Logo BeritaSatu

Kompolnas: Tahanan Harus Tetap Dijamin Keselamatannya

Senin, 4 Oktober 2021 | 18:43 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menegaskan, setiap tahanan harus tetap mendapatkan jaminan keselamatan dan kesehatannya di dalam ruang tahanan.

Hal itu disampaikan Komisioner Kompolnas Poengky Indarti, kepada Beritasatu.com, terkait kasus dugaan penganiayaan Muhamad Kasman alias Muhammad Kace, di Rutan Bareskrim Polri.

Advertisement

"Betul, siapapun yang ditahan tetap harus dijamin keselamatannya. Oleh karena itu ketika penyidik Polri memutuskan menahan tersangka, maka yang bersangkutan harus dijamin keselamatan dan kesehatannya," ujar Poengky, Senin (4/10/2021).

Dikatakan Poengky, dalam kasus penganiayaan terhadap Muhammad Kace yang juga sering disebut sebagai Muhammad Kece oleh Napoleon Bonaparte, Polri wajib mengobati luka-luka korban hingga sembuh.

"Kemudian, memeriksa dan memproses hukum para pelaku, memeriksa dan memproses hukum para penjaga tahanan, mengoreksi sistem pengawasan penjagaan tahanan, dan menjamin di kemudian hari tidak terjadi lagi kekerasan di dalam ruang tahanan," katanya.

Poengky menyampaikan, agar kasus penganiayaan terhadap tahanan tidak terulang kembali, Polri harus melakukan pembenahan.

"Pembenahan-pembenahannya, antara lain, CCTV dipasang di semua sudut dan bisa menjangkau pengawasannya kepada semua tahanan, melakukan patroli setiap jam sekali, memproses hukum para pelanggar, serta selektif dalam melakukan penahanan untuk mencegah over capacity tahanan, dan potensi kekerasan di tahanan," katanya.

Sebelumnya diketahui, Bareskrim Polri telah menerima satu laporan polisi (LP) yaitu, LP nomor: 0510/XIII/2021/Bareskrim, tertanggal 26 Agustus 2021, atas nama pelapor Muhamad Kasman alias Muhammad Kace. Kasusnya, terkait dugaan penganiayaan dengan pelaku disebut sesama penghuni Rutan Bareskrim Polri.

Belakangan diketahui, pelaku penganiayaan ternyata Irjen Napoleon Bonaparte. Mantan Kadiv Hubinter Polri itu ditahan atas perkara suap penghapusan nama Djoko Tjandra dari daftar red notice Interpol.

Selain melakukan penganiayaan berupa pemukulan, Napoleon juga melumuri wajah dan tubuh Muhammad Kace dengan kotoran manusia.

Polisi telah menetapkan lima orang tersangka dalam kasus ini yakni, Napoleon Bonaparte alias NB, DH, DW, H alias C alias RT, dan HP. Mereka dijerat Pasal 170 KUHP juncto Pasal 351 ayat 1 KUHP, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara karena mengakibatkan korban luka-luka.

Selain itu, Divisi Propam Polri juga telah menetapkan Karutan Bareskrim Polri AKP Imam Suhondo, dan dua anggota jaga Bripka Wandoyo Edi dan Bripda Saep Sigi, sebagai terduga pelanggar disiplin, lantaran diduga melanggar standar operasional prosedur (SOP), sehingga Napoleon dan kawan-kawan bisa melakukan penganiayaan di dalam rutan.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Bencana Hidrometeorologi Basah Tak Lepas dari Faktor Populasi

Menurut BNPB, dengan populasi tinggi, pasti di situ bencana hidrometeorologi basah cukup dominan

NEWS | 31 Januari 2023

5 Top News: Kabar Reshuffle, Tuntutan Bharada E hingga Tewasnya Mahasiswi Ditabrak

Selain berita mengenai perombakan kabinet atau reshuffle, berita soal tuntutan Bharada E dan juga tewasnya mahasiswi ditabrak di Cianjur mendapat perhatian besar,

NEWS | 31 Januari 2023

PKB Tunggu Parpol Pilihan Kaesang

Wakil Sekjen PKB itu berharap rencana Kaesang terjun ke politik menjadi momentum bagi para generasi Z dan milenial mengambil pilihan masuk di politik praktis.

NEWS | 31 Januari 2023

Polresta Malang Pulangkan Puluhan Aremania

Dari 107 orang yang sebelumnya diamankan, setelah diperiksa ternyata mereka mengaku tidak ikut dalam aksi demonstrasi di kantor Arema FC.

NEWS | 31 Januari 2023

Pemkot Jakpus Bangun 4 Embung Cegah Banjir di Cempaka Putih

Pemkot Jakpus membangun embung di Kecamatan Cempaka Putih untuk menampung air hujan. Selain itu, untuk mencegah potensi banjir.

NEWS | 31 Januari 2023

Covid-19 Subvarian Kraken, Pemerintah: Disiplin Prokes Diperlukan

Kemunculan Covid-19 subvarian Omicron XBB 1.5 atau Kraken mengingatkan masih perlunya memperkuat disiplin penerapan protokol kesehatan.

NEWS | 31 Januari 2023

Polda Metro Respons Pengakuan Wanita dalam Audi yang Tabrak Mahasiswi di Cianjur

Polda Metro Jaya merespons pengakuan penumpang wanita di sedan Audi A6 yang menabrak mahasiswi Selvi Amalia Nuraeni di Cianjur, hingga tewas.

NEWS | 30 Januari 2023

Politeknik Tridaya Virtu Morosi Selenggarakan Studi Vokasi Industri

Politeknik Tridaya Virtu Morosi menyelenggarakan program studi vokasi industri dan bertekad mencetak serta membentuk SDM unggul dan berkompeten.

NEWS | 31 Januari 2023

Siap-siap, Rekrutmen Calon ASN 2023 Bakal Segera Dibuka

Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas rekrutmen Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2023 bakal segera dibuka.

NEWS | 31 Januari 2023

BPJS Kesehatan Diprediksi Kembali Defisit tahun 2024

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) memprediksi aset bersih dana jaminan sosial atau DJS kembali defisit pada tahun 2024.

NEWS | 30 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Siap-siap, Rekrutmen Calon ASN 2023 Bakal Segera Dibuka

Siap-siap, Rekrutmen Calon ASN 2023 Bakal Segera Dibuka

NEWS | 2 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE