Logo BeritaSatu

Hentikan Penyekatan, Polisi Berlakukan Ganjil Genap di Jakarta

Selasa, 10 Agustus 2021 | 19:58 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Polda Metro Jaya memutuskan untuk menghentikan kegiatan penyekatan terkait kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Sebagai gantinya, polisi kembali memberlakukan kegiatan pembatasan kendaraan dengan sistem ganjil genap, mulai tanggal 10 hingga 16 Agustus 2021 mendatang.

"Hasil tadi kami rapat dengan instansi terkait, kami menyampaikan ada beberapa hal terkait dengan pola pembatasan mobilitas yang akan dilakukan untuk tujuh hari ke depan tanggal 10 sampai 16 Agustus 2021. Sebagai gambaran, maka mulai besok penyekatan di 100 titik akan kami hentikan," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo, Selasa (10/8/2021).

Dikatakan Sambodo, Ditlantas Polda Metro Jaya akan mengganti cara bertindak terkait dengan pengendalian mobilitas masyarakat.

"Ada tiga, pertama pengendalian mobilitas dengan sistem ganjil genap. Kedua, pengendalian mobilitas kawasan dengan menggunakan sistem patroli. Ketiga, pengendalian mobilitas dengan sistem rekayasa lalu lintas," ungkapnya.

Sambodo menyampaikan, pengendalian mobilitas dengan sistem ganjil genap akan dilaksanakan di delapan ruas jalan yaitu, di Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MH Thamrin, Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Majapahit, Jalan Gajah Mada, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Pintu Besar Selatan, dan Jalan Gatot Subroto, mulai Kamis (12/8/2021).

"Hal ini mendasari SK Kadishub Nomor 320 Tahun 2021 tanggal 10 Agustus 2021. Pembatasan dengan sistem ganjil genap ini berlaku mulai pukul 06.00 sampai pukul 20.00," katanya.

Menurut Sambodo, terkait pengendalian mobilitas kawasan dengan sistem patroli, ada 20 kawasan yang akan dikendalikan selama 24 jam yakni, sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin, Jalan Sabang, Jalan gulungan, Jalan Asia Afrika sampai dengan Gerbang Pemuda.

"Kemudian Banjir Kanal Timur, kawasan Kota Tua, kawasan Kelapa Gading, kawasan Kemang, kawasan Kemayoran khususnya di seputar Masjid Al Akbar, kawasan Sunter, kawasan Jatinegara, kawssan Pintu Satu Taman Mini, kawasan Pantai Indah Kapuk, kawasan Pasar Tanah Abang, Pasar Senen, Jalan Raya Bogor, Cawang sampai PGC, kawasan Otista Dewi Sartika, kawasan Warung Buncit, Mampang Prapatan, dan kawasan Cileduk Raya," katanya.

Menurut Sambodo, 20 kawasan ini diawasi secara ketat dengan menggunakan sistem patroli oleh tiga pilar yakni, TNI, Polri, dan Pemda.

"Kalau ada pelanggaran kerumunan, pelanggaran prokes, maka kita akan melakukan woro-woro, termasuk juga kalau ada pelanggaran prokes kita sekaligus melaksanakan operasi yustisi, di 20 kawasan tersebut," jelasnya.

Sambodo melanjutkan, ketiga adalah pengendalian dengan sistem rekayasa lalu lintas. Sifatnya situasional apabila ada kepadatan atau kerumunan yang berpotensi melanggar protokol kesehatan.

"Pengendalian ini kami laksanakan apabila terjadi kepadatan lalu lintas atau kepadatan masyarakat yang berpotensi melanggar prokes. Ini sudah beberapa kali kita lakukan. Contoh di Pasar Tanah Abang terjadi kepadatan, maka kita akan laksanakan rekayasa lalu lintas, kita buka-tutup di kawasan Tanah Abang," tandasnya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Update Korban Gempa Cianjur: 323 Meninggal Dunia dan 9 Orang Hilang

BNPB mencatat 323 korban meninggal dunia akibat gempa Cianjur, per Senin 28 November 2022. Sementara itu sebanyak 9 orang masih dinyatakan hilang.

NEWS | 28 November 2022

Cegah Politik Uang, Bawaslu Kerja Sama dengan Gopay dan OVO

Bawaslu akan lakukan kerja sama dengan platform digital seperti Gopay dan OVO untuk mencegah terjadinya politik uang.

NEWS | 28 November 2022

Calon Panglima TNI Yudo Margono Punya Harta Rp 17,9 Miliar

Kasal Laksamana Yudo Margono yang diusulkan oleh Presiden Jokowi sebagai calon Panglima TNI memiliki harta Rp 17,9 miliar.  

NEWS | 28 November 2022

DPR Bakal Gali 5 Hal Ini kepada Yudo Margono Saat Fit and Proper Test

DPR akan menggali lima hal utama kepada Kasal Laksamana Yudo Margono saat fit and proper test calon Panglima TNI nanti. 

NEWS | 28 November 2022

Puan Ungkap Alasan Kasal Yudo Margono Dipilih Jadi Calon Panglima TNI

Ketua DPR, Puan Maharani mengungkapkan alasan Kasal Laksamana Yudo Margono menjadi calon panglima TNI menggantikan Jenderal Andika Perkasa. 

NEWS | 28 November 2022

Solidaritas Guru, Alumni UPI Himpun Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur

56 guru tewas akibat gempa Cianjur, Alumni UPI serentak bergerak menggalang bantuan untuk para korban.

NEWS | 28 November 2022

Tilang Manual Masih Diberlakukan terhadap Sejumlah Pelanggaran

Polda Metro Jaya masih melakukan tilang manual terhadap sejumlah pelanggaran di jalan raya, seperti kendaraan tanpa pelat nomor.

NEWS | 28 November 2022

Menangis, Ferdy Sambo Sebut Sia-sia Pangkat Jenderal jika Tak Bisa Jaga Istri

Ferdy Sambo menangis karena menilai sia-sia bagi dirinya sudah berpangkat jenderal jika tidak mampu menjaga istrinya, Putri Candrawathi.

NEWS | 28 November 2022

Putri Terus Menangis Saat Beberkan Skenario Ferdy Sambo

Putri Candrawathi terus menangis saat membeberkan skenario Ferdy Sambo terkait peristiwa tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

NEWS | 28 November 2022

UMP DKI Naik 5,6% Jadi Rp 4,9 Juta, Ini Penjelasan Disnaker

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menetapkan upah minimum provinsi (UMP) naik 5,6% menjadi sebesar Rp 4,9 juta pada 2023.

NEWS | 28 November 2022


TAG POPULER

# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Vaksinasi Booster


# Pushbike


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Alami Pecah Ban, Rifat Sungkar Finis Kelima AXCR 2022

Alami Pecah Ban, Rifat Sungkar Finis Kelima AXCR 2022

OTOMOTIF | 6 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE