Logo BeritaSatu

Siti Nurbaya: Masyarakat Berkesadaran Hukum Bagian Solusi Permanen Kendalikan Karhutla

Senin, 20 September 2021 | 22:20 WIB
Oleh : Jeis Montesori / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya mengatakan untuk memaksimalkan peran sumber daya manusia (SDM) dalam mendampingi masyarakat dalam upaya pengendalian karhutla secara utuh, diperlukan peningkatan kapasitas SDM pendamping dalam pemahaman menyangkut aspek kesadaran hukum masyarakat serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Dengan pemahaman yang komprehensif diharapkan dapat terbentuk masyarakat berkesadaran hukum yang menjadi salah satu bagian solusi permanen kebakaran hutan dan lahan di tingkat tapak berbasis desa dengan peningkatan peran serta masyarakat,” kata Siti Nurbaya ketika membuka Pelatihan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Bagi Masyarakat Peduli Api Berkesadaran Hukum (MPA Pralegal) Tahun 2021 secara daring, Senin (20/9/2021).

Pelatihan ini merupakan kelanjutan dari upaya meningkatkan kapasitas serta peran sumber daya manusia dalam mendampingi masyarakat pada upaya pengendalian karhutla secara utuh dan komprehensif. Di samping itu, pelatihan ini merupakan program berkesinambungan yang telah dilaksanakan sejak tahun 2020, kerja sama Kementerian LHK dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) dalam rangka meningkatkan kapasitas MPA Paralegal. Pada Agustus 2020 telah dilaksanakan pelatihan di 6 provinsi pada 12 desa dengan jumlah peserta 249 orang.

Pada tahun 2021 ini, pelatihan akan dilaksanakan di 28 desa, dengan metode pelatihan disesuaikan dengan kondisi keterjangkauan jaringan internet setempat. Sebanyak 12 desa akan dilakukan pelatihan secara blended learning pada Learning Management System (LMS) KLHK, dan pada 16 desa yang tidak/belum terjangkau jaringan internet, pelatihan akan dilakukan secara classical on site.

Pelatihan akan dilaksanakan mulai tanggal 20-24 September 2020. Selama 5 hari peserta pelatihan akan mendapatkan ilmu pengetahuan dan pengalaman dari para narasumber, dengan didampingi widyaiswara dan pejabat teknis sebagai tutor selama pelatihan ini. Materi yang akan diberikan dalam pelatihan ini sangat penting untuk bekal bagi peserta sebagai personel Masyarakat Peduli Api berkesadaran hukum dalam kegiatan pengendalian kebakaran hutan dan lahan.

“Berbagai kebijakan, program dan kegiatan di tingkat tapak memberikan pembelajaran dan pengalaman untuk berani dan konsisten melakukan corrective action pengendalian kebakaran hutan dan lahan,” imbuh Menteri Siti.

Siti pun menjelaskan sejak tahun 2020 sudah mulai disempurnakan langkah-langkah penanganan karhutla menuju solusi permanen dengan jalur penanganan dalam kontrol Satuan Tugas Karhutla di tiap tingkat, atau strata pemerintahan, dari nasional hingga ke tingkat tapak.

Jalur utama pengendalian karhutla tersebut meliputi upaya pencegahan dan penanggulangan, yaitu pertama dengan pemantauan cuaca, hotspots, firespots dalam sistem yang berkesinambungan dengan model operasi lapangan. Termasuk dalam pola ini ialah penerapan teknik modifikasi cuaca.

Kedua, dengan patroli dan operasi sebagai respons dan pembinaan lapangan serta kemasyarakatan, termasuk di alamnya berkaitan dengan membangun partisipasi dan kesadaran hukum masyarakat dalam keseharian serta upaya pengembangan kesejahteraan atau livelihood.

Ketiga,dengan pengelolaan lanskap, tapak, khususnya gambut, serta tapak melalui pembangunan infrastruktur, model usaha tani serta konservasi wilayah dan pengawasan, penegakan hukum.

Membawa RI ke Arena Global dengan Agenda FOLU Net Sink 2030

Menteri Siti juga mengungkapkan jika pascakebakaran hutan dan lahan tahun 2015, Pemerintah RI mengubah paradigma kebijakan, program dan strategi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan dengan mengutamakan pencegahan.
Pendekatan teknis yang disertai peningkatan sosial ekonomi telah berdampak nyata terhadap penurunan titik panas (hot spot) yang kita rasakan selama tahun 2016, 2017, 2018 hingga 2020. Termasuk penurunan luas areal kebakaran hutan dan lahan. Hal ini terbukti dari hasil monitoring dan evaluasi kejadian kebakaran lahan dan hutan menunjukkan penurunan baik jumlah maupun intensitasnya.

“Berdasarkan data luas areal terbakar akibat kebakaran hutan dan lahan telah menurun tajam di tahun 2020, yaitu 82%. Kemudian emisi karbon karhutla pada tahun 2019 itu, jumlahnya 456 juta ton CO2, dan pada tahun 2020, turun menjadi 31 juta ton CO2, atau turun sebesar 93%, tahun 2021. Harusnya lebih kecil lagi karena menurut badan meteorologi dunia juga NASA tahun 2020 itu lebih panas dari tahun 2021,” ungkapnya.

Keberhasilan dalam menanggulangi karhutla mengantarkan Indonesia ke arena global dengan agenda Forestry and Land Use (FOLU) Net Sink 2030, artinya Indonesia harus semakin baik, dan pada tahun 2030 akan menjadi puncak bahwa Indonesia telah memberikan kontribusi terbaik kepada masyarakat global dalam upaya penanggulangan karhutla untuk mengendalikan perubahan iklim. Keberhasilan ini akan dibawa oleh Bapak Presiden pada COP-26 di Glasgow Inggris Oktober 2021.

”Terima kasih kepada semua pihak yaitu Pimpinan dan Jajaran TNI, Polri, BNPB, dan seluruh instansi pusat/nasional, serta para gubernur dan bupati/wali kota yang sudah mengantarkan Indonesia pada taraf dunia global dengan citra yang baik melalui agenda FOLU Net Sink 2030 yang bobot terbesarnya ada pada pengendalian karhutla dan deforestasi Indonesia,” tutur Menteri Siti.

Menteri Siti berharap berbagai keberhasilan Indonesia tersebut bisa menjadi model berbagai replikasi di tingkat yang lebih luas, baik regional, nasional, bahkan internasional. Peran dan kontribusi para pihak baik pemerintah, masyarakat dan stakeholders lainnya merupakan potensi yang harus dibangun menjadi sebuah sistem yang benar-benar operasional dalam pengendalian karhutla secara efektif, optimal dan permanen.

"Strategi efektif, dibarengi sinergitas dan kolaborasi para pihak menjadi kunci keberhasilan pengendalian karhutla," ujar Siti Nurbaya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Naik 5,6 Persen, UMP DKI Jakarta Jadi Rp 4,9 Juta

UMP DKI Jakarta tahun 2023 naik sebesar 5,6 persen. Kenaikan itu menjadi Rp 4.900.798 dari yang sebelumnya sebesar Rp 4.641.854.

NEWS | 28 November 2022

Anak Tega Bunuh Ayah Kandung di Indramayu

Seorang anak tega bunuh ayah kandungnya sendiri di Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu.

NEWS | 28 November 2022

Ini Pertimbangan Organisasi Profesi Tolak RUU Kesehatan Omnibus Law

Sejumlah organisasi profesi mempunyai beragam alasan untuk menolak penyusunan RUU Kesehatan Omnibus Law oleh Badan Legislasi DPR.

NEWS | 28 November 2022

Prabowo Subianto Pastikan Jokowi Pilih Calon Panglima TNI secara Profesional

Prabowo Subianto memastikan calon Penglima TNI pengganti Jenderal TNI Andika Perkasa telah dipilih oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara profesional.

NEWS | 28 November 2022

Diresmikan Jokowi Besok, BIN Persiapkan AMN Secara Optimal

Peresmian Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) akan dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada besok Selasa, 29 November 2022.

NEWS | 28 November 2022

Fraksi PDIP: Draf RUU Kesehatan yang Beredar Bukan dari DPR

Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DPR menerima para perwakilan organisasi kesehatan yang berdemontrasi di depan gedung DPR untuk menolak RUU Kesehatan.

NEWS | 28 November 2022

Agus Nurpatria Minta Peti Jenazah Terbaik Buat Brigadir J

Arif Rachman Arifin mengungkap soal permintaan Agus Nurpatria kepadanya. Agus meminta kepasa Arif agar dicarikan peti jenazah terbaik untuk Brigadir J.

NEWS | 28 November 2022

Saksi Ini Ungkap Momen Ferdy Sambo Menangis Lihat Foto Keluarga

Saksi Arif Rachman Arifin mengungkap momen saat Ferdy Sambo menangis ketika melihat foto keluarganya.

NEWS | 28 November 2022

Nelayan Dilibatkan dalam Pencarian 3 Kru Helikopter Polri yang Jatuh

Nelayan dilibatkan dalam pencarian 3 kru helikopter Polri yang jatuh di perairan Kabupaten Belitung Timur, Bangka Belitung, Minggu (28/11/2022).

NEWS | 28 November 2022

Kasal Sematkan Brevet Hiu Kencana kepada Ketua DPR

Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono menyematkan Brevet Hiu Kencana kepada Ketua DPR Puan Maharani di KRI Alugoro-405 saat berlayar ke Teluk Jakarta.

NEWS | 28 November 2022


TAG POPULER

# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Vaksinasi Booster


# Pushbike


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Naik 5,6 Persen, UMP DKI Jakarta Jadi Rp 4,9 Juta

Naik 5,6 Persen, UMP DKI Jakarta Jadi Rp 4,9 Juta

NEWS | 49 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE