Logo BeritaSatu

DPR Minta Pemerintah Buat Regulasi Penggunaan Kratom

Sabtu, 7 Agustus 2021 | 19:22 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / FFS

Jakarta, Beritasatu.com – Wakil Ketua Komisi IX DPR, Melki Laka Lena meminta pemerintah segera membuat regulasi mengenai penggunaan tanaman kratom yang termasuk jenis narkotika. Dengan demikian, tidak ada penyalahgunaan kratom di tengah-tengah masyarakat. Mengingat saat ini, kratom masih diperjualbelikan secara bebas di toko online di Tanah Air.

“Membuat ini (kratom) bisa dipakai dengan benar. Disitulah kita butuh regulasi itu. Siapa yang dapat menyimpan kratom pada kategori penggunaan yang membahayakan. Kalau yang ringan-ringan saja, tidak ada masalah ya. Tetapi ketika dia mulai produksi dan dikemas dalam jumlah khusus, kemudian diperjualbelikan dengan maksud mendapatkan efek seperti morfin, itu bahaya,” kata Melki Laka Lena dalam Lunch Talk: Jangan Legalkan Kratom yang disiarkan Beritasatu TV, Sabtu (7/8/2021).

Melki menerangkan, Komisi IX DPR dalam fungsi pengawasan akan memantau tindakan atau kebijakan yang dilakukan Kementerian Kesehatan dari sisi penggunaan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dari sisi pengawasan.

“Sejauh ini, memang tanaman kratom menjadi bahan perbincangan. Memang tidak seramai sekarang, sebelum diperjualbelikan bebas melalui online shop. Bahkan berdasarkan UNODC sudah dikategorikan sebagai bahan yang disebut sebagai new psychoactive substances (NPS), ini bahan baru yang mempunyai kemampuan kategori narkoba morfin,” ujar Melki Laka Lena.

Kendati demikian, Melki menegaskan penggunaan kratom dalam dosis ringan sudah dipakai secara turun temurun oleh masyarakat, terutama di Kalimantan Barat. Karena kratom terbukti telah menjadi obat diare, pereda nyeri, batuk, hipertensi, diabetes bahkan lemah syahwat.

“Itu pada kategori tertentu dalam skala kecil. Tapi penggunaan dosis tinggi memang dampaknya seperti mofin, bahkan bisa lebih dari morfin,” terang Melki Laka Lena.

Karena itu, DPR RI mendorong BPOM, baik yang di pusat maupun di daerah untuk melakukan penelitian untuk memastikan benar bagaimana substansi dan dampak dari tanaman kratom bagi kesehatan masyarakat. Supaya dapat ditentukan dosis dan cara pemakaian kratom sebagai obat yang aman bagi masyarakat, tanpa menimbulkan efek adiksi atau kecanduan.

“Seperti lambang farmasi itu kan madu dan racun, ada lambang ular dan minuman. Jadi pada dosis dan penggunaan yang benar, dia akan menjadi obat. Pada dosis dan penggunaan yang salah, dia akan menjadi racun berbahaya,” tegas Melki Laka Lena.

“Sekarang kita tunggu penelitian BPOM pusat dan daerah bersama para peneliti dan teman-teman BNN. Untuk memastikan bagaimana dosis dan penggunaan kratom tetap sebagai obat. Karena itu tadi, ini sudah digunakan secara turun temurun sebagai obat. Kalau digunakan dosis tinggi, akan menjadi racun. Itu tidak boleh,” sambung Melki.

Nantinya, penelitian BPOM dan BNN serta Kementerian Kesehatan dan organisasi profesi lainnya, dapat dituangkan dalam sebuah regulasi untuk penggunaan kratom yang benar dan tidak disalahgunakan.

Regulasi itu, kata Melki, harus segera dibuat, karena saat ini kratom sudah diperdagangkan bebas melalui toko online tanpa ada batas dosis dan cara penggunaan yang aman.

“Nanti tugas dari BPOM, Kementerian Kesehatan dan organisasi profesi lainnya untuk membuat regulasi bagaimana penggunaan kratom yang benar. Karena sekarang banyak online shop yang menjual belikan bebas kratom sehingga menjadi liar. Dipakai seperti ganja. Itu yang harus kita hindari adalah legalisasi kratom dipakai untuk kebutuhan bersifat bebas. Itu tidak boleh,” papar Melki Laka Lena.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Didominasi XBB dan BQ.1

Kasus positif Covid-19 selama satu minggu ini mengalami penurunan meski di 12 provinsi justru terjadi peningkatan.

NEWS | 2 Desember 2022

Lebih 200 WNI Pemetik Buah di Inggris Terkatung-katung dan Terbelit Utang

Lebih dari 200 WNI yang bekerja memetik buah di Inggris hidup terkatung-katung dan terbelit utang hingga ratusan juta rupiah.

NEWS | 2 Desember 2022

Suara Bulat, Komisi I DPR Setujui Yudo Margono Jadi Panglima TNI

Komisi I DPR menyetujui Laksamana Yudo Margono sebagai Panglima TNI dengan suara bulat, tanpa lewat voting.

NEWS | 2 Desember 2022

Pemberhentian dengan Hormat Jenderal Andika Perkasa Disetujui

Komisi I DPR menyetujui pemberhentian dengan hormat Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai Panglima TNI, Jumat (2/12/2022).

NEWS | 2 Desember 2022

Hasil Gelar Perkara Tambang Ilegal Tak Disampaikan, Ini Alasan Polri

Bareskrim Polri menyatakan tidak menyampaikan hasil gelar perkara kasus tambang ilegal untuk kepentingan investigasi selanjutnya.

NEWS | 2 Desember 2022

Hingga Hari Ini, Gempa Susulan di Cianjur Terjadi 373 Kali

Gempa susulan di Cianjur, Jawa Barat hingga saat ini sudah terjadi sebanyak 373 kali hingga hari ini, Jumat (2/12/2022) sore.

NEWS | 2 Desember 2022

Telkom Raih Penghargaan Indonesia's SDGs Action Awards 2022

Penghargaan ini diserahkan Menteri Bappenas Suharso Monoarfa dan diterima langsung oleh Direktur Human Capital Management (HCM) Telkom, Afriwandi.

NEWS | 2 Desember 2022

Zulhas: PAN Pertimbangkan Aspirasi Dukung Ganjar untuk 2024

Zulhas menampung aspirasi dari DPW PAN Jawa Tengah (Jateng) untuk mencalonkan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden PAN di Pemilu Presiden 2024.

NEWS | 2 Desember 2022

Hingga Hari Ini, Rumah Rusak Akibat Gempa Cianjur 29.989 Unit

Bupati Cianjur Herman Suherman mengungkapkan, total rumah rusak akibat gempa Cianjur, Jawa Barat hingga hari ini, Jumat (2/12/2022) mencapai 29.989 unit.

NEWS | 2 Desember 2022

Pemilu 2024, Yudo Margono Pastikan TNI Bakal Netral

Laksamana Yudo Margono memastikan bahwa TNI akan tetap netral pada pelaksanaan Pemilu 2024 mendatang.

NEWS | 2 Desember 2022


TAG POPULER

# Penumpang Air Asia Diseret


# Tenda Sakinah


# Piala Dunia 2022


# Paspampres Perkosa Kostrad


# Sidang Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Ari Lasso Tak Favoritkan Eropa di Piala Dunia 2022

Ari Lasso Tak Favoritkan Eropa di Piala Dunia 2022

SEMESTA BOLA 2022 | 20 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE