAG POPULER

# Ferdy Sambo


# Impor Beras


# UMP DKI Jakarta


# Pemimpin Berambut Putih


# Adian Napitupulu


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Mangkir dari Pemeriksaan soal Tambang Ilegal, Ismail Bolong Berdalih Sakit

Mangkir dari Pemeriksaan soal Tambang Ilegal, Ismail Bolong Berdalih Sakit

NEWS | 19 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE