Logo BeritaSatu

Risma Ungkap Ada Penerima Bansos Nakal yang Mau Ambil Dobel

Kamis, 19 Agustus 2021 | 19:41 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / LES

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengungkapkan ada beberapa pihak penerima bantuan sosial (bansos) yang mau nakal alias menginginkan mendapatkan rangkap atau dobel, meski sebelumnya sudah menerima.

"Sekarang ini kita dengan mudah mengecek mengontrol. Seperti kejadian kemarin dia sampaikan tidak menerima bantuan padahal dia punya kartu. Lalu kita cek dia, ternyata sudah menerima bantuan," kata Risma dalam diskusi virtual “Bansos Dipotong ke Mana Harus Minta Tolong?” yang digelar oleh KPK, Kamis (19/8/2021).

Diakui, pihak Kementerian Sosial (Kemsos) memetakan sesuai aturan ada yang memang ada yang diperbolehkan merangkap ganda (dobel) yakni penerima bantuan pangan non tunai (BPNT) dengan program keluarga harapan (PKH). Namun tidak diperbolehkan untuk bantuan sosial tunai (BST).

"Lain waktu ada yang ngomong setelah Bu Risma jadi menteri kita tidak dapat bantuan. Lalu kita cek dengan mudah sekarang. Ternyata memang dia tidak pernah dapat bantuan sebelumnya dan buat saya emosi dan sebagainya," ungkap dia.

Risma juga menjelaskan, masih ada warga yang merasa berhak namun tak pernah menerima bantuan sosial selama pandemi Covid-19. Kemsos menyerahkan data penerima bantuan sosial pada pemerintah daerah. Ketentuan tersebut diatur dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2011 tentang Penanganan Fakir Miskin.

"Sejak bulan Januari sampai April kami kembalikan sesuai UU 13 Nomor 2011 bahwa usulan data siapa penerima (bansos) itu dari daerah. Maka kemudian kita kembalikan kewenangan itu pada daerah. Kita minta perbaiki (data) oleh daerah,” ungkapnya.

Dijelaskan bahwa mekanisme pengolahan data penerima bansos itu pertama diusulkan oleh daerah melalui ketua RT/RW, Kepala Desa, Lurah hingga kepala adat pada pemerintah daerah. Kemudian pemerintah daerah mengajukan usulan data itu pada Kemsos.

Jika dalam proses verifikasi dan validasi data ditemukan adanya perbedaan data yang diusulkan pemerintah daerah dengan data kependudukan, akan dilakukan quality assurance oleh pihak perguruan tinggi yang bekerja sama dengan Kemensos.

Namun, kata Risma, jika tidak ditemukan selisih data, data penerima bansos itu akan diterima oleh Kemsos dan informasinya akan disampaikan pada masyarakat melalui website cekbansos.kemensos.go.id sehingga bisa dicek langsung.

“Terbaru di situs kita bisa mengajukan usul dan sanggah. Jika masyarakat merasa berhak menerima, bisa mengusulkan meski nanti juga akan diverifikasi lagi, dan bisa juga mengajukan sanggahan,” tutup Risma.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Hari Ini, Gubernur Wajib Umumkan Kenaikan UMP

Pemerintah daerah wajib mengumumkan kenaikan upah minimum provinsi (UMP) hari ini, Senin (28/11/2022)

NEWS | 28 November 2022

Tak Mau Pemborosan, Anwar Ibrahim Tolak Mercedes S600 untuk Mobil Dinas

PM Baru Malaysia Anwar Ibrahim menolak penggunaan Mercedes-Benz S600 untuk mobil dinasnya, karena tak mau ada pemborosan dana publik.

NEWS | 28 November 2022

Tolak RUU Kesehatan, Organisasi Profesi Kesehatan Gelar Aksi Bersama

Lima organisasi profesi terdiri dari IDI, PDGI, PPNI), IAI beserta organisasi kesehatan lainnya menggelar aksi damai bersama untuk menolak RUU Kesehatan

NEWS | 28 November 2022

Tolak RUU Kesehatan, PPNI Ingatkan DPR Tak Khianati Perjuangan Nakes

Ketua Umum Persatuan Persatuan Perawat Indonesia (PPNI) Harif Fadhilla menyampaikan orasi menolak RUU Kesehatan.

NEWS | 28 November 2022

Tiba di Ruang Sidang, Bharada E Disambut Para Pendukung

Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E disambut para pendukungnya saat tiba di ruang persidangan.

NEWS | 28 November 2022

Helikopter Polri Hilang Kontak, Nelayan Temukan Sandaran Kursi Penumpang

Terkait helikopter Polri jatuh, seorang nelayan bernama Sobri Wassholat menemukan sandaran kursi penumpang helikopter di Perairan Manggar Belitung Timur, Bangka Belitung.

NEWS | 28 November 2022

Jenazah Bripda Khoirul Anam Ditemukan di Pantai Burung Mandi

Jenazah yang ditemukan di Pantai Burung Mandi itu bernama Bripda Khoirul Anam. Ia merupakan kru helikopter Polri yang hilang kontak.

NEWS | 28 November 2022

Akses bagi Anak-Anak Buruh Tani Sawit Dapatkan Pendidikan Berkualitas

Untuk menguatkan pemulihan pembelajaran, Kepala SDN 005 Tanjung Palas Timur Ludiah Liling merancang empat strategi implementasi Kurikulum Merdeka.

NEWS | 28 November 2022

Helikopter Polri yang Hilang Kontak Diduga Jatuh karena Cuaca

Helikopter Polri yang jatuh hilang kontak di dekat perairan Kabupaten Belitung Timur, Bangka Belitung, pada Minggu (27/11/2022), diduga jatuh karena cuaca.

NEWS | 28 November 2022

Bertemu Tokoh Supremasi Kulit Putih, Donald Trump Dikritik Republikan

Mantan Presiden AS Donald Trump mendapat kritikan tajam dari sejumlah Republikan atau anggota Partai Republik.

NEWS | 28 November 2022


TAG POPULER

# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Vaksinasi Booster


# Pushbike


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Upaya Menjaga Inflasi Nasional Dimulai dari Beras

Upaya Menjaga Inflasi Nasional Dimulai dari Beras

EKONOMI | 30 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE