Logo BeritaSatu

Kepala Sekolah Nurhali Berharta Rp 1,6 Triliun, KPK: Besar atau Kecil Harta Bukan Ukuran Korupsi

Selasa, 14 September 2021 | 23:02 WIB
Oleh : Fana F Suparman / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Plt Jubir Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ipi Maryati mengatakan, besar kecilnya harta yang dilaporkan penyelenggara negara dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) bukan ukuran harta tersebut terkait atau tidak terkait dengan tindak pidana korupsi. Pernyataan ini disampaikan Ipi menanggapi munculnya nama Kepala Sekolah SMKN 5 Tangerang, Nurhali dalam 10 pejabat terkaya di Indonesia berdasarkan LHKPN.

Nurhali yang berada di posisi ketujuh, berdasarkan LHKPN yang disetorkannya kepada KPK pada 17 Februari 2021 lalu mengaku memiliki harta kekayaan senilai Rp 1.601.972.500.000 atau Rp 1,6 triliun lebih dan hanya memiliki utang sebesar Rp 46.000.000.

"Besar atau kecilnya nilai harta yang dilaporkan tidak dapat dijadikan ukuran atau indikator bahwa harta tersebut terkait atau tidak terkait tindak pidana korupsi," kata Ipi Maryati saat dikonfirmasi, Selasa (14/9/2021).

Ipi mengatakan, LHKPN merupakan self-assessment atau penilaian sendiri pejabat yang bersangkutan. LHKPN itu diisi dan dikirimkan sendiri oleh penyelenggara negara atau wajib lapor kepada KPK melalui situs eLHKPN. Dikatakan, untuk menilai kewajaran harta yang disampaikan penyelenggara negara, KPK dapat melakukan pemerisaan lebih lanjut.

"Salah satunya dengan melakukan penelusuran transaksi keuangan dan analisis kesesuaian profil penyelenggara negara," katanya.

Terlepas dari wajar tidaknya harta Nurhali yang dilaporkan, KPK mengingatkan kewajiban setiap penyelenggara negara untuk melaporkan hartanya. Ditekankan Ipi, pelaporan harta kekayaan merupakan instrumen penting mencegah korupsi.

"KPK mengimbau penyelenggara negara untuk memenuhi kewajiban melaporkan harta kekayaannya secara periodik dengan mengedepankan prinsip-prinsip transparansi, akuntabilitas dan kejujuran," katanya.

Ipi memaparkan, sesuai UU Nomor 28 tahun 1999 yang merupakan wajib lapor LHKPN adalah penyelenggara negara yang diwajibkan sesuai dengan kedudukan dan jabatannya. Secara limitatif, disebutkan siapa saja yang termasuk sebagai PN, yaitu pejabat negara pada lembaga tertinggi negara; pejabat negara pada lembaga tinggi negara; menteri; gubernur; hakim; pejabat negara yang lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, dan pejabat lain yang memiliki fungsi strategis dalam kaitannya dengan penyelenggaraan negara sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pejabat negara lain yang dimaksud merupakan perluasan wajib lapor yang dasarnya ditetapkan oleh instansi masing-masing dengan mengeluarkan aturan internal. Karena jabatannya tidak termasuk Penyelenggara Negara sebagaimana ketentuan UU, maka ada mekanisme yang diatur terpisah oleh Kementerian/Lembaga/Instansi terkait.

Nurhali selaku Kepala Sekolah SMKN 5 Tangerang menjadi pejabat yang wajib melaporkan hartanya berdasarkan Peraturan Gubernur Banten Nomor 25 Tahun 2018 tentang Perubahan atas Peraturan Gubernur Banten Nomor 25 Tahun 2017 tentang Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara di Lingkungan Pemerintah Provinsi Banten.

"Dalam aturan itu ditetapkan siapa saja yang merupakan wajib lapor. Salah satunya, yaitu Kepala Sekolah (SMA/SMK/SKH) sebagai salah satu Pejabat Fungsional di lingkungan Pemprov Banten," katanya.

Sebagai informasi, LHKPN KPK periode 2019-2020 memasukkan nama Nurhali sebagai pejabat dengan harta kekayaan terbanyak ketujuh di Indonesia. Harta Nurhali bahkan hanya dua tingkat di bawah Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Selain Prabowo, ada nama Tahir (anggota Wantimpres), Menparekraf Sandiaga Uno, Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono, dan Menteri BUMN Erick Thohir.

Berikut harta kekayaan Nurhali berdasarkan Laporan LHKPN yang dirilis oleh KPK :

A. Tanah dan bangunan senilai Rp 1.601.352.000.000.
1. Tanah dan bangunan seluas 672 m2/589 m2 yang berada di Kab/Kota Tangerang yang bersumber dari harta warisan senilai Rp 250.000.000.
2. Tanah seluas 2500 m2 di berada di Kab/Kota Tangerang yang bersumber dari harta sendiri senilai Rp 500.000.000.
3. Tanah seluas 4400 m2 di berada di Kab/Kota Tangerang yang bersumber dari harta warisan senilai Rp 600.000.000
4. Tanah seluas 80000 m2 di berada di Kab/Kota Jakarta Utara yang hartanya bersumber dari warisan senilai Rp 1.600.000.000.000.
5. Tanah seluas 150 m2 di berada di Kab/Kota Tangerang yang bersumber dari harta sendiri senilai Rp 2.000.000

B. Alat transportasi dan mesin senilai Rp 558.000.000
1. Kendaraan roda empat (mobil) Jenis Pajero Dakar tahun 2015 yang merupakan hasil sendiri senilai Rp 350.000.000
2. Kendaraan roda empat (mobil) jenis Honda Jazz Sedan tahun 2011 yang merupakan hasil sendiri senilai Rp 200.000.000
3. Kendaraan roda dua (motor) berjenis Honda NF 125 TR Tahun 2008 yang bersumber dari hasil sendiri senilai Rp 8.000.000.

Sementara itu harga bergerak lainnya sejumlah Rp 74.000.000, surat berharga nihil, kas dan setara kas Rp 4.500.000, dan harta lainnya sejumlah Rp 30.000.000 dan total kekayaan Nuhali adalah senilai Rp 1.602.018.500.

Sedangkan utang Rp 46.000.000, sehingga total bersih kekayaan Nurhali yang dilaporkan ke KPK berjumlah Rp 1.601.972.500.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Update Korban Gempa Cianjur: 323 Meninggal Dunia dan 9 Orang Hilang

BNPB mencatat 323 korban meninggal dunia akibat gempa Cianjur, per Senin 28 November 2022. Sementara itu sebanyak 9 orang masih dinyatakan hilang.

NEWS | 28 November 2022

Cegah Politik Uang, Bawaslu Kerja Sama dengan Gopay dan OVO

Bawaslu akan lakukan kerja sama dengan platform digital seperti Gopay dan OVO untuk mencegah terjadinya politik uang.

NEWS | 28 November 2022

Calon Panglima TNI Yudo Margono Punya Harta Rp 17,9 Miliar

Kasal Laksamana Yudo Margono yang diusulkan oleh Presiden Jokowi sebagai calon Panglima TNI memiliki harta Rp 17,9 miliar.  

NEWS | 28 November 2022

DPR Bakal Gali 5 Hal Ini kepada Yudo Margono Saat Fit and Proper Test

DPR akan menggali lima hal utama kepada Kasal Laksamana Yudo Margono saat fit and proper test calon Panglima TNI nanti. 

NEWS | 28 November 2022

Puan Ungkap Alasan Kasal Yudo Margono Dipilih Jadi Calon Panglima TNI

Ketua DPR, Puan Maharani mengungkapkan alasan Kasal Laksamana Yudo Margono menjadi calon panglima TNI menggantikan Jenderal Andika Perkasa. 

NEWS | 28 November 2022

Solidaritas Guru, Alumni UPI Himpun Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur

56 guru tewas akibat gempa Cianjur, Alumni UPI serentak bergerak menggalang bantuan untuk para korban.

NEWS | 28 November 2022

Tilang Manual Masih Diberlakukan terhadap Sejumlah Pelanggaran

Polda Metro Jaya masih melakukan tilang manual terhadap sejumlah pelanggaran di jalan raya, seperti kendaraan tanpa pelat nomor.

NEWS | 28 November 2022

Menangis, Ferdy Sambo Sebut Sia-sia Pangkat Jenderal jika Tak Bisa Jaga Istri

Ferdy Sambo menangis karena menilai sia-sia bagi dirinya sudah berpangkat jenderal jika tidak mampu menjaga istrinya, Putri Candrawathi.

NEWS | 28 November 2022

Putri Terus Menangis Saat Beberkan Skenario Ferdy Sambo

Putri Candrawathi terus menangis saat membeberkan skenario Ferdy Sambo terkait peristiwa tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

NEWS | 28 November 2022

UMP DKI Naik 5,6% Jadi Rp 4,9 Juta, Ini Penjelasan Disnaker

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menetapkan upah minimum provinsi (UMP) naik 5,6% menjadi sebesar Rp 4,9 juta pada 2023.

NEWS | 28 November 2022


TAG POPULER

# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Vaksinasi Booster


# Pushbike


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Layanan OCTO Mobile CIMB Niaga Tembus 139 Juta Transaksi

Layanan OCTO Mobile CIMB Niaga Tembus 139 Juta Transaksi

EKONOMI | 52 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE