Logo BeritaSatu

Kelas ASI Ini Berani Memberikan Garansi Berhasil Menyusui

Selasa, 7 September 2021 | 09:29 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Semua ibu pastinya ingin bisa memberikan asupan terbaik yaitu ASI (Air Susu Ibu) untuk anaknya. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan hanya 35% ibu di Indonesia yang berhasil memberikan ASI eksklusif untuk anaknya.

Kenapa? Karena pada prakteknya, banyak sekali ibu yang mempunyai masalah menyusui seperti ASI-nya sedikit, puting lecet, payudara bengkak, hingga posisi dan pelekatan yang salah. Hingga pada akhirnya mereka menyerah menyusui dan memilih susu formula sebagai penggantinya.

Advertisement

Permasalahan itu jugalah yang awalnya dialami Yulisa, founder dari Proudmom.id, sebuah pelatihan online yang mengajarkan tentang ASI dan teknis menyusui.

Perjalanan menyusuinya yang penuh masalah, sempat membuat dirinya depresi pada bulan-bulan awal setelah melahirkan, mulai dari puting berdarah, payudara bengkak hingga ASI sedikit, semua pernah dialaminya. Berbagai cara dicoba seperti gonta ganti berbagai merek ASI Booster, namun ternyata hal itu juga tidak membuahkan hasil.

Setelah berjuang mencari ilmu kesana kemari kemudian mempraktekannya, pada akhirnya Yulisa berhasil menyusui anaknya dengan lancar hingga saat ini.

Berbekal dari pengalaman melewati masa sulit tersebut dan melihat banyak sekali ibu di luar sana yang ternyata juga mengalami permasalahan yang sama, Yulisa bertekad untuk membantu jutaan ibu Indonesia bisa menyusui anaknya dengan lancar hingga usia 2 tahun.

Yulisa mengatakan, kurangnya edukasi tentang menyusui di masyarakat juga menjadi penyebab utama banyak sekali ibu yang gagal menyusui. Karena faktanya banyak ibu-ibu di luar sana yang masih berpikir menyusui itu alami saja, tidak ada ilmunya, nanti juga pasti bisa.

"Padahal ilmu menyusui itu sangat penting perannya, supaya setiap ibu bisa siap ketika dihadapkan dengan permasalahan menyusui yang sering muncul," kata Yulisa dalam keterangan tertulisnya, dikutip Beritasatu.com, Selasa (7/9/2021).

Kelas ASI Ini Berani Memberikan Garansi Berhasil Menyusui

Selain itu, masih banyak juga ternyata moms yang belum paham bagaimana cara kerja ASI itu diproduksi, sehingga banyak ibu yang salah kaprah sibuk mencari minuman pelancar ASI yang paling mujarab. Padahal, menurut Yulisa, hal itu sama sekali bukan merupakan kunci sukses keberhasilan menyusui.

"Segala ilmu yang sudah saya pelajari dari berbagai sumber, hingga akhirnya saya berhasil memberikan ASI eksklusif, sudah saya rangkum dan bagikan di dalam kelas ASI Proud Mom ini," kata Yulisa.

"Dan kenapa kita berani memberikan garansi keberhasilan? Selain karena pede dengan program dan support yang kami berikan. Niat kami benar-benar untuk membantu agar setiap ibu berhasil menyusui, karena itu jika ia merasa tidak berhasil ya tidak usah bayar. Saya pikir ini solusi yang cukup adil," imbuh wanita yang juga telah mengambil sertifikasi manajemen laktasi dari Perkumpulan Perinatologi Indonesia (Perinasia) ini.

Tidak heran hingga saat ini sudah cukup banyak peserta kelasnya yang berhasil menyusui dengan lancar. Tapi tidak puas sampai disitu, visi besarnya untuk mempromosikan agar semakin banyak ibu yang bangga dan mau memperjuangkan ASI di Indonesia juga membuat Yulisa sering mengajak ibu-ibu lain untuk mengedukasi manfaat ASI dengan program Duta ASI-nya.

Yulisa juga mengajak bagi ibu-ibu yang beruntung memiliki ASI berlebih, bisa berbagi kepada anak-anak yang membutuhkan donor ASI, tentunya dengan memperhatikan prinsip kehati-hatian secara medis, agama dan budaya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ditangkap Densus 88, Tersangka Pembunuh Sopir Taksi Online Ditahan di Polda Metro

Pelaku anggota Densus 88 ditangkap sekitar pukul 16.30 WIB sore di kawasan Bekasi, Jawa Barat tak lama setelah jasad sopir taksi online ditemukan.

MEGAPOLITAN | 7 Februari 2023

Indef Ramal Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2023 Bakal Meredup

Indef memperkirakan pertumbuhan ekonomi kuartal I 2023 berada pada kisaran 4,7 persen hingga 4,9 persen.

EKONOMI | 8 Februari 2023

KPK Duga Ada yang Pengaruhi Saksi Kasus Lukas Enembe

Tim penyidik KPK mendalami dugaan adanya pihak yang memengaruhi saksi kasus dugaan suap dan gratifikasi Gubernur nonaktif Papua, Lukas Enembe.

NASIONAL | 7 Februari 2023

Terduga Pelaku Pembunuhan Sopir Taksi Online Masih Aktif di Densus 88

Identitas pelaku pembunuhan seorang sopir taksi onoine berinisial HS, seorang anggota Densus 88 yang masih aktif ini disampaikan oleh penyidik.

NASIONAL | 7 Februari 2023

Dongkrak Penjualan 2023, BELL Andalkan Omnichannel

PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) melanjutkan strategi omnichannel untuk mendongkrak penjualan di tahun 2023.

EKONOMI | 8 Februari 2023

Jumlah Korban Pelecehan Seksual Ibu Muda di Jambi Kemungkinan Bertambah

Subdit IV Ditreskrimum Polda Jambi masih terus melakukan penyidikan terhadap kasus pelecehan seksual yang dilakukan tersangka Yunita Asri kepada belasan anak-anak.

NASIONAL | 7 Februari 2023

Kejagung Tetapkan dan Tahan Tersangka Kelima Kasus Korupsi BTS 4G Kominfo

Irwan Hermawan (IH), selaku Komisaris PT Solitech Media Sinergy jadi tersangka kelima kasus

NASIONAL | 7 Februari 2023

Tiket Kereta Api Mahal, Penumpang: Kayak Harga Pesawat

Masyarakat mengeluhkan harga tiket kereta yang tinggi. Mahalnya tiket kereta api bahkan banyak disebut hampir setara dengan harga tiket pesawat.

NASIONAL | 7 Februari 2023

Pabrik Kasur di Tenjo Bogor Terbakar, Petugas Kewalahan Padamkan Api

Besarnya api yang membakar pabrik kasur membuat petugas pemadam kebakaran hingga berita ini diturunkan belum bisa memadamkan api.

MEGAPOLITAN | 7 Februari 2023

Pemerintah Didesak Segera Tetapkan KLB Gagal Ginjal Akut

Tim Advokasi untuk Kemanusiaan mendesak status kejadian luar biasa (KLB) segera ditetapkan pada kasus gagal ginjal akut progresif atipikal (GGAPA).

NASIONAL | 7 Februari 2023


TAG POPULER

# Warunk Upnormal


# Susi Air


# Gempa Turki


# Jokowi


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
KPK Duga Ada yang Pengaruhi Saksi Kasus Lukas Enembe

KPK Duga Ada yang Pengaruhi Saksi Kasus Lukas Enembe

NASIONAL | 11 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE