Logo BeritaSatu

Bank Dunia Hentikan Dana Bantuan untuk Afghanistan

Kamis, 26 Agustus 2021 | 17:58 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Washington, Beritasatu.com- Bank Dunia telah menghentikan pendanaan untuk proyek-proyek di Afghanistan setelah Taliban menguasai negara itu. Seperti dilaporkan BBC, Rabu (25/8/2021), pernyataan Bank Dunia mengutip kekhawatiran tentang bagaimana pengambilalihan Taliban akan memengaruhi "prospek pembangunan negara, terutama bagi perempuan".

Langkah Bank Dunia itu dilakukan hanya beberapa hari setelah Dana Moneter Internasional (IMF) menangguhkan pembayaran ke Afghanistan. Pemerintahan Biden juga telah membekukan aset bank sentral Afghanistan yang disimpan di Amerika Serikat (AS).

Advertisement

“Kami telah menghentikan pencairan dana dalam operasi kami di Afghanistan dan kami memantau dan menilai situasi dengan cermat sesuai dengan kebijakan dan prosedur internal kami,” kata juru bicara Bank Dunia kepada BBC.

Sejak 2002, lembaga keuangan yang berbasis di Washington telah memberikan komitmen lebih dari US$ 5,3 miliar (Rp 76,2 triliun) untuk proyek-proyek rekonstruksi dan pembangunan di Afghanistan.

"Kami akan terus berkonsultasi secara erat dengan komunitas internasional dan mitra pembangunan. Bersama dengan mitra kami, kami mencari cara agar kami dapat tetap terlibat untuk mempertahankan hasil pembangunan yang diperoleh dengan susah payah dan terus mendukung rakyat Afghanistan,” ujarnya.

Pada Jumat, Bank Dunia menyatakan kepada staf bahwa tim yang berbasis di Kabul dan keluarga dekat mereka telah dievakuasi dengan aman dari Afghanistan ke Pakistan.

Keputusan Bank Dunia untuk menangguhkan pembayaran ke Afghanistan adalah keputusan yang tepatmembuktikan pukulan keuangan untuk pemerintah baru negara itu.

Pekan lalu, IMF mengumumkan bahwa Afghanistan tidak akan lagi dapat mengakses sumber daya pemberi pinjaman global.

Seorang juru bicara IMF mengatakan itu karena "kurangnya kejelasan dalam masyarakat internasional" atas pengakuan pemerintah di Afghanistan.

Sekitar US$ 440 juta (Rp 6,32 triliun) cadangan moneter baru telah ditetapkan untuk tersedia bagi negara itu mulai 23 Agustus.

Pada hari-hari setelah Taliban menguasai Kabul, Gedung Putih menyatakan aset apa pun yang dimiliki bank sentral Afghanistan di AS tidak akan diberikan kepada Taliban.

Da Afghanistan Bank memiliki cadangan sekitar US$ 9 miliar (Rp 129 triliun), yang sebagian besar disimpan di AS.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Jadwal Perempat Final Indonesia Masters Hari Ini, Ada Jojo dan Bagas/Fikri di Awal

Aksi Jonatan Christie alias Jojo dan ganda putra Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri bakal mengawali babak perempat final turnamen Indonesia Masters 2023.

NEWS | 27 Januari 2023

Pakar: Richard Eliezer Diperalat Ferdy Sambo

Richard Eliezer atau Bharada E, terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J, menyatakan dirinya diperalat mantan atasannya Ferdy Sambo.

NEWS | 27 Januari 2023

Kecelakaan Beruntun di Lintas Padang Panjang-Bukittinggi, 3 Tewas

Tiga orang tewas dalam kecelakaan beruntun yang melibatkan sembilan kendaraan di Jalan Lintas Padang Panjang-Bukittinggi.

NEWS | 27 Januari 2023

PBB Ungkap Budidaya Opium di Myanmar Meningkat sejak Junta Berkuasa

PBB mengungkap adanya peningkatan signifikan dalam budidaya opium di Myanmar, setelah junta militer mengambil alih kekuasaan.

NEWS | 27 Januari 2023

LPSK: Ada Potensi Ancaman Tinggi ke Bharada E Saat Bongkar Kasus Brigadir J

LPSK menilai ada potensi ancaman tingkat tinggi yang akan dihadapi Bharada E saat hendak membongkar kasus tewasnya Brigadir J.

NEWS | 27 Januari 2023

Gelar Bazar di Gedung DPR, PPP Akan Terus Perjuangkan UMKM

PPP menggelar bazar untuk ratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Gedung DPR, Senayan, Jakarta. PPP akan memperjuangkan UMKM.

NEWS | 27 Januari 2023

9 Jenazah Korban Pembunuhan Berantai Wowon Cs Selesai Diautopsi

Sembilan jenazah korban pembunuhan berantai Wowon cs selesai diautopsi di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

NEWS | 27 Januari 2023

PUPR Sebut 22 Menara Hunian Pekerja di IKN Sudah Terbangun

Secara umum, sebanyak 22 tower atau menara Hunian Pekerja Konstruksi (HPK) di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara sudah selesai terbangun.

NEWS | 27 Januari 2023

Nikita Mirzani Segera Temui Calon Mertua di London

Artis Nikita Mirzani akan segera terbang ke London, Inggris. Tujuan Nikita Mirzani ke London, adalah menemui calon mertuanya.

NEWS | 27 Januari 2023

Dinilai Jadi Pemicu, Putri Candrawathi Bisa Dijatuhi Hukuman Lebih Berat

Putri Candrawathi dinilai sebagai sosok pemicu dalam kasus pembunuhan berencana yang menewaskan Brigadir J sehingga bisa dijatuhi hukuman lebih berat.

NEWS | 26 Januari 2023


TAG POPULER

# Pleidoi Ferdy Sambo


# Serial Killer


# RUU Kesehatan


# Insiden Lion Air


# Biaya Haji 2023


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Pakar: Richard Eliezer Diperalat Ferdy Sambo

Pakar: Richard Eliezer Diperalat Ferdy Sambo

NEWS | 10 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE