Logo BeritaSatu

Tolak Lockdown, Ratusan Demonstran Australia Ditangkap Polisi

Minggu, 22 Agustus 2021 | 11:01 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Melbourne, Beritasatu.com- Polisi Australia menangkap ratusan pengunjuk rasa yang menolak aturan lockdown di Melbourne dan Sydney pada Sabtu (21/8/2021). Seperti dilaporkan Reuters, tujuh petugas dirawat di rumah sakit akibat bentrokan, ketika Australia mengalami peningkatan kasus Covid-19 tertinggi dalam satu hari.

Polisi berkuda menggunakan semprotan merica di Melbourne untuk membubarkan kerumunan lebih dari 4.000 yang menuju garis polisi, sementara kelompok pengunjuk rasa yang lebih kecil dicegah berkumpul di Sydney oleh kontingen besar polisi antihuru hara.

Polisi negara bagian Victoria mengatakan bahwa mereka menangkap 218 orang di ibu kota negara bagian Melbourne. Mereka mengeluarkan 236 denda dan menahan tiga orang karena menyerang polisi. Orang-orang yang ditangkap menghadapi denda masing-masing A$ 5.452 (Rp 56,2 juta) karena melanggar perintah kesehatan masyarakat.

Polisi di New South Wales, di mana Sydney adalah ibu kota, mengatakan mereka mendakwa 47 orang karena melanggar perintah kesehatan masyarakat atau menolak penangkapan, di antara pelanggaran lainnya. Aparat setempatjuga mengeluarkan lebih dari 260 denda mulai dari A$5.0 (Rp 51.581) hingga A$ 3.000 (Rp30,9 juta). Polisi mengatakan sekitar 250 orang datang ke kota untuk protes.

Sydney, kota terbesar di Australia dengan lebih dari 5 juta orang, telah dikarantina ketat selama lebih dari dua bulan. Kota itu gagal menahan wabah Covid-19 yang telah menyebar melintasi perbatasan internal dan sejauh tetangga Selandia Baru.

Sebagian besar dari 894 kasus yang dilaporkan di seluruh Australia pada hari Sabtu ditemukan di Sydney, pusat wabah varian Delta.

"Kami berada dalam situasi yang sangat serius di sini di New South Wales," kata Menteri Kesehatan negara bagian Brad Hazzard. "Tidak ada waktu sekarang untuk egois, saatnya memikirkan komunitas yang lebih luas dan keluarga Anda."

Polisi berpatroli di jalan-jalan Sydney dan memblokir transportasi pribadi dan umum ke pusat kota untuk mengurangi jumlah orang yang berkumpul di protes yang tidak sah.

Di Melbourne, kota terpadat kedua di negara itu, kerumunan besar berhasil berbaris dan beberapa bentrok dengan polisi. Bentrokan terjadi setelah Perdana Menteri negara bagian Daniel Andrews memperluas aturan karantina kota ke seluruh negara bagian.

Kepala Polisi Victoria Komisaris Shane Patton sebelumnya telah memperingatkan orang-orang untuk menjauh dari protes, menambahkan itu "hanya konyol untuk berpikir bahwa orang akan begitu egois dan datang dan melakukan ini."

Beberapa ratus orang juga memprotes secara damai di Brisbane, yang tidak di-lockdown.

Hanya 7 persen warga Australia yang mendukung protes yang seringkali disertai kekerasan, menurut jajak pendapat akhir Juli oleh firma riset pasar Utting Research.

Kepatuhan terhadap aturan kesehatan masyarakat telah menjadi salah satu alasan utama yang dikutip di balik keberhasilan Australia, dibandingkan dengan negara-negara kaya lainnya, dalam mengelola pandemi. Tetapi negara itu telah berjuang untuk mengendalikan gelombang infeksi ketiga yang dimulai di Sydney pada pertengahan Juni.

Australia memiliki sekitar 43.000 kasus Covid-19 dan 978 kasus kematian. Tetapi sementara angka-angka kasus masih rendah, hanya sekitar sepertiga dari warga Australia berusia 16 tahun ke atas yang telah divaksinasi sepenuhnya, menurut data kementerian kesehatan federal yang dirilis pada Sabtu (21/8).



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Top 5 News: Pengakuan Sambo soal Istrinya Diperkosa dan KKB Tembak Mati Tukang Ojek

Pengakuan Ferdy Sambo soal istrinya diperkosa Brigadir J dan Basarnas cari korban gempa Cianjur merupakan dua dari lima berita terpopuler (top 5 news).

NEWS | 7 Desember 2022

Inovasi Pendidikan Vokasi Untuk Kendaraan Listrik Indonesia Akan Terus Ditingkatkan

Inovasi-inovasi nyata karya anak bangsa untuk menangani krisis iklim semakin terakselerasi cepat, mulai dari tingkat SMK hingga perguruan tinggi.

NEWS | 7 Desember 2022

Wapres: Perlu Kerja Bersama Turunkan Angka Stunting di Indonesia

Wapres KH Ma'ruf Amin menegaskan perlu kerja bersama yang makin intens antara semua stakeholder dalam menurunkan angka stunting di Indonesia.

NEWS | 7 Desember 2022

Destinasi Wisata di Nusa Penida Disiapkan Secara Optimal

Destinasi wisata Kepulauan Nusa Penida, Klungkung disiapkan secara optimal karena memiliki pemandangan alam yang indah yang dapat dinikmati oleh wisatawan.

NEWS | 7 Desember 2022

Drone Serang Pangkalan Udara Rusia, Analis: Sistem Pertahanan Gagal

Dua serangan drone di pangkalan udara di dalam wilayah Rusia telah membuat Moskwa mendapat pukulan besar.

NEWS | 7 Desember 2022

Musra XIX Digelar di DIY Awal Tahun Depan

Daerah Istimewa Yogyakarta atau DIY bakal menjadi tuan rumah Musyawarah Rakyat alias Musra ke XIX bulan Januari tahun depan.

NEWS | 7 Desember 2022

Al Jazeera Ajukan Kasus Shireen Abu Akleh ke Pengadilan Internasional

Al Jazeera telah mengajukan kasus pembunuhan jurnalis Shireen Abu Akleh, yang ditembak di kepala saat meliput serangan Israel ke Pengadilan Kriminal Internasional.

NEWS | 7 Desember 2022

Ganjar Pranowo dan Cerita Dapur Megawati di Kebagusan

Ganjar Pranowo mengaku banyak mendapat ilmu dan pengalaman politik di dapur rumah Megawati Soekarno Putri di Kebagusan, Jakarta Selatan.

NEWS | 7 Desember 2022

7 Desember, Polda Metro Uji Coba Tilang Elektronik Mobile

Polda Metro Jaya uji coba penindakan menggunakan sistem tilang elektronik mobile atau electronic traffic law enforcement/ETLE mobile mulai 7 Desember

NEWS | 6 Desember 2022

KKB Tembak Mati 3 Tukang Ojek di Pegunungan Bintang Papua

KKB tembak mati tiga tukang ojek di Kampung Mangabib, Distrik Oksebang Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

NEWS | 6 Desember 2022


TAG POPULER

# Ricky Rizal


# Kecelakaan Beruntun di Jaktim


# Pernikahan Kaesang


# Piala Dunia 2022


# Gempa Cianjur


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Ini Kronologi Ledakan di Polsek Astana Anyar, Bandung

Ini Kronologi Ledakan di Polsek Astana Anyar, Bandung

NEWS | kurang dari 1 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE