Logo BeritaSatu

Survei: Hampir 80% Warga Palestina Ingin Presiden Abbas Mundur

Rabu, 22 September 2021 | 22:46 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Ramallah, Beritasatu.com- Satu jajak pendapat baru menemukan bahwa hampir 80% warga Palestina ingin Presiden Mahmoud Abbas mengundurkan diri. Seperti dilaporkan AP, Rabu (22/9/2021), temuan itu mencerminkan kemarahan yang meluas atas kematian seorang aktivis Palestina dalam tahanan pasukan keamanan dan tindakan keras terhadap protes selama musim panas.

Survei yang dirilis Selasa (21/9) menemukan dukungan untuk saingan Hamas, yakni Abbas tetap tinggi beberapa bulan setelah perang Gaza 11 hari pada bulan Mei. Saat itu, kelompok milisi Islam secara luas dilihat oleh orang-orang Palestina telah mencetak kemenangan melawan Israel yang jauh lebih kuat sementara Abbas yang didukung Barat dikesampingkan.

Advertisement

Jajak pendapat terbaru oleh Pusat Penelitian Kebijakan dan Survei Palestina menemukan bahwa 45% orang Palestina percaya bahwa Hamas harus memimpin dan mewakili mereka. Sementara hanya 19% yang mengatakan bahwa Fatah yang merupakan faksi sekuler Abbas pantas mendapatkan peran itu. Temuan menunjukkan hanya sedikit perubahan yang mendukung Fatah dari kekuasaan tiga bulan terakhir.

“Ini adalah jajak pendapat terburuk yang pernah kami lihat untuk presiden. Dia tidak pernah berada dalam posisi seburuk hari ini,” kata Khalil Shikaki, kepala pusat tersebut, yang telah mensurvei opini publik Palestina selama lebih dari dua dekade.

Terlepas dari popularitas yang menurun dan penolakan Abbas untuk mengadakan pemilihan, masyarakat internasional masih memandang Abbas yang berusia 85 tahun sebagai pemimpin perjuangan Palestina dan mitra penting dalam proses perdamaian dengan Israel, yang terhenti lebih dari satu dekade lalu.

Otoritas Palestina (PA) Abbas mengelola bagian-bagian Tepi Barat yang diduduki di bawah perjanjian sementara yang ditandatangani dengan Israel pada puncak proses perdamaian pada 1990-an. Hamas mengusir pasukan Abbas dari Gaza ketika merebut kekuasaan di sana pada 2007, setahun setelah memenangkan pemilihan parlemen.

Kesengsaraan terbaru Abbas dimulai pada bulan April, ketika dia membatalkan pemilihan Palestina pertama dalam 15 tahun karena Fatah tampaknya menuju kekalahan memalukan lainnya. Popularitas Hamas melonjak pada bulan berikutnya di tengah protes di Yerusalem dan perang Gaza, karena banyak warga Palestina menuduh PA tidak melakukan apa pun untuk membantu perjuangan mereka melawan pendudukan Israel.

Kematian Nizar Banat, seorang pengkritik keras PA yang meninggal setelah dipukuli oleh pasukan keamanan Palestina selama penangkapan larut malam pada bulan Juni. Kejadian itu memicu protes di Tepi Barat yang diduduki yang menyerukan agar Abbas mengundurkan diri.

Ditemukan bahwa 63% warga Palestina berpikir Banat dibunuh atas perintah para pemimpin politik atau keamanan PA, dengan hanya 22 % percaya itu adalah kesalahan.

Baru-baru ini, PA mengumumkan bahwa 14 pejabat keamanan yang ambil bagian dalam penangkapan itu akan diadili. Enam puluh sembilan persen dari mereka yang disurvei merasa itu adalah respons yang tidak memadai.

Jajak pendapat tersebut menemukan sekitar 63% warga Palestina mendukung demonstrasi yang pecah setelah kematian Banat. Sementara 74% percaya penangkapan demonstran oleh PA adalah pelanggaran kebebasan dan hak-hak sipil.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

UTBK SBMPTN 2023 Jadi SNBT 2023, Ini Jadwal dan Cara Daftarnya

Berikut jadwal dan cara daftar SNMPTN 2023 yang berubah menjadi SNBP 2023. Perubahan SBMPTN 2023 menjadi SNBP 2023 telah diputuskan oleh Kemendikbudristek.

NEWS | 27 Januari 2023

Tukang Becak Bobol Rekening, BCA Tegaskan Sudah Lakukan Verifikasi Transaksi

Menanggapi kasus tukang becak membobol rekening nasabah bank BCA senilai Rp 320 juta, pihak BCA menegaskan telah melakukan verifikasi transaksi 

NEWS | 27 Januari 2023

Alasan Dituntut Ringan 2 Tahun, Chuck Putranto Sopan dalam Memberikan Kesaksian

JPU menuntut dua tahun pidana penjara terhadap Chuck Putranto terdakwa perintangan penyidikan tewasnya Brigadir J.

NEWS | 27 Januari 2023

Mahasiswa UI Hasya Tewas Ditabrak Malah Tersangka, Polda Metro: Kelalaian Korban Sendiri

Polda Metro Jaya menjelaskan alasan ditetapkannya tersangka mahasiswa UI M Hasya Athalah yang tewas diduga ditabrak oleh pensiunan polisi.

NEWS | 27 Januari 2023

Agar Tidak Dibobol Tukang Becak, Lakukan Ini untuk Jaga Keamanan Rekening Bank

OJK mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dalam menjaga kerahasiaan data pribadi demi keamanan rekening bank.

NEWS | 27 Januari 2023

Pengurus Soksi Siap Menangkan Partai Golkar di Pemilu 2024

Ketua Umum Soksi Ali Wongso Sinaga menegaskan komitmen Soksi untuk memenangkan Partai Golkar di Pemilu 2024 mendatang.

NEWS | 27 Januari 2023

Tuntut Agus Nurpatria 3 Tahun Penjara, Jaksa: Coreng Institusi Polri

JPU menuntut Agus Nurpatria dijatuhi hukuman tiga tahun penjara karena merintangi penyidikan pembunuhan Brigadir J.

NEWS | 27 Januari 2023

Dituntut 2 Tahun Penjara, Ini Hal yang Memberatkan Chuck Putranto

JPU menuntut Chuck Putranto dipenjara dua tahun karena terlibat dalam perintangan penyidikan tewasnya Brigadir J.

NEWS | 27 Januari 2023

Kasus Brigadir J, Agus Nurpatria Dituntut 3 Tahun Penjara

JPU hukuman 3 tahun pidana penjara terhadap Agus Nurpatria kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

NEWS | 27 Januari 2023

Pipa Gas Negara di Tangerang Meledak, 4 Rumah Warga Rusak

Empat rumah rusak akibat pipa Gas Negara (PGN) di Perumahan Wisma Harapan, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang meledak.

NEWS | 27 Januari 2023


TAG POPULER

# Pleidoi Ferdy Sambo


# Serial Killer


# RUU Kesehatan


# Insiden Lion Air


# Biaya Haji 2023


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
UTBK SBMPTN 2023 Jadi SNBT 2023, Ini Jadwal dan Cara Daftarnya

UTBK SBMPTN 2023 Jadi SNBT 2023, Ini Jadwal dan Cara Daftarnya

NEWS | 3 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE