Logo BeritaSatu

Juliari Batubara Resmi Menghuni Lapas Kelas I Tangerang

Jumat, 24 September 2021 | 20:02 WIB
Oleh : Chairul Fikri / RSAT

Tangerang, Beritasatu.com - Mantan Menteri Sosial, Juliari Batubara akhirnya resmi dijebloskan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang usai divonis hukuman 12 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan pada 23 Agustus 2021 oleh Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta Pusat dalam kasus korupsi dana bantuan sosial.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kabag Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham, Rika Aprianti saat dihubungi Beritasatu.com, Jumat (24/9/2021).

Advertisement

"Iya betul, beliau (Juliari Batubara, red) sudah berada di Lapas Kelas I Tangerang untuk menjalani masa hukuman terkait dana Bansos Kemensos sejak Rabu, 22 September 2021," ungkap Rika.

Senada dengan Rika, Plh Kepala Lapas Kelas I Tangerang, Nirhono Jatmokoadi juga menyatakan bahwa mantan Menteri Sosial itu kita sudah menjadi warga binaan di Lapas Kelas I Tangerang sejak Rabu kemarin lantaran putusan Pengadilan Tipikor telah inkrah dan menyatakan Juliari akan menjalani masa tahanan di Lapas yang dipimpinnya.

"Yang bersangutan sudah ada di Lapas Kelas I Tangerang dan jadi warga binaan di Lapas Kelas I Tangerang. Dan sesuai prosedur warga binaan yang baru, beliau saat ini sedang menjalani isolasi terkait Covid-19 dan tengah menjalani Mapenaling (masa pengenalan lingkungan)," lanjutnya.

Nirhono menyatakan Juliari tidak akan mendapatkan perlakuan berbeda ketimbang warga binaan lainnya meski yang bersangkutan merupakan mantan menteri di Kabinet Presiden Joko Widodo.

"Sama seperti yang lain dan tidak ada perlakuan yang berbeda dan sesuai dengan prosedur warga binaan lainnya," tandasnya.

Juliari Batubara sendiri divonis 12 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan pada 23 Agustus 2021 oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta pusat terkait kasus korupsi dana bansos yang menjeratnya saat menjadi Menteri Sosial.

Selain itu, Juliari juga dihukum membayar uang pengganti Rp 14,5 miliar. Bila uang pengganti tidak dibayar dalam satu bulan, maka harta benda milik mantan politikus PDIP itu akan disita. Bila nilai barang sitaan tidak mencukupi, maka diganti dengan penjara 2 tahun.

Putusan Hakim ini lebih berat dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK yang meminta agar Juliari Batubara divonis 11 tahun penjara ditambah denda Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan, dan Juliari sendiri tidak melakukan banding terkait putusan tersebut.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Tepis Pembatasan, Panitia Satu Abad NU: Semua Boleh Datang ke Sidoarjo

Wasekjen PBNU Rahmat Hidayat Pulungan menegaskan, acara puncak resepsi Satu Abad NU dipastikan terbuka untuk semua golongan masyarakat.

NEWS | 3 Februari 2023

Pertama di Indonesia, Bendungan Tamblang Gunakan Teknologi Inti Aspal

Presiden Jokowi meresmikan proyek Bendungan Tamblang yang dikerjakan oleh PTPP di Kabupaten Buleleng, Bali, dengan anggaran dari APBN senilai Rp 820 miliar.

NEWS | 3 Februari 2023

Duloh Mengaku Bersetubuh dengan Noneng Mertua Wowon Sebelum Membunuhnya

Solihin alias Duloh mengaku bahwa dirinya bersetubuh terlebih dahulu dengan Noneng Suryati, mertua Wowon sebelum akhirnya dibunuh.

NEWS | 3 Februari 2023

Menko Airlangga Apresiasi Progres Konstruksi Smelter Manyar

Menko Airlangga optimis konstruksi smelter Manyar milik PT Freeport Indonesia rampung tepat waktu pada Desember 2023.

NEWS | 3 Februari 2023

Toko Material di Pondok Labu Ludes Terbakar

Sebuah toko penjual material bangunan di Jalan Wijaya Kusuma, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, ludes terbakar, Jumat (3/2/2023) pagi.

NEWS | 3 Februari 2023

Lukas Enembe Tagih Janji Firli, KPK: Suratnya Masih di Bagian Persuratan

Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan surat Lukas Enembe kepada Ketua KPK Firli Bahuri masih di bagian persuratan lembaga antikorupsi.

NEWS | 3 Februari 2023

Soal Kasus Formula E, KPK Klaim Tak Ragu Jerat Siapa pun

KPK mengeklaim tidak ragu menjerat pihak yang terlibat dalam dugaan korupsi Formula E.

NEWS | 3 Februari 2023

Bukan karena Formula E, Ini Alasan Direktur Penuntutan KPK Kembali ke Kejagung

KPK membantah Direktur Penuntutan Fitroh Rohcahyanto kembali ke Kejagung karena kasus dugaan korupsi Formula E

NEWS | 3 Februari 2023

IPK Indonesia Merosot 4 Poin, KPK Tak Ingin Disalahkan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak ingin disalahkan atas merosotnya corruption perception index (CPI) atau indeks persepsi korupsi (IPK) Indonesia.

NEWS | 3 Februari 2023

Banjir Bandang Terjang Dua Kecamatan di Kabupaten Dompu

Banjir bandang menerjang Dompu, NTB akibat dua sungai meluap sehingga menggenangi pemukiman warga.

NEWS | 3 Februari 2023


TAG POPULER

# Transmart


# Mutasi Perwira


# Ganjar


# Kawasan Halal di Jakarta


# Eliezer


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Persipura dan Pelatih Ricky Nelson Sepakat Berpisah

Persipura dan Pelatih Ricky Nelson Sepakat Berpisah

BOLA | 7 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE