Logo BeritaSatu

Piala Sudirman: Ginting Akui Antonsen Lebih Baik

Rabu, 29 September 2021 | 18:33 WIB
Oleh : Jaja Suteja / JAS

Vaantaa, Beritasatu.com - Anthony Sinisuka Ginting belum berhasil menyumbangkan poin bagi Indonesia pada pertandingan terakhir penyisihan Grup C perebutan Piala Sudirman 2021 melawan Anders Antonsen. Ginting takluk 9-21, 15-21. Indonesia pun tertinggal 1-2 dari Denmark. Ginting pun mengakui performa Antonsen lebih baik.

Berbekal rekor pertemuan menang 4-0 atas Antonsen, ternyata tidak mudah bagi wakil Merah-Putih untuk menang lagi. Antonsen yang bertarung di Energia Areena, Vantaa, Finlandia, Rabu (29/9/2021), justru tampil berbeda dan jauh lebih siap.

"Kali ini dia bermain lebih aman, dari awal sampai akhir Antonsen jarang membuat kesalahan. Dia juga tidak gampang mati sendiri," tutur Ginting usai pertandingan.

Menurut Ginting, serangan-serangannya tidak bisa menembus pertahanan Antonsen. Sementara dengan kok yang cenderung berat, lawan yang saat ini berada di peringkat ketiga dunia, malah bisa lebih mengambil tempo permainan.

"Harus diakui, lawan memang kebih baik. Semua pemain, termasuk saya, tentu ingin menang. Tetapi kali ini Antonsen menang dan harus diakui dia lebih baik penampilannya dibanding saya," kata Ginting, peraih perunggu Olimpiade Tokyo.

"Tadi dari sisi permainan, Antonsen lebih baik. Saya sudah mencari berbagai cara untuk mendapatkan poin, tetapi tidak berhasil. Dia memang lebih baik," sebut Ginting lagi.

Karena gagal mempersembahkan poin bagi Indonesia, pemain peringkat kelima dunia ini pun meminta maaf. "Maaf saya tidak bisa menyumbangkan angka untuk tim Indonesia," ujar Ginting.

Menurut kepala pelatih Hendry Saputra Ho, kekalahan anak asuhannya karena penampilannya memang kurang maksimal. Performa Ginting tidak seperti yang diharapkan.

"Gampang mati sendiri. Dia juga belum bisa bermain lebih ulet dan sabar dalam pertandingan tadi. Ginting bisa saya katakan belum siap dalam segala pola permainan. Penampilannya kurang siap dan tuntas. Saat adu reli, dia malah mati sendiri," sebut Hendry.

"Kekalahan ini memang tidak enak. Tetapi ini malah bagus bagi Ginting untuk pertandingan-pertandingan selanjutnya. Saya yakin Ginting akan makin siap di pertandingan selanjutnya," tambah Hendry.

Indonesia akhirnya mampu memenangkan pertandingan melawan Denmark ini dengan skor tipis 3-2. Di partai pertama, ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo menundukkan Mads Pieler Kolding/Frederik Sogaard 21-19, 21-15. Marcus/Kevin menghentikan perlawanan ganda peringkat ke-242 dunia ini dalam waktu 36 menit.

Denmark menyamakan skor, setelah di partai kedua yakni tunggal putri, Mia Blichfeldt menundukkan Putri Kusuma Wardani 21-11, 16-21, dan 21-14. Pertandingan ini berlangsung 54 menit.

Denmark berbalik unggul 2-1 setelah di nomor tunggal putra Anders Antonsen mengalahkan wakil Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, 21-9, 21-15. Namun Indonesia mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2 setelah ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu mengalahkan Maiken Fruergaard/Sara Thygesen 21-17, 21-9 dalam waktu 40 menit.

Ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti menjadi penentu kemenangan Indonesia setelah menundukkan Mathias Thyrri/Amalie Magelund 21-8, 21-17 dalam waktu 33 menit. Kemenangan ini membawa Indonesia menjadi juara Grup C.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: PBSI

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kasus Suap di MA, KPK Tahan Hakim Agung Gazalba Saleh

KPK menahan Hakim Agung Gazalba Saleh yang menjadi tersangka kasus dugaan suap terkait penanganan perkara di Mahkamah Agung (MA). 

NEWS | 8 Desember 2022

Dilarang Dipakai di Pernikahan Kaesang, Batik Parang Simbol Strata Sosial

Batik motif parang dilarang dipakai di pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono di Pura Mangkunegaran. Ini penjelasan mengenai larangan tersebut.

NEWS | 8 Desember 2022

PBB Soroti UU KUHP yang Tak Sesuai Kebebasan Fundamental dan HAM

PBB menyoroti sejumlah bagian dari UU KUHP yang direvisi yang dinilai tidak sesuai dengan kebebasan fundamental dan hak asasi manusia (HAM).

NEWS | 8 Desember 2022

Kebakaran di Kemenkumham, Satu Pegawai Terluka

Satu pegawai Kemenkumham terluka akibat memecahkan kaca saat kebakaran melanda gudang lantai lima, Kamis pagi.

NEWS | 8 Desember 2022

Ibu Kota China Mulai Melonggarkan Kebijakan Keras Covid-19

Ibu Kota China Beijing pada Rabu (7/12/2022) mulai melonggarkan kebijakan keras Covid-19 mereka yang telah memukul sektor ekonomi dan memicu aksi protes.

NEWS | 8 Desember 2022

2 Korban Bom Bunuh Diri Bandung Masih Dirawat di Rumah Sakit

Dua korban bom bunuh diri di Mapolsek Astana Anyar, Kota Bandung atau bom Bandung dirawat di RS Immanuel dan RS Bhayangkara Sartika Asih. 

NEWS | 8 Desember 2022

Orang Tua Korban Gangguan Ginjal Lapor ke Bareskrim Polri

Keluarga korban kasus gangguan ginjal akut melapor ke Bareskrim Polri atas dugaan tindak pidana yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang. 

NEWS | 8 Desember 2022

Kuasa Hukum Sebut Ferdy Sambo Tak Ikut Tembak Brigadir J

Kuasa hukum Ferdy Sambo, Rasamala Aritonang menyebut kliennya tidak ikut menembak Brigadir J atau Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.

NEWS | 8 Desember 2022

Hapus Cara Tradisional, Aturan Baru Ini Bikin Usia Orang Korea Selatan Lebih Muda

Aturan baru menghapus metode penghitungan usia cara tradisional yang akan membuat usia orang Korea Selatan lebih muda.

NEWS | 8 Desember 2022

Pengurus Baru Aspikom Korwil Jabodetabek Periode 2022-2025 Resmi Dilantik

Acara pelantikan berlangsung di Aula Nurcholis Madjid, Universitas Paramadina, Jakarta Selatan pada Rabu, 7 Desember 2022. 

NEWS | 8 Desember 2022


TAG POPULER

# Bom Bandung


# UU KUHP


# Ferdy Sambo


# Piala Dunia 2022


# Gempa Sukabumi


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kasus Suap di MA, KPK Tahan Hakim Agung Gazalba Saleh

Kasus Suap di MA, KPK Tahan Hakim Agung Gazalba Saleh

NEWS | kurang dari 1 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE