Logo BeritaSatu

Berantas Pinjol Ilegal, Mahfud MD: Negara Harus Hadir Lindungi Rakyat

Jumat, 22 Oktober 2021 | 17:58 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menekankan, upaya menindak atau memberantas pinjaman online atau pinjol ilegal akan terus dilakukan pemerintah karena negara harus hadir melindungi rakyat. Mahfud mengapresiasi kinerja jajaran Polri yang belakangan cukup produktif menangani kasus pinjol ilegal yang meresahkan masyarakat.

"Saya kira cukup produktif kerja Polri selama tiga-empat hari belakangan ini. Sementara ini kita sudah melihat hasilnya, dan kita akan terus, tidak akan pernah berhenti, karena negara harus hadir melindungi rakyat dari cara-cara seperti itu," kata Mahfud, dalam konferensi pers secara daring, Jumat (22/10/2021).

Sebelumnya, Mahfud berharap para korban berani melapor kepada polisi apabila mendapatkan tindakan teror atau terjerat pinjol ilegal.

"Polisi akan memberikan perlindungan. Pun kalau nanti terkait dengan perlindungan yang lebih spesifik bisa dilakukan oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), yang semuanya itu disediakan sebagai instrumen undang-undang. Siapa yang menjadi korban dan teror jangan takut untuk menyampaikan laporan, menyampaikan informasi kepada kepolisian. Saya tahu Polri sangat proaktif, tapi kalau masih ada yang terlewat silakan lapor proaktif," ungkapnya.

Sementara itu, Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto, mengatakan Polri telah mengungkap 13 kasus dan menangkap 57 tersangka terkait perkembangan penindakan pinjol ilegal.

"Saya sampaikan perkembangan penanganan kasus pinjaman online ilegal yang dilaksanakan oleh jajaran Polri sesuai instruksi bapak Presiden melalui bapak Kapolri, kita sudah mengungkap 13 kasus dengan 57 tersangka yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia," kata Agus.

Agus menambahkan, belasan kasus pinjol ilegal itu diungkap jajaran Dittipid Eksus Bareskrim Polri, Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Polda Jawa Barat, Polda Kalimantan Barat, dan Polda Jawa Tengah.

"Sementara perkembangan dari penanganan kasus tersebut sedang kita analisis, kemudian hasil daripada analisis ini akan kita distribusikan kepada seluruh wilayah agar pelaku-pelaku usaha pinjaman online ilegal ini bisa kita tindak sesuai dengan apa yang sudah diputuskan pemerintah," jelasnya.

Sementara itu, Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan, mengungkapkan peran puluhan tersangka yang ditangkap berbeda-beda, mulai dari desk collection atau penagih utang hingga pendana.

"Peran berbeda mulai dari pendana, kemudian peran yang melakukan desk collection atau penagihan, memiliki peran melakukan tindak pidana di luar itu, misalnya penagihan, pengancaman, juga termasuk saat penagihan melalui cara-cara memposting gambar nasabah yang telah diedit dengan gambar pornografi," bebernya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pemetaan demi Pembenahan Kualitas Pendidikan di Indonesia

Guru SDN 1 Kuta Febri Nirmala menjadikan ruang kelas sebagai rumah kedua demi mendorong kemampuan belajar para siswanya.

NEWS | 29 November 2022

40 Tahun Tertidur, Gunung Berapi Terbesar di Dunia Meletus di Hawaii

Gunung berapi aktif terbesar di dunia Mauna Loa, meletus untuk pertama kalinya dalam 40 tahun, memuntahkan lahar dan abu panas pada Senin di Hawaii.

NEWS | 29 November 2022

Hina Pedangdut Dewi Perssik, Winarsih Jadi Tersangka

Winarsih ditetapkan sebagai tersangka karena menghina dan mencemarkan nama baik pedangdut Dewi Perssik.

NEWS | 29 November 2022

Sidang Brigadir J hingga Impor Beras Terpopuler di Beritasatu.com

Sidang perkara pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J dan isu impor beras menjadi berita terpopuler di Beritasatu.com

NEWS | 29 November 2022

BNPB: Bencana Hidrometeorologi Diperkirakan Merata pada Desember

BNPB menyatakan, potensi terjadi bencana hidrometeorologi diperkirakan merata pada Desember 2022 mendatang.

NEWS | 29 November 2022

Tim Peneliti UGM Klaim Deteksi Gejala Sebelum Gempa Cianjur

Gejala gempa Cianjur itu tertangkap melalui sistem peringatan dini yang dikembangkan UGM dengan mengukur konsentrasi gas radon dan groundwater level 1-3.

NEWS | 29 November 2022

Ganjar Instruksikan Pemda ke Lapangan Antisipasi Inflasi

Ganjar Pranowo menginstruksikan 35 pemda untuk turun ke lapangan secara rutin hingga Januari 2023 guna mencegah terjadinya inflasi.

NEWS | 29 November 2022

Menlu Retno: Indonesia Akan Jadikan ASEAN sebagai Pusat Pertumbuhan Dunia

Menlu Retno Marsudi menegaskan, Indonesia akan menjadikan kawasan ASEAN sebagai pusat pertumbuhan dunia selama menjabat sebagai Ketua ASEAN. 

NEWS | 29 November 2022

Hujan Deras Guyur DKI, Beberapa Ruas Jalan Terendam Banjir

Hujan deras yang mengguyur Jakarta pada Senin (28/11/2022) petang, mengakibatkan beberapa ruas jalan teredam banjir.

NEWS | 28 November 2022

DPR Bakal Sahkan Kasal Yudo Margono Jadi Panglima TNI Sebelum 15 Desember

Ketua DPR Puan Maharani meyakini, pihaknya dapat mengesahkan Kasal Laksamana Yudo Margono sebagai Panglima TNI sebelum masa reses 15 Desember mendatang.

NEWS | 28 November 2022


TAG POPULER

# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Vaksinasi Booster


# Pushbike


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
40 Tahun Tertidur, Gunung Berapi Terbesar di Dunia Meletus di Hawaii

40 Tahun Tertidur, Gunung Berapi Terbesar di Dunia Meletus di Hawaii

NEWS | 12 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE