Logo BeritaSatu

Seleksi P3K, BKN: Guru Honorer Sudah Diberikan Kemudahan Penyesuaian Nilai Ambang Batas

Rabu, 13 Oktober 2021 | 00:07 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Hukum, dan Kerjasama Badan Kepegawaian Negara (BKN), Satya Pratama menyatakan, pemerintah sudah memberikan "kemudahan" dalam penyesuaian Nilai Ambang Batas (NAB) untuk guru honorer pada pengadaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) jabatan fungsional guru tahun 2021.

Pemberlakuan ketiga kategori NAB diperhitungkan dengan memperhatikan tambahan nilai atau afirmasi seleksi kompetisi teknis (berdasarkan sertifikat pendidik, usia, disabilitas dan/atau tenaga honorer kategori/THK-II) yang diperoleh masing-masing peserta sesuai ketentuan pada Pasal 28 PermenPANRB 28/2021 Pasal 28.

"Pada NAB kategori 1 tidak menurunkan nilai ambang batas yang sudah ditetapkan sebelumnya, sehingga tetap menjamin hak peserta yang telah memenuhi kriteria kelulusan sebelumnya," katanya ketika dihubungi Beritasatu.com, Selasa (12/10/2021).

NAB kategori 2 sebagai penghargaan atas pengabdian bagi peserta yang mendekati batas usia paling tinggi yang dapat melamar pada jabatan fungsional guru. Sementara NAB kategori 3 merupakan penyesuaian pada NAB Seleksi Kompetisi Teknis agar disparitas pemenuhan kebutuhan guru antar-wilayah dapat teratasi.

Berdasarkan Peraturan Menteri PANRB 28/2021, kebijakan seleksi guru tahun 2021 dapat diikuti THK-II, guru non ASN di sekolah negeri, guru swasta dan lulusan pendidikan profesi guru (PPG). Seleksi kompetisi terdiri hingga tahap 3, bila yang tidak lulus di seleksi 1, nantinya bisa mengikuti seleksi tahap 2 hingga tahap 3.

Untuk bentuk afirmasinya, kriteria yang mendapat penambahan nilai memiliki sertifikat pendidik linier dengan jabatan yang dilamar dan jumlah tambahan nilainya 100% dari nilai maksimal kompetensi teknis.

Untuk kriteria usia di atas 35 tahun, jumlah tambahan nilainya 15% dari nilai maksimal kompetensi teknis dan berstatus aktif sebagai guru selama 3 tahun terakhir (berdasarkan data dapodik).

Untuk penyandang disabilitas jumlah tambahan nilainya 10% dari nilai maksimal kompetensi teknis dan verifikasi akan dilakukan oleh Kemendikbudristek dengan metode verifikasi video.

Untuk THK-II jumlah tambahan nilainya 10% dari nilai maksimal kompetensi teknis dan peserta terdaftar di database THK-II BKN dan berstatus aktif sebagai guru selama 3 tahun terakhir (berdasarkan data Dapodik).

Sementara bagi guru yang tidak lulus, bisa mengikuti seleksi kompetensi tahap 2 dengan melakukan pemilihan kebutuhan ulang atau untuk pertama pada Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN).

Nantinya Panitia Penyelenggara Seleksi akan melakukan verifikasi untuk melihat kesesuaian antara syarat jabatan dengan kebutuhan PPPK yang telah dipilih. Berdasarkan hasil verifikasi, Panitia Penyelenggara Seleksi mengumumkan pelamar yang berhak mengikuti seleksi kompetensi II.

"Semua seleksi guru honorer baik tahap I maupun tahap selanjutnya nanti, perlu dievaluasi bersama oleh kementerian/lembaga terkait untuk memastikan proses seleksi yang adil, terbuka, transparan, efektif, dan efisien," tutup Satya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Soal Motif Bom Bunuh Diri Bandung, Pengamat Singgung ISIS dan KUHP

Pengamat terorisme, Stanislaus Riyanta menyinggung soal ISIS dan KUHP terkait motif Agus Sujatno melakukan bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar Bandung.

NEWS | 9 Desember 2022

Patahan Cugenang, Pemicu Gempa Cianjur Belum Pernah Teridentifikasi

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, selama ini patahan Cugenang, pemicu gempa Cianjur, Jawa Barat, belum teridentifikasi.

NEWS | 9 Desember 2022

Aksi Bom Bunuh Diri Bukan Bagian dari Amalan Jihad

Aksi bom bunuh diri seperti bom Bandung itu, menurut Sekum DDI KH Suaib Tahir, bukan bagian amalan jihad.

NEWS | 9 Desember 2022

Hendra Kurniawan Bantah Menemui Ferdy Sambo pada 13 Juli

Hendra Kurniawan membantah keterangan mantan staf pribadi Ferdy Sambo yang menyebutnya menemui Ferdy Sambo di ruang Kadiv Propam Polri pada 13 Juli 2022.

NEWS | 8 Desember 2022

Eks Napiter Tegaskan Ekonomi Bukan Motif Bom Bunuh Diri

Pujianto alias Raider Bakiyah, mantan narapidana terorisme (napiter) mengatakan ekonomi bukan motif teroris melakukan bom bunuh diri.

NEWS | 8 Desember 2022

Masyarakat Harus Dibekali Kemampuan Deteksi Dini Ancaman Terorisme

Masyarakat harus bersatu memerangi terorisme. Pemerintah harus mulai membekali masyarakat dengan kemampuan mendeteksi dan pencegahan dini.

NEWS | 8 Desember 2022

Pernikahan Kaesang, Erick Thohir: Jokowi Ingin Festival Budaya

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan Presiden Joko Widodo ingin konsep Festival Budaya sehingga dekat dengan rakyat saat menggelar pernikahan Kaesang Pangarep

NEWS | 8 Desember 2022

Ganjar Sebut 97 Perusahaan Relokasi Pabrik ke Jateng

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebut, puluhan perusahaan melakukan relokasi pabrik ke berbagai daerah di Jateng.

NEWS | 8 Desember 2022

Pertukaran Tahanan, Bintang Bola Basket Wanita AS Dibebaskan Rusia

Bintang bola basket wanita AS Brittney Griner dibebaskan dari penjara Rusia, dalam sebuah pertukaran tahanan.

NEWS | 8 Desember 2022

Dapat Suntikan Rp 551 M, Jakpro Segera Bangun ITF Sunter

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyuntikkan modal Rp 551 miliar kepada PT Jakpro untuk pembangunan ITF Sunter.

NEWS | 8 Desember 2022


TAG POPULER

# Bom Bandung


# UU KUHP


# Ferdy Sambo


# Piala Dunia 2022


# Gempa Sukabumi


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Internet Gantikan Peran Televisi? Ini Kata Nielsen Indonesia

Internet Gantikan Peran Televisi? Ini Kata Nielsen Indonesia

LIFESTYLE | 27 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE