Logo BeritaSatu

Sidang Perdana Perkara Suap 2 Eks Pejabat Ditjen Pajak Tunggu Jadwal Pengadilan

Jumat, 17 September 2021 | 23:08 WIB
Oleh : Fana F Suparman / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Tim jaksa penuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melimpahkan berkas dan surat dakwaan dua terdakwa perkara dugaan suap terkait pemeriksaan pajak sejumlah wajib pajak, termasuk PT Bank Pan Indonesia atau Bank Panin ke Pengadilan Tipikor Jakarta. Kedua terdakwa itu yakni, mantan Kepala Subdirektorat Kerjasama dan Dukungan Pemeriksaan pada Ditjen Pajak, Dadan Ramdani dan mantan Direktur Pemeriksaan dan Penagihan Ditjen Pajak periode 2016-2019, Angin Prayitno Aji.

"Jaksa KPK Riniyati Karnasih, Kamis (16/9/2021) telah melimpahkan berkas perkara terdakwa Angin Prayitno dan terdakwa Dadan Ramdani ke Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Jumat (17/9/2021).

Dengan pelimpahan berkas tersebut, penahanan Angin dan Dadan menjadi kewenangan majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta. Selanjutnya, jaksa penuntut dan kedua terdakwa menunggu Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menetapkan majelis hakim dan jadwal sidang perdana dengan agenda pembacaan surat dakwaan.

"Selanjutnya menunggu penetapan penunjukkan majelis hakim dan penetapan hari sidang dengan agenda pertama pembacaan surat dakwaan," kata Ali.

Angin dan Dadan didakwa Pasal 12 huruf a atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Selain Angin dan Dadan, dalam kasus ini, KPK juga menjerat Ryan Ahmad Ronas dan Aulia Imran Maghribi selaku konsultan pajak PT Gunung Madu Plantations; Veronika Lindawati selaku kuasa wajib pajak PT Bank Pan Indonesia atau Bank Panin; dan Agus Susetyo selaku konsultan pajak terkait pemeriksaan pajak PT Jhonlin Baratama. Namun, keempat tersangka saat ini masih dalam proses penyidikan.

Angin bersama-sama dengan Dadan Ramdani diduga memeriksa pajak terhadap tiga wajib pajak, yaitu PT Gunung Madu Plantations untuk tahun pajak 2016, PT Bank Pan Indonesia Tbk atau Bank Panin untuk tahun pajak 2016, dan PT Jhonlin Baratama untuk tahun pajak 2016 dan 2017. Dalam menjalankan tugasnya itu, Angin dan Dadan diduga menyetujui, memerintahkan, dan mengakomodir jumlah kewajiban pembayaran pajak yang disesuaikan dengan keinginan dari wajib pajak atau pihak yang mewakili wajib pajak. Tak hanya itu, pemeriksaan perpajakan yang dilakukan keduanya juga tidak berdasarkan ketentuan perpajakan yang berlaku.

Terkait hasil pemeriksaan pajak untuk tiga wajib pajak itu, Angin Prayitno Aji dan Dadan diduga menerima suap dari Ryan Ahmad Ronas dan Aulia Imran Maghribi sebagai perwakilan PT Gunung Madu Plantations sebesar Rp 15 miliar pada periode Januari hingga Februari 2018. Angin dan Dadan juga diduga menerima suap sebesar 500.000 dolar Singapura yang diserahkan Veronika Lindawati selaku perwakilan PT Bank Panin Indonesia Tbk dari total komitmen sebesar Rp 25 miliar. Kemudian pada kurun waktu bulan Juli-September 2019, kedua penyelenggara negara itu diduga menerima suap sebesar total 3 juta dolar Singapura dari Agus Susetyo sebagai perwakilan PT Jhonlin Baratama.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Yudo Tegaskan Penentuan Calon Kasal Hak Prerogatif Presiden Jokowi

Laksamana TNI Yudo Margono menegaskan penentuan calon Kasal untuk menggantikannya merupakan hak prerogatif Presiden Joko Widodo.

NEWS | 5 Desember 2022

Sidang Dilanjutkan, Nikita Mirzani Ingin Bertemu Langsung Dito Mahendra

Nikita Mirzani menyikapi dengan santai setelah keberatannya (eksepsi) ditolak hakim dalam putusan sela, dan menyatakan ingin bertemu langsung dengan Dito Mahendra.

NEWS | 5 Desember 2022

Marullah Matali Jadi Deputi Gubernur DKI, Berikut Tugasnya

Marullah Matali diangkat sebagai Deputi Gubernur Bidang Budaya dan Pariwisata DKI Jakarta.

NEWS | 5 Desember 2022

Hakim Tolak Keberatan Nikita Mirzani, Sidang Bakal Dilanjutkan

Sidang kasus dugaan pencemaran nama baik terhadap Dito Mahendra dengan terdakwa Nikita Mirzani bakal dilanjutkan.

NEWS | 5 Desember 2022

Ricky Rizal Sempat Kepo Saat Brigadir J dan Putri Bertemu di Kamar

Ricky Rizal sempat membeberkan rasa ingin tahu yang dia alami saat Putri Candrawathi bertemu dengan Brigadir J di rumah Magelang.

NEWS | 5 Desember 2022

Cari Anggota Geng, El Salvador Turunkan 10.000 personel Keamanan Tutup Kota

El Salvador menurunkan 10.000 personel tentara dan polisi untuk menutup sebuah kota, untuk mencari anggota geng jalanan.

NEWS | 5 Desember 2022

Hakim Sebut Alasan Ricky Rizal Amankan Senjata Brigadir J Tak Masuk Akal

Hakim PN Jaksel menilai alasan Ricky Rizal atau Bripka RR mengamankan senjata Brigadir J merupakan alasan yang tidak masuk akal. 

NEWS | 5 Desember 2022

Copot Sekda DKI, Heru: Jangan Salah Paham

Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono meminta semua pihak tidak salah paham terkait pencopotan Sekda DKI Jakarta, Marullah Matali.

NEWS | 5 Desember 2022

Cak Imin: Indonesia Perlu Buat Aliansi Berbasis Komoditas

Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyatakan Indonesia perlu bangun koalisi berbasis komoditas merespons kekalahan di WTO terkait pelarangan ekspor nikel.

NEWS | 5 Desember 2022

Anggota TNI Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di Jalan Dewi Sartika Jaktim

Seorang anggota TNI tewas dalam kecelakaan beruntun di Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur (Jaktim), Senin (5/12/2022) siang.

NEWS | 5 Desember 2022


TAG POPULER

# Erupsi Semeru


# Rizky Febian


# Bahlil Lahadalia


# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Yudo Tegaskan Penentuan Calon Kasal Hak Prerogatif Presiden Jokowi

Yudo Tegaskan Penentuan Calon Kasal Hak Prerogatif Presiden Jokowi

NEWS | 6 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE