Logo BeritaSatu

KPK Tak Percaya Klaim Azis Syamsuddin Soal 8 Orang Dalam

Senin, 11 Oktober 2021 | 20:07 WIB
Oleh : Fana F Suparman / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak mempercayai begitu saja klaim mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin yang mengaku tak memiliki orang dalam di lembaga antikorupsi selain Stepanus Robin Pattuju. KPK berjanji akan mendalami lebih jauh mengenai delapan orang dalam yang disebut bisa digerakkan Azis Syamsuddin untuk mengamankan perkara tersebut.

Azis Syamsuddin diketahui diperiksa perdana sebagai tersangka kasus dugaan suap penanganan perkara di Lampung Tengah, Senin (11/10/2021). Dalam pemeriksaan ini, tim penyidik mencecar Azis mengenai sejumlah hal, termasuk soal delapan orang di KPK yang dapat digerakkan Azis untuk mengamankan perkara. Kepada penyidik yang memeriksanya, Azis mengeklaim hanya memiliki satu orang dalam di KPK, yakni Stepanus.

"Tersangka AZ (Azis Syamsuddin) menerangkan di hadapan penyidik bahwa tidak ada pihak lain di KPK yang dapat membantu kepentingannya selain SRP (mantan Penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju)," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Senin (11/10/2021).

Ali menekankan, KPK tidak mempercayai begitu saja keterangan Azis. KPK memastikan akan mendalami hal tersebut dengan memeriksa pihak lainnya.

"Tentu KPK tidak berhenti sampai disini, terkait hal tersebut akan dikonfirmasi kembali kepada para saksi lainnya," ujar Ali.

Sebelumnya, delapan orang dalam KPK yang disebut bisa digerakkan Azis Syamsuddin terungkap dalam persidangan dengan terdakwa mantan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju. Dalam persidangan itu, jaksa penuntut KPK membacakan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Sekda Tanjungbalai, Yusmada.

BAP itu berisi percakapan antara Yusmada dengan Wali Kota nonaktif Tanjungbalai, M. Syahrial. Dalam BAP itu disebutkan, Syahrial mengaku mengenal Stepanus karena dibantu Azis Syamsuddin. Syahrial juga mengatakan Azis punya delapan orang di KPK yang bisa digerakkan untuk kepentingannya, seperti OTT atau amankan perkara, salah satunya Stepanus.

Dalam perkara yang menjeratnya, Azis Syamsuddin bersama Ketua Pimpinan Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (PP AMPG) Aliza Gunado diduga menyuap mantan penyidik KPK, Robin Pattuju sebesar Rp 3,1 miliar dari yang dijanjikan Rp4 miliar.

Suap itu diberikan Azis dan Aliza kepada Stepanus secara bertahap melalui seorang pengacara bernama Maskur Husain. Suap ini diberikan agar Stepanus mengurus kasus dugaan korupsi di Lampung Tengah yang menyeret nama mereka.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Mendag: Sail Tidore 2022 Dorong Perekonomian di Maluku Utara

Mendag Zulkifli Hasan menyampaikan, Sail Tidore 2022 merupakan salah satu upaya untuk menjaga perekonomian di kawasan Indonesia Timur.

NEWS | 26 November 2022

Soal Kasus Tambang Ilegal, Kapolri: Kami Mulai dari Ismail Bolong

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan kasus tambang ilegal di Kalimantan Timur (Kaltim) mulai didalami dengan memeriksa Ismail Bolong. 

NEWS | 26 November 2022

Kasus Tambang Ilegal, Polisi Masih Cari Ismail Bolong

Penyidik Dittipidter Bareskrim Polri masih terus mencari keberadaan mantan polisi, Ismail Bolong terkait kasus dugaan suap tambang ilegal di Kaltim. 

NEWS | 26 November 2022

Tim SAR Gabungan Evakuasi 4 Jenazah Korban Gempa Cianjur

Tim SAR gabungan mengevakuasi empat jenazah korban gempa Cianjur, di Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Sabtu (26/11/2022).

NEWS | 26 November 2022

Bareskrim Akan Panggil Lagi Ismail Bolong soal Tambang Ilegal di Kaltim

Penyidik Dittipidter Bareskrim Polri melayangkan panggilan kedua terhadap Ismail Bolong mengenai kasus dugaan suap tambang ilegal di Kalimantan Timur (Kaltim).

NEWS | 26 November 2022

Kasus Suap AKBP Bambang Kayun, Bareskrim Akan Bertemu KPK

Bareskrim Polri dan KPK dijadwalkan akan bertemu pada Selasa (29/11/2022) untuk membahas mengenai kasus dugaan suap dan gratifikasi AKBP Bambang Kayun. 

NEWS | 26 November 2022

Jokowi Dua Kali Sebut Pemimpin Berambut Putih, Warganet: Keras Kodenya

Warganet langsung menyebut nama Ganjar Pranowo begitu Presiden Jokowi mengatakan bahwa pemimpin yang memikirkan rakyat adalah yang berambut putih.

NEWS | 26 November 2022

5 Hari Pasca-Gempa Cianjur, Bantuan Mulai Tembus Wilayah Terisolasi

Memasuki hari kelima bencana gempa Cianjur, Jawa Barat, sejumlah wilayah terisolasi mulai bisa ditembus oleh para relawan bencana.

NEWS | 26 November 2022

Jokowi: Kepemimpinan Indonesia di Tingkat Global Sedang di Titik Puncak

Presiden Jokowi menilai kepemimpinan Indonesia di tingkat global sedang mencapai titik puncaknya setelah keberhasilan KTT G20 di Bali.

NEWS | 26 November 2022

Jenazah Korban Gempa Cianjur Tiba di Majalengka, Keluarga Histeris

Keluarga korban gempa Cianjur yang berasal dari Majalengka, Jawa Barat, histeris, saat jenazah korban tiba di kediamannya di Desa Dawuan.

NEWS | 26 November 2022


TAG POPULER

# Kasus Tambang Ilegal


# Henry Yosodiningrat


# Net89


# Tiket KCJB


# PLN


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
BPKH Menyerahkan Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur

BPKH Menyerahkan Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur

NEWS | 4 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE