Logo BeritaSatu

Perguruan Tinggi Swasta Nyatakan Kesiapan Jalankan PTM Terbatas

Senin, 13 September 2021 | 23:13 WIB
Oleh : Hendro / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Perguruan tinggi swasta menyatakan kesiapannya menjalankan perkuliahan/pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Salah satunya adalah Binus University yang sudah menyiapkan segala persyaratan termasuk sesuai dengan protokol kesehatan (prokes) yang diatur dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 menteri terkait pembukaan sekolah tatap muka dan surat edaran (SE) Dirjen Perdidikan Tinggi, Kemdikbudristek.

"Binus University sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas, karena kami sejak lama telah menerapkan sistem pembelajaran multi-channel learning, di mana channel pembelajaran tatap muka merupakan salah satu dari bagian pembelajaran yang lain," kata Rektor Binus University Prof Harjanto Prabowo kepada Beritasatu.com, Senin (13/9/2021).

Advertisement

Menurutnya ketika PTM terbatas diterapkan dalam situasi pandemi saat ini, sistem tersebut dapat berjalan dengan baik, karena merupakan kombinasi antara tatap muka terbatas dan juga penggunaan media elektronik lainnya seperti online, learning management system, dan sebagainya.

Harjanto Prabowo menjelaskan moda pembelajaran yang diterapkan secara blended learning atau campuran yakni dalam jaringan (daring) dan luar jaringan (luring).

Diakui BinusMaya merupakan LMS yang dikembangkan Binus dan sekarang sudah versi BinusMaya 7 yang di dalamnya dapat digunakan untuk interaksi antara mahasiswa dengan mahasiswa lain, mahasiswa dengan dosen, dan mahasiswa dengan pihak lain untuk mata kuliah tertentu. Untuk praktikum juga dijalankan dengan PTM terbatas, mahasiswa yang sedang berada di lab juga dapat terhubung secara paralel dengan mahasiswa yang tidak berada di kampus.

"Dengan adanya kesempatan perkuliahan tatap muka terbatas, Binus sudah menyiapkan langkah dimulai dari persiapan mahasiswa sebelum masuk ke kampus, ketika melaksanakan aktivitas di kampus/perkuliahan, dan ketika meninggalkan kampus. Semuanya telah disiapkan bahkan didukung dengan aplikasi yang dikembangkan oleh Binus University sendiri, yang dapat memberikan informasi eligibilitas tiap mahasiswa yang hadir di kampus, sudah divaksin, ada izin dari orangtua, mengisi health declaration, dan memang ada jadwal kuliah pada hari tersebut," ungkap rektor Binus University.

Binus saat ini sudah memiliki Satgas Covid-19 untuk organisasi. Dengan adanya PTM terbatas, pihaknya melengkapi dengan petugas khusus untuk kepentingan mahasiswa. Binus juga sudah menyiapkan ruang evakuasi dan melakukan kerjasama dengan beberapa rumah sakit dan klinik untuk antisipasi pada kondisi tertentu.

Terkait penerapan protokol kesehatan (prokes) dan pengawasannya, Harjanto mengungkapkan ketentuan awal yang menjadi landasan untuk mengikuti perkuliahan tatap muka terbatas adalah mahasiswa sudah divaksin dan dalam kondisi sehat (sudah mengisi health declaration). Binus yang juga sebagai sentra vaksin, menyediakan layanan vaksin kepada mahasiswa.

"Selain itu, pada saat pelaksanaan perkuliahan, secara bertahap akan dilakukan random tracing dengan melakukan tes antigen kepada mahasiswa dan dosen yang ada di dalam kampus," jelasnya .

Ketentuan penting lainnya, mahasiswa yang akan hadir di kampus harus sudah mendapatkan izin dari orangtua, dan penerapan protokol kesehatan seperti menggunakan double masker. Penerapan protokol PTM ini akan terus dimonitor dan dikembangkan.

"Yang terpenting adalah kita memberikan kesadaran kepada mahasiswa dan dosen pentingnya menjaga protokol kesehatan bersama untuk mendukung dan menciptakan suasana perkuliahan dengan baik, mahasiswa tenang dan mengikuti perkuliahan dengan gembira," tutup Harjanto Prabowo.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Menag Minta Dana Pengembangan Madrasah Dikelola Profesional

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas meminta dana pengembangan madrasah dikelola profesional dan hati-hati.

NEWS | 27 Januari 2023

Hakim Dinilai Layak Kurangi Hukuman Richard Eliezer

Hakim layak memberikan keringanan hukum kepada terdakwa Bharada Richard Eliezer atau Bharada E dalam kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

NEWS | 27 Januari 2023

Sidang Obstruction of Justice Hari Ini, Hendra Kurniawan Cs Hadapi Tuntutan

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) akan menggelar sidang tuntutan terhadap para terdakwa Obstruction of Justice (ooj).

NEWS | 27 Januari 2023

Jadwal Perempat Final Indonesia Masters Hari Ini, Ada Jojo dan Bagas/Fikri di Awal

Aksi Jonatan Christie alias Jojo dan ganda putra Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri bakal mengawali babak perempat final turnamen Indonesia Masters 2023.

NEWS | 27 Januari 2023

Pakar: Richard Eliezer Diperalat Ferdy Sambo

Richard Eliezer atau Bharada E, terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J, menyatakan dirinya diperalat mantan atasannya Ferdy Sambo.

NEWS | 27 Januari 2023

Kecelakaan Beruntun di Lintas Padang Panjang-Bukittinggi, 3 Tewas

Tiga orang tewas dalam kecelakaan beruntun yang melibatkan sembilan kendaraan di Jalan Lintas Padang Panjang-Bukittinggi.

NEWS | 27 Januari 2023

PBB Ungkap Budidaya Opium di Myanmar Meningkat sejak Junta Berkuasa

PBB mengungkap adanya peningkatan signifikan dalam budidaya opium di Myanmar, setelah junta militer mengambil alih kekuasaan.

NEWS | 27 Januari 2023

LPSK: Ada Potensi Ancaman Tinggi ke Bharada E Saat Bongkar Kasus Brigadir J

LPSK menilai ada potensi ancaman tingkat tinggi yang akan dihadapi Bharada E saat hendak membongkar kasus tewasnya Brigadir J.

NEWS | 27 Januari 2023

Gelar Bazar di Gedung DPR, PPP Akan Terus Perjuangkan UMKM

PPP menggelar bazar untuk ratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Gedung DPR, Senayan, Jakarta. PPP akan memperjuangkan UMKM.

NEWS | 27 Januari 2023

9 Jenazah Korban Pembunuhan Berantai Wowon Cs Selesai Diautopsi

Sembilan jenazah korban pembunuhan berantai Wowon cs selesai diautopsi di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

NEWS | 27 Januari 2023


TAG POPULER

# Pleidoi Ferdy Sambo


# Serial Killer


# RUU Kesehatan


# Insiden Lion Air


# Biaya Haji 2023


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Tukang Becak Bobol BCA, Salah Bank atau Nasabah? Ini Kata OJK

Tukang Becak Bobol BCA, Salah Bank atau Nasabah? Ini Kata OJK

EKONOMI | 7 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE