Logo BeritaSatu

Hati-hati, Ada Ruas Amblas 60 Sentimeter di Jalan Soleh Iskandar Kota Bogor

Selasa, 31 Agustus 2021 | 17:40 WIB
Oleh : Vento Saudale / LES

Bogor, Beritasatu.com - Terjadi penurunan permukaan jalan (amblas) setinggi 60 sentimeter di di ruas Jalan Soleh Iskandar tepatnya di atas underpass menuju Cilebut atau Kebon Pedes, Kota Bogor.

Berdasarkan pantauan di lapangan, selain amblas jalan juga sudah terlihat retak-retak sehingga cukup membahayakan pengendara. Pada di sisi kanan terdapat pembatas jalur utama dengan underpass. Kemudian, di sisi kiri berbatasan langsung dengan jurang.

Pengendara pun harus ekstra hati-hati. Pasalnya, jalan nasional itu mengalami amblas cukup dalam.

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta – Jawa Barat meninjau langsung Jalan Underpass Soleh Iskandar yang amblas, Selasa (31/8/2021).

Rencananya, BBPJN DKI Jakarta-Jawa Barat akan memasang pelat baja untuk penanganan sementara jalan yang amblas tersebut.

Kepala Pengawas Lapangan PPK 5.2 Provinsi Jawa Barat, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional DKI Jakarta-Jawa Barat Kemen PUPR, Arimi Indira Suralena mengatakan, secepatnya akan memasang baja sebagai upaya penanganan sementara, agar jalan tak semakin amblas.

“Kami akan memasang pelat baja untuk membantu mengurangi beban dinding penahan tanah,” kata Indri saat meninjau lokasi.

Kemudian, penanganan jangka panjangnya, BBPJN DKI Jakarta-Jawa Barat mengajukan anggaran perbaikan jalan yang ditargetkan dilakukan pada 2022.

Arimi mengatakan, penurunan tanah yang menyebabkan jalan amblas dikarenakan dinding penahan tanah sudah tak kuat menahan beban kendaraan yang melintas.

“Tanahnya turun, kemudian jalannya turun. Kami akan cek, apakah dinding penahannya masih kuat,” ucap Indri.

Penurunan tanah yang terjadi diperkirakan sekitar 60 sentimeter. Rencananya, sebagian ruas jalan tersebut akan ditutup.

“Untuk penutupan sebagian jalan, akan dibicarakan lebih lanjut, kami menunggu tim teknis,” katanya.

Di lokasi yang sama, Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto meminta agar BBPJN DKI Jakarta-Jawa Barat memasang pengaman pada lajur jalan sebelah kiri yang amblas, agar tak dilalui kendaraan yang melintas.

“Sebenarnya ini sudah direncanakan dari beberapa tahun sebelumnya. Namun, hari ini ada penurunan yang lebih tajam, sehingga harus dilakukan pengamanan jalan yang paling pinggir agar tidak terjadi korban,” kata Atang.

Atang pun meminta agar pemerintah pusat melakukan upaya sementara, dan untuk perbaikan jalan akan diusulkan pada anggaran 2022.

Atang yang sempat melihat kondisi bagian bawah jalan menyebutkan, ada keretakan pada dinding penahan tanah, sedangkan jalur tersebut termasuk aktif sehingga tanah bergeser.

“Intinya, PUPR Pusat sudah turun tangan dan akan segera dilakukan langkah darurat, untuk penanganan sementara. Tahun 2022 bisa dianggarkan untuk perbaikan secara menyeluruh,” imbuhnya.

Atang juga akan berkoordinasi dengan DPR RI Komisi 5 agar menjadi perhatian serius untuk mendorong anggaran perbaikan.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Mangkir dari Pemeriksaan soal Tambang Ilegal, Ismail Bolong Berdalih Sakit

Ismail Bolong mangkir atau tidak memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik Dit Tipidter Bareskrim Polri terkait kasus tambang ilegal dengan alasan sakit. 

NEWS | 30 November 2022

Ditembak OTK, Anggota Polres Yahukimo di Dekai Tewas

Orang tak dikenal atau OTK, Selasa (29/11/2022) sekitar pukul 23.09 WIT menembak Brigadir Polisi Muhammad Yusdar, anggota Polres Yahukimo hingga tewas.

NEWS | 30 November 2022

Cianjur Bangkit, Warga Sarampad Wetan Bangun Kembali Masjid

Sepekan lebih bencana gempa Cianjur, Jawa Barat, warga mulai semangat untuk kembali bangkit dari bencana.

NEWS | 30 November 2022

Kamis, Bareskrim Polri Akan Periksa Keluarga Ismail Bolong

Bareskrim Polri akan memeriksa keluarga Ismail Bolong pada Kamis (1/11/2022) terkait kepemilikan saham perusahaan dalam kasus tambang ilegal.

NEWS | 30 November 2022

Sidang Kasus Brigadir J Hari Ini, 3 Terdakwa Saling Bersaksi

Sidang perkara dugaan pembunuhan Brigadir J di PN Jaksel hari ini akan menghadirkan Bharada E, Kuat Maruf, dan Bripka RR yang saling bersaksi. 

NEWS | 30 November 2022

Polri Kerahkan 261 Personel Layani Kesehatan Korban Gempa Cianjur

Polri mengerahkan 21 dokter spesialis untuk melayani korban gempa Cianjur. Total ada 261 personel dari jajaran medis yang tangani korban gempa Cianjur.

NEWS | 30 November 2022

Korban Gempa Cianjur, Paboi: Layanan Ortopedi Butuh 4 Bulan

Paboi menyatakan tindakan medis bedah untuk korban gempa Cianjur membutuhkan waktu hingga 4 bulan.

NEWS | 30 November 2022

KPU Sebut Pelamar Calon PPK Sebanyak 304.602 Orang

KPU menyebut pelamar calon panitia pemilihan kecamatan atau PPK untuk Pemilihan Umum Serentak 2024 berjumlah 304.602 orang.

NEWS | 30 November 2022

Tiga Jenazah Awak Helikopter Polri NBO-105 P-1103 Ditemukan

Jenazah ketiga dari awak helikopter Polri NBO-105 P-1103 yang mengalami kecelakaan di perairan Belitung Timur berhasil ditemukan, Rabu (30/11/2022) dini hari.

NEWS | 30 November 2022

KPK Sebut Banyak Sekolah Rusak Akibat Tindak Pidana Korupsi

KPK menyatakan bahwa salah satu masalah yang timbul karena tindak pidana korupsi yakni banyaknya fasilitas sekolah yang rusak.

NEWS | 30 November 2022


TAG POPULER

# Ferdy Sambo


# Impor Beras


# UMP DKI Jakarta


# Pemimpin Berambut Putih


# Adian Napitupulu


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Mangkir dari Pemeriksaan soal Tambang Ilegal, Ismail Bolong Berdalih Sakit

Mangkir dari Pemeriksaan soal Tambang Ilegal, Ismail Bolong Berdalih Sakit

NEWS | 1 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE