Logo BeritaSatu

Naik Pesawat Wajib Tes PCR Berlaku Efektif Mulai 21 Oktober Pukul 00.00 WIB

Kamis, 21 Oktober 2021 | 16:30 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Peraturan terbaru yakni naik pesawat udara wajib menunjukkan hasil swab tes polymerase chain reaction (PCR) yang menyatakan negatif Covid-19 berlaku efektif mulai 21 Oktober 2021 pukul 00.00 WIB. Sampel tes PCR diambil dalam kurun waktu maksimal 2x24 jam atau H-2 sebelum keberangkatan dengan pesawat udara.

Persyaratan tersebut diatur dalam Surat Edaran (SE) Nomor 21 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandemi Covid-19 yang diterbitkan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19. Pemerintah menyatakan pengetatan metode testing menjadi PCR pada H-2 sebelum keberangkatan dengan pesawat udara, dilakukan karena sudah tidak diterapkannya lagi aturan tentang jarak antartempat duduk (seat distancing) dengan kapasitas penuh sebagai bagian dari uji coba pelonggaran mobilitas demi pemulihan ekonomi di tengah kondisi kasus yang cukup terkendali.

Advertisement

Dalam SE ini terdapat penyesuaian aturan untuk penumpang pesawat yang melakukan perjalanan dari dan ke wilayah Jawa-Bali. Di mana tidak lagi diizinkan hanya menggunakan hasil tes negatif Covid-19 dengan metode rapid test antigen, melainkan wajib menggunakan PCR test.

Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menyatakan PCR sebagai metode testing gold standard dan lebih sensitif daripada rapid antigen dalam menjaring kasus positif Covid-19.

"Prinsip penerapan persyaratan pelaku perjalanan dengan PCR khususnya untuk moda transportasi udara sebagai upaya untuk memastikan tidak terjadi penularan Covid-19. Menggunakan tes PCR tentunya memiliki akurasi yang lebih tinggi daripada rapid test antigen," kata Wiku dalam konferensi pers virtual, Kamis (21/10/2021).

Dikatakan, penyesuaian aturan perjalanan untuk penumpang pesawat tersebut, menyusul adanya perubahan aturan load factor pada transportasi udara. Dengan tidak adanya batasan load factor pada penumpang pesawat, maka saat ini diwajibkan menunjukkan hasil tes negatif Covid-19 dengan metode tes PCR.

Diakui, meski tidak ada lagi batasan untuk load factor di pesawat, tetapi maskapai wajib menyediakan tiga row seat untuk penumpang yang memiliki gejala Covid-19.

"Kemudian penggunaan tes PCR ini juga sebagai bentuk untuk mengoptimalkan pencegahan penularan Covid-19 untuk penumpang yang memiliki potensi lolos dari proses screening kesehatan," ujar Wiku.

Menjawab pertanuaan Beritasatu.com tentang mengapa tidak ada alternatif tes antigen 1x24 untuk calon penumpang udara, sementara penumpang nonudara diberikan alternatif tentang hal ini, Wiku menjelaskan pada intinya kebijakan ini adalah salah satu upaya pelonggaran mobilitas yang dilakukan dengan hati-hati di tengah pandemi Covid-19.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Warga Minta Petugas Keamanan di Skywalk Kebayoran Lama Ditambah

Petugas keamanan di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO/Skywalk) Kebayoran Lama, Jakarta Selatan diminta ditambah guna memberikan rasa aman dan nyaman.

NEWS | 27 Januari 2023

Vaksinasi Booster ke-2 Gratis, Epidemiolog: Susun Regulasi Kesehatan

Pemerintah diminta terus memperkuat vaksinasi booster Covid-19 dosis kedua untuk meningkatkan imunitas pada masyarakat.

NEWS | 28 Januari 2023

Percepat Penanganan Kemiskinan, Ganjar Pranowo Beri 4 Arahan

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, menginisiasi percepatan penanganan kemiskinan di wilayah yang dipimpinnya.

NEWS | 27 Januari 2023

SMPN 42 Semarang Diserang Kelompok Remaja Bersenjata Tajam

SMPN 42 Semarang yang berada di Kecamatan Tembalang, Kota Semarang diserang oleh sekelompok remaja bersenjata tajam, Jumat (27/1/2023). 

NEWS | 27 Januari 2023

Mendagri Bantah Larang Polisi dan Jaksa Periksa Kepala Daerah

Mendagri Tito Karnavian membantah melarang aparat penegak hukum, seperti Polri dan Kejagung untuk memeriksa kepala daerah. 

NEWS | 27 Januari 2023

Peringatan Satu Abad NU Bakal Spektakuler, Menag: Rugi Kalau Enggak Datang

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut meyakini puncak hari ulang tahun satu abad NU atau Nadhlatul Ulama akan spektakuler. 

NEWS | 27 Januari 2023

Jemaah Terus Disubsidi 60%, KPK: Nilai Manfaat Dana Haji Akan Habis

Jika jemaah haji terus mendapatkan subsidi sebesar 60%, KPK meyakini nilai manfaat dana haji yang dikelola BPKH akan habis.

NEWS | 27 Januari 2023

Kemenag Ungkap Pertimbangan Usulkan Biaya Haji 2023 Senilai Rp 69 Juta

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, Hilman Latief menjelaskan mengenai usulan biaya haji 2023 naik menjadi sebesar Rp 69 juta.

NEWS | 27 Januari 2023

Menunggak, Aliran Listrik Kantor Bupati Kepulauan Tanimbar Diputus

Jaringan listrik ke kantor bupati Kepulauan Tanimbar, Maluku diputus oleh PLN sejak Sabtu (21/1/2023).

NEWS | 27 Januari 2023

Cak Imin: Mutu dan Kualitas Pendamping Desa Harus Maju

Cak Imin juga mengajak seluruh pendamping desa untuk turut merealisasikan langkah-langkah pembangunan desa dengan memperluas jaringan desa di kawasan regional Asia Tenggara.

NEWS | 28 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Threego Indonesia Akselerasi Pertumbuhan Industri Kreatif

Threego Indonesia Akselerasi Pertumbuhan Industri Kreatif

EKONOMI | 13 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE