Logo BeritaSatu

Guru Besar UI Minta Audit Kasus Kematian Covid-19 di Indonesia

Sabtu, 31 Juli 2021 | 22:40 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Angka kematian akibat Covid-19 masih menunjukkan angka sangat tinggi bahkan sempat mencapai lebih dari 2.000 kasus per hari. Terkait hal itu, Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI), Prof Tjandra Yoga Aditama, mendesak pentingnya audit kasus kematian Covid-19 di Indonesia agar didapatkan pola nasional tentang faktor-faktor penyebab tingginya angka kematian.

“Tingginya angka kematian amat memprihatinkan karena jumlah yang meninggal bukan hanya sebatas angka saja, keluarga dan kerabat kita yang sudah meninggal tidak akan mungkin kembali lagi,” kata Tjandra dalam pernyataannya yang diterima Beritasatu.com, Sabtu (31/7/2021).

Tjandra mengatakan upaya maksimal harus dilakukan untuk menganalisa dan menekan kasus warga yang wafat karena Covid-19.

“Audit kasus kematian adalah suatu prosedur yang sudah rutin dilakukan di berbagai rumah sakit. Kalau hasil audit kematian ini dikumpulkan dan dikompilasi maka akan didapat pola nasional tentang apa faktor-faktor yang berhubungan dengan tingginya angka kematian,” katanya.

Tjandra menambahkan, pemerintah juga perlu melakukan analisa tentang ribuan warga yang wafat setiap hari. Analisa itu mencakup jumlah warga yang wafat di rumah sakit, berapa yang meninggal di rumah, atau berapa yang sudah dibawa ke rumah sakit dan tidak dapat tempat.

“Juga bagaimana pola umurnya, mana jenis komorbid paling banyak, dan lainnya,” tandasnya.

Menurut Tjandra, tingginya angka kematian berhubungan dengan besarnya jumlah kasus positif. Jika angka penularan di masyarakat masih amat tinggi maka kasus akan terus bertambah, serta secara proporsional, kasus yang berat dan meninggal juga akan terus bertambah.

Dia menjelaskan, penularan di masyarakat ditandai dengan positivity rate di Indonesia yang angka totalnya adalah sekitar 25%. Bahkan, jika berdasarkan tes PCR angka lebih dari 40%.

“Angka ini harus ditekan dengan pembatasan sosial yang ketat, mulai dari pelaksaan 3M, 5M, sampai ke berbagai jenis PPKM,” ujarnya.

Tjandra juga mendesak adanya peningkatan tes dan telusur atau pelacakan kontak. Menurutnya, hanya dengan tes dan telusur yang masif maka dapat ditemukan kasus di masyarakat.

“Segera memberi penanganan kepada mereka sebelum terlambat dan mengisolasi mereka yang positif sehingga rantai penularan dapat dihentikan,” katanya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

BPBD Jatim Fasilitasi 2.219 Warga Semeru di Pengungsian

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jatim Gatot Soebroto menjelaskan ribuan pengungsi  erupsi Semeru tersebut saat ini ditampung di 12 tempat.

NEWS | 5 Desember 2022

7 Jenazah Korban Bus Jatuh ke Jurang di Magetan Dipulangkan ke Semarang

Tujuh jenazah korban bus jatuh ke jurang di Magetan, Jawa Timur dipulangkan ke Semarang, Minggu (4/12/2022) malam.

NEWS | 5 Desember 2022

Kaesang-Erina Menikah, Jokowi Minta Maaf ke Warga Yogya dan Solo

Jokowi memohon maaf jika pernikahan putranya, Kaesang dengan Erina Gundono nantinya menganggu aktivitas warga Yogyakarta dan Sol.

NEWS | 5 Desember 2022

Bahlil Lahadalia: Stabilitas Politik Jadi Kunci Keberhasilan Investasi 2023

Bahlil Lahadalia menekankan langkah pemerintah untuk mencapai target investasi hanya bisa terjadi bila terjadi stabilitas politik dan ekonomi.

NEWS | 4 Desember 2022

2 Orang Terluka Dampak Gempa Garut Sudah Ditangani Tim Medis

Dua orang yang terluka tertimpa material bangunan akibat gempa Garut sudah mendapatkan penanganan medis dengan kondisi mulai membaik

NEWS | 4 Desember 2022

Polda Metro Tetapkan 2 Tersangka Pinjol Ilegal di Manado

Polda Metro Jaya menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus pinjaman daring atau pinjaman online/pinjol ilegal di Manado, Sulawesi Utara.

NEWS | 4 Desember 2022

Kasal Baru Harus Memiliki Kemampuan Diplomasi Tingkat Tinggi

Calon Kasal pengganti Laksamana Yudo Margono harus sosok memiliki kemampuan diploasi tingkat tinggi dan paham tentang geopolitik maritim Indonesia.

NEWS | 4 Desember 2022

Hingga 4 Desember, Cianjur Diguncang 384 Kali Gempa Susulan

BMKG mencatat total gempa susulan di Cianjur hingga 4 Desember 2022 pukul 15.00 WIB mencapai 384 kali.

NEWS | 4 Desember 2022

Rem Blong Diduga Penyebab Bus Masuk Jurang di Magetan

Bus masuk jurang yang menewaskan tujuh orang di Magetan, Jawa Timur, diduga karena rem blong, Minggu (4/12/2022).

NEWS | 4 Desember 2022

Pemkab: Rumah Rusak Berat Akibat Gempa Cianjur Jadi 8.151 Unit

Jumlah rumah yang rusak berat akibat gempa Cianjur bermagnitudo 5,6 bertambah menjadi 8.151 rumah hingga Minggu (4/12/2022).

NEWS | 4 Desember 2022


TAG POPULER

# Penumpang Air Asia Diseret


# Tenda Sakinah


# Piala Dunia 2022


# Paspampres Perkosa Kostrad


# Sidang Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
BPBD Jatim Fasilitasi 2.219 Warga Semeru di Pengungsian

BPBD Jatim Fasilitasi 2.219 Warga Semeru di Pengungsian

NEWS | 22 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE