Logo BeritaSatu

DPR Desak Menteri Nadiem Ubah Aturan Soal Dana BOS

Senin, 6 September 2021 | 17:45 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua Komisi X DPR Dede Yusuf Macan Effendi mendesak Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim mengubah aturan Permendikbud 6/2021 tentang petunjuk teknis pengelolaan bantuan operasional sekolah (BOS) Reguler.

Advertisement

Dede Yusuf menegaskan, dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) mengatakan bahwa pendidikan menjadi tanggungjawab negara terutama untuk pendidikan dasar dan menengah. Dalam hal ini melalui dana BOS. Selain itu, dana APBN harus digunakan untuk mensejahterakan sebanyak-banyaknya masyarakat dan tidak diskriminatif.

“Dengan dikeluarkannya peraturan minimal 60 siswa, itu sangat diskriminatif karena sebagaimana kita ketahui, banyak sekolah dibeberapa daerah 3T (terluar, terbatas dan tertinggal, red) di daerah pinggiran yang tidak sampai 100 siswanya. Jadi beda kalau kita berbicara di kota-kota besar,” kata Kang Dede sapaan akrab Dede Yusuf saat dihubungi Beritasatu.com, Senin (6/9/2021).

Kang Dede menyebutkan, kehadiran negara untuk membiayai anak bangsa tidak melihat siswa dari asal sekolah siswa, namun hitungannya siswa yang terdaftar dalam data pokok pendidikan (dapodik). Pasalnya, anggaran BOS per siswa yakni semua siswa.

Menurutnya, apabila Kemdikbudristek menghilangkan kesempatan sekolah dengan jumlah siswa tidak mencapai 60 orang, tentu sangat sulit bagi sekolah tersebut menyelenggarakan pendidikan. Apalagi di daerah terpencil.

“Saya pernah ketemu satu desa yang enggak sekolah sama sekali, lalu dibikin sekolah ramai-ramai dari urunan warga sehingga jadi sekolah swasta dengan jumlah siswa ala kadarnya. Bayaran pun kadang-kadang pakai sayur atau beras, tentu mereka sangat membutuhkan kehadiran negara melalui dana BOS,” ujar Kang Dede.

Politisi Partai Demokrat ini mengatakan, jika sampai pemerintah menerapkan aturan 60 peserta didik ini sama saja meniadakan pendidikan di level terbawah.

Oleh karena itu, Kang Dede mengatakan, pihaknya sangat menghargai yang disampaikan oleh Aliansi Organisasi Pengelola Pendidikan yang terdiri dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Majelis Nasional Pendidikan Katolik, Taman Siswa, Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah dan LP Ma'arif PBNU sepakat menolak Permendikbud 6/2021 tentang petunjuk teknis pengelolaan bantuan operasional sekolah reguler.

“Saya menghargai kawan-kawan organisasi memberikan protes, tetapi yang jelas kawan-kawan di Komisi X juga sudah protes, tapi kita kita belum ketemu dalam raker,” ucapnya.

Untuk itu, lanjut Kang Dede, seusai rapat rencana kerja dan anggaran kementerian/lembaga (RKA-KL) 2022. Komisi X akan mengadakan rapat kerja (raker) dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) untuk membahas 2 isu besar yaitu Pembubaran Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) dan Dana BOS Reguler.

“Sebenarnya mau dibubarin atau diapain terserah enggak ada masalah, tapi masalahnya di dalam Undang-Undang (Sisdiknas) disebutkan BSNP ini badannya independen,” ucapnya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Sebagian Besar Wilayah Indonesia Alami Curah Hujan Rendah Mulai Februari

prediksi cuaca hujan bulanan 2023, beberapa wilayah di Indonesia akan mengalami curah hujan rendah sejak bulan Februari-Juli 2023.

NEWS | 27 Januari 2023

Ferdy Sambo CS Jalani Sidang Pembacaan Replik

PN Jakarta Selatan menggelar sidang kasus pembunuhan Brigadir J, dengan terdakwa mantan kadiv Propam Polri Ferdy Sambo.

NEWS | 27 Januari 2023

Jadi Polisi Gadungan, Oknum ASN Dibekuk Tim Puma

Polisi gadungan ditangkap Tim Puma Polresta Mataram saat sedang memeras korbannya.

NEWS | 27 Januari 2023

Kasus Brigadir J, Baiquni Wibowo Dituntut 2 Tahun Penjara

JPU menuntut hukuman 2 penjara terhadap Baiquni Wibowo dalam kasus perintangan penyidikan tewasnya Brigadir J.

NEWS | 27 Januari 2023

Smelter Freeport di Gresik Direncanakan Rampung Akhir 2023

PT Freeport Indonesia tengah membangun proyek smelter di Gresik, Jawa Timur dan ditargetkanrampung pada akhir 2023.

NEWS | 27 Januari 2023

UTBK SBMPTN 2023 Jadi SNBT 2023, Ini Jadwal dan Cara Daftarnya

Berikut jadwal dan cara daftar SNMPTN 2023 yang berubah menjadi SNBP 2023. Perubahan SBMPTN 2023 menjadi SNBP 2023 telah diputuskan oleh Kemendikbudristek.

NEWS | 27 Januari 2023

Tukang Becak Bobol Rekening, BCA Tegaskan Sudah Lakukan Verifikasi Transaksi

Menanggapi kasus tukang becak membobol rekening nasabah bank BCA senilai Rp 320 juta, pihak BCA menegaskan telah melakukan verifikasi transaksi 

NEWS | 27 Januari 2023

Alasan Dituntut Ringan 2 Tahun, Chuck Putranto Sopan dalam Memberikan Kesaksian

JPU menuntut dua tahun pidana penjara terhadap Chuck Putranto terdakwa perintangan penyidikan tewasnya Brigadir J.

NEWS | 27 Januari 2023

Mahasiswa UI Hasya Tewas Ditabrak Malah Tersangka, Polda Metro: Kelalaian Korban Sendiri

Polda Metro Jaya menjelaskan alasan ditetapkannya tersangka mahasiswa UI M Hasya Athalah yang tewas diduga ditabrak oleh pensiunan polisi.

NEWS | 27 Januari 2023

Agar Tidak Dibobol Tukang Becak, Lakukan Ini untuk Jaga Keamanan Rekening Bank

OJK mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dalam menjaga kerahasiaan data pribadi demi keamanan rekening bank.

NEWS | 27 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Insiden Lion Air


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Hasil Indonesia Masters: Tekuk Ganda Jepang, The Babbies Rebut Tiket Semifinal

Hasil Indonesia Masters: Tekuk Ganda Jepang, The Babbies Rebut Tiket Semifinal

SPORT | 15 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE