Logo BeritaSatu

Kebakaran Lapas Tangerang, Polisi Belum Temukan Unsur Kesengajaan

Rabu, 29 September 2021 | 17:55 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, belum menemukan adanya unsur kesengajaan dalam peristiwa kebakaran Lapas Tangerang yang menewaskan 49 warga binaan beberapa waktu lalu.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Tubagus Ade Hidayat mengatakan, setidaknya ada dua pasal yang mengatur terkait peristiwa kebakaran yaitu, Pasal 187 KUHP dan 188 KUHP. Pasal 187 KUHP menyangkut kesengajaan dan Pasal 188 KUHP tentang kelalaian dengan akibat yang timbulkannya adalah kebakaran.

Menyoal apakah ada unsur kesengajaan dalam kasus kebekaran ini, Tubagus mengungkapkan, belum menemukannya dalam penyelidikan dan penyidikan.

"Apakah ini ada unsur kesengajaan, sampai sejauh ini penyidik belum menemukan unsur kesengajaan. Oleh karena itu, maka dalam gelar perkara para penyidik dan juga yang terkait, peserta gelar, sepakat bahwa tidak ada unsur kesengajaan, tetapi adalah karena ada kelalaian," ujar Tubagus, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (29/9/2021).

Tubagus menuturkan, kelalaiannya adalah pemasangan instalasi atau aliran listrik yang tidak sesuai dengan ketentuan, alat yang tidak tepat, dan dipasang oleh orang yang bukan profesional.

"Kapan kejadian listrik terbakar? Diperkirakan mulai kejadian terjadinya korsleting listrik pada pukul 00.00 WIB sampai dengan 01.00 WIB, dan diketahui, pernah kita paparkan itu terjadi kurang lebih mendekati pukul 02.00 WIB," ungkapnya.

Tubagus menyampaikan, peristiwa kebakaran Lapas Klas I Tangerang yang terjadi pada 8 September lalu, memang sangat terkait dengan usia bangunan atau secara fisik kondisi lapas. Selain itu juga masalah kapasitas.

"Semakin banyak kapasitas melebihi, maka akan timbul semakin besar kebutuhan listrik bagi orang di dalamnya. Ini tidak bisa dipungkiri. Kebutuhan akan listrik, kebutuhan akan alat yang ada, listrik semakin banyak, maka semakin besar. Begitu dia semakin besar, maka timbul aliran-aliran listrik yang dipasang seadanya, yang dipasang tidak sesuai. Kabel yang seharusnya ukuran 4 (milimeter) atau 4,5 itu disambungkan dengan kapasitas kabel yang berbeda dengan ukuran kabel 2,5. Akhirnya arus yang mengalir tidak sesuai kapasitas ini," katanya.

Menurut Tubagus, arus listrik itu dihitung berdasarkan voltase dibagi dengan hambatan. Ketika hambatan tidak sesuai, katanya, akan menimbulkan terjadinya arus pendek yang mengakibatkan panas dan juga percikan api.

Ketika terjadi arus pendek itu, pemasangan instalasinya tidak melalui MCB (miniatur circuit breaker) akhirnya itu tidak turun, arus listrik terus mengalir, ketemu dengan bahan mudah terbakar, kecukupan oksigennya masuk, dan terjadi segitiga api itu menjadi sempurna," katanya.

Sebelumnya, si jago merah menghanguskan Blok Chandiri Nengga 2 (C2) Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Tangerang, sekitar pukul 01.45 WIB, Rabu (8/9/2021) dini hari. Korban meninggal dalam insiden kebakaran itu berjumlah 49 orang.

Seusai melakukan penyidikan, polisi kemudian menetapkan tiga orang petugas Lapas Tangerang sebagai tersangka kasus kebakaran karena diduga ada unsur kealpaan atau kelalaian dalam menjalankan standar operasional prosedur (SOP) yang diatur dalam Pasal 359 KUHP. Mereka berinisial RU, S dan Y.

Selanjutnya, penyidik kembali menetapkan tiga orang sebagai tersangka terkait Pasal 188 KUHP tentang kelalaian dengan akibat yang timbulkannya adalah kebakaran.

Tersangka pertama adalah warga binaan berinisial JMN yang diduga melakukan kelalaian memasang instalasi listrik sehingga menyebabkan kebakaran. Selanjutnya, tersangka PBB selaku pegawai lapas yang menyuruh JMN memasang instalasi listrik. Terakhir, tersangka RS sebagai bagian umum di Lapas Klas I Tangerang.

Dengan demikian, secara total sudah ada enam orang yang ditetapkan sebagai tersangka kasus kebakaran Lapas Klas I Tangerang.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ganjar Pranowo: Pembangunan IKN Amanat Undang-undang

Ganjar Prawono mengatakan bahwa pembangunan IKN sesuai undang-undang tentu akan tetap dilaksanakan karena menjadi amanah undang-undang.

NEWS | 10 Desember 2022

Ganjar: Kawasan Industri Kendal Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi

Ganjar Prawono menyebutkan Kawasan Industri Kendal saat ini menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.

NEWS | 10 Desember 2022

5.000 Petugas Gabungan Bersihkan Material Bangunan Akibat Gempa Cianjur

5.000 petugas gabungan diterjunkan untuk membantu membersihkan puing dan material rumah yang rusak akibat gempa Cianjur,

NEWS | 10 Desember 2022

Ganjar Sebut Pernikahan Kaesang Jadi Ajang Pertunjukan Budaya

Ganjar Pranowo mengatakan, momen pernikahan Kaesang dengan Erina bakal menjadi ajang pertunjukan budaya. 

NEWS | 10 Desember 2022

Forensik Patahkan Teori Keluarga Tewas di Kalideres Akibat Mogok Makan

Tim forensik mematahkan teori yang menyebut satu keluarga tewas di Kalideres akibat mogok makan.

NEWS | 10 Desember 2022

Soal Hubungan dengan Jokowi, Ini Pengakuan Ganjar Pranowo

Ganjar Pranowo mengaku menjalin hubungan baik dengan Presiden Joko Widodo sejak ia masih menjabat sebagai anggota DPR.

NEWS | 9 Desember 2022

Mengenal Taman Pracima yang Jadi Lokasi Resepsi Pernikahan Kaesang-Erina

Taman Pracima, Solo, menjadi lokasi resepsi pernikahan Kaesang-Erina pada Minggu 11 Desember 2022.

NEWS | 9 Desember 2022

Panitia Siapkan Layar untuk Saksikan Akad Nikah Kaesang-Erina

Layar itu untuk masyarakat yang ingin menyaksikan prosesi akad nikah Kaesang-Erina di Mal Plaza Ambarrukmo, Sleman.

NEWS | 9 Desember 2022

BNPT: Masyarakat Harus Cerdas Deteksi Dini Ancaman Terorisme

Masyarakat harus diberikan pemahaman ada oknum yang melakukan tindak kejahatan terorisme tapi dibalut dengan bahasa keagamaan.

NEWS | 9 Desember 2022

Cianjur Revisi Rencana Pembangunan Sesuai Analisis BMKG

Pemkab Cianjurmerevisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) sesuai hasil analisa BMKG terkait Patahan atau Sesar Cugenang.

NEWS | 10 Desember 2022


TAG POPULER

# Muhammad Fadli


# Pernikahan Kaesang


# Kuat Ma'ruf


# Bom Bandung


# Gempa Terkini


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Piala Dunia 2022: Argentina Ungguli Belanda pada Babak I

Piala Dunia 2022: Argentina Ungguli Belanda pada Babak I

SEMESTA BOLA 2022 | 4 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE