Logo BeritaSatu

Ini Bedanya PPKM Darurat dengan PSBB

Kamis, 1 Juli 2021 | 18:55 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menetapkan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat, Kamis (1/7/2021). PPKM darurat yang diterapkan pada 3-20 Juli 2021 ini mirip dengan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk mengatasi pandemi Covid-19 pada 2020.

Ketika itu juga ramai diwacanakan lockdown atau penutupan total wilayah namun pemerintah memilih istilah PSBB.

Para gubernur atau bupati dan wali kota dapat mengusulkan PSBB di wilayahnya kepada Menteri Kesehatan.

PSBB diatur dalam Permenkes Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

Kedua pembatasan tersebut memiliki kemiripan. Berikut perbedaan dan kesamaan antara PPKM Darurat dengan PSBB.

1. Penentuan Wilayah yang Terkena Aturan
a. PSBB
Kepala daerah tidak bisa semena-mena menetapkan pemberlakuan PSBB di wilayahnya. Saat mengusulkan PSBB kepada Menkes, kepala daerah harus menyertakan data peningkatan jumlah kasus menurut waktu, penyebaran kasus menurut waktu, dan kejadian transmisi lokal. Artinya, penetapan wilayah yang dapat diusulkan untuk PSBB adalah wilayah di mana terjadi jumlah kasus atau jumlah kematian akibat Covid-19, menyebar signifikan dan cepat ke beberapa wilayah.
Selain oleh gubernur/bupati/walikota, ketua pelaksana gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 dapat mengusulkan kepada menteri untuk menetapkan PSBB.

b. PPKM Darurat
Langsung ditetapkan oleh pemerintah pusat. Atas izin Presiden Jokowi dan pertimbangan berbagai kalangan, Menko Maritim dan Investasi Luhut Pandjaitan menetapkan PPKM Darurat mencakup 45 kabupaten/kota dengan nilai assesmen 4 dan 76 kabupaten/kota dengan nilai assesmen 3, di Pulau Jawa dan Bali. Nama kota dan kabupaten sudah disebutkan.

2. Durasi Waktu Pelaksanaan
a. PSBB
Pelaksanaan PSBB dilakukan selama masa inkubasi terpanjang (14 hari). Jika masih terdapat bukti penyebaran berupa adanya kasus baru, dapat diperpanjang dalam masa 14 hari sejak ditemukannya kasus terakhir.

b. PPKM Darurat
Ditetapkan oleh pemerintah pusat pada 3-20 Juli 2021 dengan target penurunan penambahan kasus konfirmasi harian 10 ribu/hari.


3. Pengetatan Kegiatan Tepat Kerja
PSBB dan PPKM Darurat mengatur 100 persen work from home (WFH) untuk sektor nonesensial. Pada PPKM Darurat disebut lebihi terperinci untuk sektor esensial diberlakukan 50 persen maksimum staf work from office (WFO) dengan protokol kesehatan lebih ketat. Selain itu PPKM Darurat mengatur sektor kritikal yang memperbolehkan 100 persen maksimum staf WFO dengan protokol kesehatan. Cakupan sektor kritikal adalah energi, kesehatan, keamanan, logistik dan transportasi, industri makanan, minuman dan penunjangnya, petrokimia, semen, objek vital nasional, penanganan bencana, proyek strategis nasional, konstruksi, utilitas dasar (seperti listrik dan air), serta industri pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat sehari-hari.

4. Kegiatan Belajar Mengajar
Baik PSBB maupun PPKM Darurat mengatur bahwa seluruh kegiatan belajar mengajar (sekolah, perguruan tinggi, akademi, tempat pendidikan/pelatihan) dilakukan secara online atau daring.

5. Kegiatan Pusat Perbelanjaan/Mal
Baik PSBB maupun PPKM Darurat mengatur kegiatan pada pusat perbelanjaan/mal/pusat perdagangan ditutup.

6. Kegiatan Pemnuhan Kebutuhan Sehari-hari
Baik PSBB maupun PPKM Darurat membatasi operasional supermarket, pasar tradisional, toko kelontong, dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari. Pada PPKM Darurat terperinci pembatasan sampai pukul 20.00 waktu setempat dengan kapasitas pengunjung 50 persen; untuk apotik dan toko obat bisa buka penuh selama 24 jam.

7. Kegiatan Makan dan Minum di Tempat Umum
Baik PSBB maupun PPKM Darurat mengatur pelaksanaan kegiatan makan/minum di tempat umum (warung makan, rumah makan, kafe, pedagang kaki lima, lapak jajanan) yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berlokasi pada pusat perbelanjaan/mal hanya menerima delivery/take away dan tidak menerima makan di tempat (dine-in).


8. Kegiatan Keagamaan
Baik PSBB maupun PPKM Darurat mengatur bahwa tempat ibadah (masjid, mushala, gereja, pura, vihara dan klenteng serta tempat umum lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah) ditutup sementara. Bentuk pembatasan kegiatan keagamaan adalah kegiatan keagamaan yang dilakukan di rumah dan dihadiri keluarga terbatas, dengan menjaga jarak setiap orang.


9. Kegiatan di Area Publik

a. PPKM Darurat
Jelas mengatur bahwa fasilitas umum (area publik, taman umum, tempat wisata umum dan area publik lainnya) ditutup sementara.

b. PSBB
Tidak secara spesifik mengatur hal tersebut. Pada lampiran Permenkes 9/2020 disebutkan pembatasan tempat atau fasilitas umum dengan memperhatikan pemenuhan kebutuhan dasar penduduk. Tempat yang dikecualikan antara lain tempat pemenuhan barang kebutuhan pokok, fasilitas pelayanan kesehatan, hotel atau penginapan yang menampung wisatawan dan orang-orang yang terdampak akibat Covid-19, maupun tempat atau fasilitas umum untuk pemenuhan kebutuhan dasar penduduk lainnya termasuk kegiatan olahraga.


10. Kegiatan Sosial dan Seni Budaya
a. PPKM Darurat
Tegas menyebutkan kegiatan seni budaya, olahraga dan sosial kemasyarakatan (lokasi seni, budaya, sarana olahraga, dan kegiatan sosial yang dapat menimbulkan keramaian dan kerumunan) ditutup sementara. Resepsi pernikahan diizinkan dengan syarat dihadiri maksimal 30 orang dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat dan tidak menerapkan makan di tempat resepsi, penyediaan makanan hanya diperbolehkan dalam tempat tertutup dan untuk dibawa pulang.

b. PSBB
Pembatasan dilaksanakan dalam bentuk pelarangan kerumunan orang dalam kegiatan sosial dan budaya serta berpedoman pada pandangan lembaga adat resmi yang diakui pemerintah dan peraturan perundang-undangan. Hal ini juga termasuk semua perkumpulan atau pertemuan politik, olah raga, hiburan, akademik, dan budaya.


11. Kegiatan Transportasi Umum
a. PPKM Darurat
Pada Kendaraan umum, angkutan masal, taksi (konvensional dan online) dan kendaraan sewa/rental) diberlakukan dengan pengaturan kapasitas maksimal 70 persen dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat. Pelaku perjalanan domestik yang menggunakan transportasi jarak jauh pesawat, bis, dan kereta api harus menunjukkan kartu vaksin (minimal vaksinasi dosis pertama dan PCR H 2 untuk pesawat serta Antigen (H1) untuk moda transportasi jarak jauh lainnya.

b. PSBB
Pembatasan moda transportasi yang mengangkut penumpang di semua layanan transportasi udara, laut, kereta api, jalan raya (kendaraan umum/pribadi) tetap berjalan dengan pembatasan jumlah penumpang. Namun pengaturan secara lebih spesifik persentase pembatasan ada pada paratran kepala daerah misalnya transportasi umum mengangkut maksimal 50% dari kapasitas penumpang per angkutan serta diberlakukan pembatasan jam operasional transportasi publik yakni pukul 06.00-18.00 WIB.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Bikin AS Khawatir, Tiongkok Bisa Miliki 1.500 Hulu Ledak Nuklir

Tiongkok kemungkinan akan memiliki persediaan 1.500 hulu ledak nuklir pada tahun 2035 jika terus mempercepat pembangunan nuklirnya.

NEWS | 30 November 2022

Ganjar Bentuk Tim Khusus Percepatan Pembangunan Tol Semarang-Demak

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo membentuk tim untuk membereskan persoalan pembebasan lahan pelaksanaan Proyek Tol Semarang-Demak.

NEWS | 29 November 2022

Jokowi Akan Hadiri Midodareni, Tetangga Erina Diminta Tak Inapkan Tamu

Jokowi akan menghadiri midodareni di kediaman calon menantunya, Erina Gudono di Purwosari RT 03/RW 59, Sinduadi, Mlati, Sleman.

NEWS | 30 November 2022

Menilik Rumah Bantuan Ganjar, Hanya Bayar Rp 355 Ribu per Bulan

“Tuku Lemah Oleh Omah” adalah program bantuan yang membantu banyak masyarakat hasil inisiasi dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

EKONOMI | 29 November 2022

Penyaluran Bantuan Dana Bansos Terus Dipantau

Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial (Kemensos) Harry Hikmat menegaskan penyaluran dana BLT BBM, BPNT/Sembako dan PKH terus dipantau tiap hari.

NEWS | 30 November 2022

Jokowi Dinilai Contoh Pemimpin yang Berani Tegakkan Kebenaran

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai sebagai contoh pemimpin yang berani menegakkan kebenaran.

NEWS | 30 November 2022

Bupati: Pencarian Korban Gempa Cianjur Diperpanjang 3 Hari

Bupati Cianjur, Jawa Barat, Herman Suherman mengatakan, proses pencarian korban gempa Cianjur diperpanjang tiga hari.

NEWS | 30 November 2022

MK Tambahkan Syarat Baru Ini Bagi Caleg Mantan Koruptor di Pemilu

Mahkamah Konstitusi atau MK menambahkan syarat baru bagi caleg mantan terpidana termasuk terpidana kasus korupsi yang akan ikut menjadi Pemilu 2024.

NEWS | 30 November 2022

Naik Helikopter, Lesti Kejora dan Rizky Billar Kunjungi Korban Gempa Cianjur

Pasangan artis Lesti Kejora dan Rizky Billar mengunjungi para korban gempa di daerah kelahirannya Cianjur dengan helikopter.

NEWS | 30 November 2022

Setelah Tembak Brigadir J, Bharada E Mimpi Buruk Selama 3 Pekan

Bharada E mengalami mimpi buruk selama tiga pekan setelah menembak Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

NEWS | 30 November 2022


TAG POPULER

# Putri Candrawathi


# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Keluarga Dibunuh di Magelang


# Helikopter Jatuh


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Bikin AS Khawatir, Tiongkok Bisa Miliki 1.500 Hulu Ledak Nuklir

Bikin AS Khawatir, Tiongkok Bisa Miliki 1.500 Hulu Ledak Nuklir

NEWS | 6 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE