Logo BeritaSatu

Diminta Fee Rp 10 M, Rita Widyasari Anggap Eks Penyidik KPK seperti Malaikat

Senin, 18 Oktober 2021 | 23:21 WIB
Oleh : Fana F Suparman / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari menganggap mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Stepanus Robin Pattuju seperti malaikat. Hal ini karena Rita meyakini Stepanus Robin bersama advokat Maskur Husain dapat membantunya mengurus perkara pencucian uang, mengajukan peninjauan kembali (PK) dan mengembalikan aset-asetnya yang disita KPK. Padahal, Stepanus Robin yang tak memiliki kewenangan mengurus perkara itu meminta fee sebesar Rp 10 miliar kepada Rita.

Demikian terungkap dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan perkara dengan terdakwa Stepanus Robin dan Maskur Husain di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (18/10/2021). Dalam sidang kali ini, jaksa menghadirkan Rita sebagai saksi.

Mulanya jaksa mengonfirmasi Rita mengenai status Stepanus Robin saat dikenalkan kepadanya oleh mantan Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin. Jaksa mencecar bagaiamana Rita bisa mempercayai begitu saja Stepanus Robin yang baru dikenalnya. Rita mengaku tak mempertanyakan status karena Stepanus Robin sendiri yang mengaku sebagai penyidik KPK sambil menunjukkan lencananya.

"Setelah saudara tahu yang dikenalkan adalah penyidik KPK, apa yang ada di dalam benak saudara saat itu?," tanya jaksa kepada Rita.

"Malaikat datang. Pikiran saya ada orang nolong saya. Saya kan dalam posisi yang sangat buruk," jawab Rita.

Rita diketahui mendekam di Lapas Klas II A Tangerang untuk menjalani hukuman 10 tahun penjara dan denda Rp600 juta subsider 6 bulan kurungan karena menerima suap senilai Rp 6 miliar dan gratifikasi senilai Rp110,7 miliar. Saat ini, Rita masih berstatus sebagai tersangka pencucian uang dengan nilai mencapai Rp 436 miliar. Sejumlah aset Rita pun disita KPK.

Dalam kondisi itu, Azis menemui Rita di Lapas Klas II Tangerang dan mengenalkannya dengan Stepanus yang disebutnya bisa membantu Rita.

Setelah perkenalan pertama, Stepanus Robin kembali menemui Rita bersama seorang pengacara dari Medan bernama Maskur Husain.

Mereka meyakinkan Rita bisa mengurus pengembalian aset yang disita KPK; mengurus kasus pencucian uang yang sedang disidik KPK dan mengurus peninjauan kembali (PK) yang diajukan Rita ke Mahkamah Agung (MA).

Robin dan Maskur meminta fee Rp10 miliar dan setengah dari nilai aset milik Rita.

"Beliau (Stepanus Robin dan Maskur) bisa membantu PK. Pak Robin dan Maskur juga akan memberikan 19 aset yang disita KPK, syaratnya itu membayar royal fee Rp10 miliar dan memberhentikan pengacara lama saya," kata Rita.

Dalam pertemuan tersebut Stepanus Robin dan Maskur mencoba meyakinkan Rita. Bahkan, Rita menyebut Stepanus Robin dan Maskur menunjukkan dokumen beberapa kliennya yang juga Rita kenal.

"Beliau juga bilang dia yang membantu, namanya saya dalam kondisi itu saya pikir ya benar, ini apalagi ada penyidik. Jadi saya namanya saya berharap," ungkap Rita.

Rita lantas mempercayai pernyataan Stepanus Robin. Rita pun memberhentikan pengacaranya yang bernama Sugeng atas permintaan Stepanus Robin dan Maskur.

"Surat kuasa memberhentikan pengacara lama saya, terus membuat kuasa baru pada Maskur sebagai pengacara dan di back up dengan satu surat lagi bahwa akan mengembalikan aset yang saya sudah serahkan di PK. Maksudnya PK itu akan memberikan 19 aset saya itu," papar Rita.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Baim Wong Lapor ke Bareskrim Polri Kasus Penipuan Rp 140 Juta

Artis Baim Wong mendatangi Gedung Bareskrim Polri pada hari ini, Senin (5/12/2022) untuk melaporkan kasus penipuan dengan kerugian mencapai Rp 140 juta.

NEWS | 5 Desember 2022

Yudo Tegaskan Penentuan Calon Kasal Hak Prerogatif Presiden Jokowi

Laksamana TNI Yudo Margono menegaskan penentuan calon Kasal untuk menggantikannya merupakan hak prerogatif Presiden Joko Widodo.

NEWS | 5 Desember 2022

Sidang Dilanjutkan, Nikita Mirzani Ingin Bertemu Langsung Dito Mahendra

Nikita Mirzani menyikapi dengan santai setelah keberatannya (eksepsi) ditolak hakim dalam putusan sela, dan menyatakan ingin bertemu langsung dengan Dito Mahendra.

NEWS | 5 Desember 2022

Marullah Matali Jadi Deputi Gubernur DKI, Berikut Tugasnya

Marullah Matali diangkat sebagai Deputi Gubernur Bidang Budaya dan Pariwisata DKI Jakarta.

NEWS | 5 Desember 2022

Hakim Tolak Keberatan Nikita Mirzani, Sidang Bakal Dilanjutkan

Sidang kasus dugaan pencemaran nama baik terhadap Dito Mahendra dengan terdakwa Nikita Mirzani bakal dilanjutkan.

NEWS | 5 Desember 2022

Ricky Rizal Sempat Kepo Saat Brigadir J dan Putri Bertemu di Kamar

Ricky Rizal sempat membeberkan rasa ingin tahu yang dia alami saat Putri Candrawathi bertemu dengan Brigadir J di rumah Magelang.

NEWS | 5 Desember 2022

Cari Anggota Geng, El Salvador Turunkan 10.000 personel Keamanan Tutup Kota

El Salvador menurunkan 10.000 personel tentara dan polisi untuk menutup sebuah kota, untuk mencari anggota geng jalanan.

NEWS | 5 Desember 2022

Hakim Sebut Alasan Ricky Rizal Amankan Senjata Brigadir J Tak Masuk Akal

Hakim PN Jaksel menilai alasan Ricky Rizal atau Bripka RR mengamankan senjata Brigadir J merupakan alasan yang tidak masuk akal. 

NEWS | 5 Desember 2022

Copot Sekda DKI, Heru: Jangan Salah Paham

Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono meminta semua pihak tidak salah paham terkait pencopotan Sekda DKI Jakarta, Marullah Matali.

NEWS | 5 Desember 2022

Cak Imin: Indonesia Perlu Buat Aliansi Berbasis Komoditas

Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyatakan Indonesia perlu bangun koalisi berbasis komoditas merespons kekalahan di WTO terkait pelarangan ekspor nikel.

NEWS | 5 Desember 2022


TAG POPULER

# Erupsi Semeru


# Rizky Febian


# Bahlil Lahadalia


# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Baim Wong Lapor ke Bareskrim Polri Kasus Penipuan Rp 140 Juta

Baim Wong Lapor ke Bareskrim Polri Kasus Penipuan Rp 140 Juta

NEWS | 1 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE