Logo BeritaSatu

Wagub Riza Yakin Anies dan Prasetio Tidak Terlibat Kasus Korupsi Tanah di Munjul

Senin, 20 September 2021 | 21:29 WIB
Oleh : Yustinus Paat / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria meyakini Gubernur DKI Anies Baswedan dan Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi tidak terlibat dalam kasus dugaan korupsi tanah di Munjul. Hal ini disampaikan Riza menanggapi langkah KPK yang memanggil Anies dan Prasetio untuk diperiksa sebagai saksi kasus tesebut Selasa (21/9/2021) besok.

“Kami yakini bahwa Pak Pras (Prasetio Edi Marsudi), Pak Anies, Pak Taufik (Wakil Ketua DPRD M Taufik) tidak terlibat dalam kasus tanah. Itu yang kami yakini,” kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (20/9/2021).

Advertisement

Karena itu, kata Riza, Anies dan Prasetio serta jajaran eksekutif dan legislatif akan memberikan klarifikasi sesuai dengan fakta dan data jika dimintai keterangan oleh KPK terkait kasus korupsi tersebut. Pihaknya akan mengikuti proses hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kita warga negara yang patuh dan taat pada hukum, memberikan klarifikasi berdasarkan data yang ada,” kata Riza.

Diketahui, tim penyidik KPK menjadwalkan memeriksa Anies Baswedan dan Prasetio Edi Marsudi, Selasa (21/9/2021) besok. Keduanya bakal diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul, Pondok Ranggon, Jakarta Timur yang telah menjerat mantan Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pembangunan Sarana Jaya, Yoory Corneles Pinontoan dan empat tersangka lainnya.

"Informasi yang kami terima, benar Tim Penyidik mengagendakan pemanggilan saksi untuk tersangka YRC (Yoory Corneles Pinontoan) dan kawan-kawan, di antaranya yaitu Anies Baswedan (Gubernur DKI Jakarta) dan Prasetio Edi Marsudi (Ketua DPRD DKI Jakarta) untuk hadir pada Selasa (21/9/2021) bertempat di Gedung KPK Merah Putih," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Senin (20/9/2021).

Belum diketahui secara pasti materi yang bakal didalami penyidik saat memeriksa Anies dan Prasetio. Ali mengatakan, pemanggilan dan pemeriksaan seseorang sebagai saksi atas dasar kebutuhan penyidikan, sehingga dari keterangan para saksi perbuatan para tersangka tersebut menjadi lebih jelas dan terang.

"Saat ini, tim penyidik terus melengkapi berkas perkara tersangka YRC dan kawan-kawan dengan masih mengagendakan pemanggilan dan pemeriksaan sejumlah saksi," katanya.

KPK mengimbau Anies dan Prasetio maupun saksi lainnya untuk kooperatif dengan hadir memenuhi panggilan pemeriksaan tim penyidik.

"KPK berharap kepada para saksi yang telah dipanggil patut oleh tim penyidik untuk dapat hadir sesuai dengan waktu yang disebutkan dalam surat panggilan dimaksud," katanya.

Dalam kasus dugaan korupsi tanah di Munjul, KPK telah menetapkan lima pihak sebagai tersangka, yaitu mantan Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Pembangunan Sarana Jaya Yoory Corneles; Wakil Direktur PT Adonara Propertindo Anja Runtuwene; Direktur PT Adonara Propertindo Tommy Adrian; dan Direktur PT Aldira Berkah Abadi Makmur (ABAM) Rudy Hartono Iskandar; serta PT Adonara Propertindo sebagai tersangka korporasi.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pengurus Soksi Siap Menangkan Partai Golkar di Pemilu 2024

Ketua Umum Soksi Ali Wongso Sinaga menegaskan komitmen Soksi untuk memenangkan Partai Golkar di Pemilu 2024 mendatang.

NEWS | 27 Januari 2023

Tuntut Agus Nurpatria 3 Tahun Penjara, Jaksa: Coreng Institusi Polri

JPU menuntut Agus Nurpatria dijatuhi hukuman tiga tahun penjara karena merintangi penyidikan pembunuhan Brigadir J.

NEWS | 27 Januari 2023

Dituntut 2 Tahun Penjara, Ini Hal yang Memberatkan Chuck Putranto

JPU menuntut Chuck Putranto dipenjara dua tahun karena terlibat dalam perintangan penyidikan tewasnya Brigadir J.

NEWS | 27 Januari 2023

Kasus Brigadir J, Agus Nurpatria Dituntut 3 Tahun Penjara

JPU hukuman 3 tahun pidana penjara terhadap Agus Nurpatria kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

NEWS | 27 Januari 2023

Pipa Gas Negara di Tangerang Meledak, 4 Rumah Warga Rusak

Empat rumah rusak akibat pipa Gas Negara (PGN) di Perumahan Wisma Harapan, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang meledak.

NEWS | 27 Januari 2023

Rumah Kos di Otista Hangus Terbakar

Satu unit rumah berlantai dua yang dijadikan tempat indekos di Jalan Otista Raya 78 terbakar pada Jumat (27/1/2023).

NEWS | 27 Januari 2023

Zona Nyaman Bikin AHLAK PNS Rendah, Menpan RB: Kultur Ini Harus Diubah!

Menteri PAN RB Abdullah Azwar Anas menyinggung perilaku ASN yang berada di zona nyaman dan tidak mau berubah.

NEWS | 27 Januari 2023

Kebakaran Toko Agen Gas Elpiji di Duren Sawit, Kerugian Rp 1 Miliar

Gatot menjelaskan, sempat terjadi suara ledakan, saat toko agen gas elpiji dan briket batu bara itu terbakar pada Jumat pagi sekitar pukul 07.24 WIB.

NEWS | 27 Januari 2023

Surya Paloh Mendadak Dipanggil Jokowi pada Kamis Sore, Ada Apa

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dikabarkan dipanggil Presiden Joko Widodo ke Istana Negara pada Kamis (26/1/2023) sore.

NEWS | 27 Januari 2023

Dituntut 1 Tahun Penjara, Arif Rachman Arifin Menyesali Perbuatannya

Jaksa penuntut umum (JPU) menuntut agar majelis hakim PN Jaksel menjatuhkan hukuman 1 tahun pidana penjara terhadap Arif Rachman Arifin

NEWS | 27 Januari 2023


TAG POPULER

# Pleidoi Ferdy Sambo


# Serial Killer


# RUU Kesehatan


# Insiden Lion Air


# Biaya Haji 2023


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Pengurus Soksi Siap Menangkan Partai Golkar di Pemilu 2024

Pengurus Soksi Siap Menangkan Partai Golkar di Pemilu 2024

NEWS | 2 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE