Logo BeritaSatu

Rusak Berat, Transjakarta Beberkan Kondisi 2 Armada yang Terlibat Tabrakan di Cawang

Senin, 25 Oktober 2021 | 12:53 WIB
Oleh : Yustinus Paat / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Opreasional PT Transjakarta Prasetia Budi membeberkan kondisi dua armada bus Transjakarta yang terlibat dalam tabrakan di Jalan MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur pada Senin (25/10/2021) pagi. Prasetia menyebutkan, kedua armada bus tersebut mengalami kerusakan berat.

“Akibat kejadian tersebut, kedua armada mengalami kerusahan berat seperti kaca depan pecah, body depan dan belakang bus yang hancur dan kaca samping bus yang pecah,” ujar Prasetia dalam keterangannya, Senin (25/10/2021).

Kedua armada tersebut, kata Prasetia sudah diamankan dari lokasi. Bahkan, tempat insiden tersebut sudah dibersihkan dan jalurnya sudah dimanfaatkan lagi oleh armada Transjakarta lainnya. Dalam penanganan di lapangan, Transjakarta berkoordinasi dengan pihak Polda Metro Jaya.

"Jalur juga sudah langsung dibersihkan oleh petugas kami sehingga sudah bisa dilintasi armada bus dan sudah bisa melayani pelanggan secara normal kembali,” tandas dia.

Saat ini, lanjut Prasetia, Transjakarta tengah menunggu proses investigasi yang dilakukan oleh pihak yang berwajib. Dalam hal ini, Transjakarta siap support membantu kelancaran pada setiap proses investigasi yang dilakukan secara kooperatif.

Armada yang terlibat dalam tabrakan tersebut adalah armada Transjakarta milik operator Bianglala Metropolitan dengan nomor body BMP 211 dan BMP 240.

Terpisah, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menyebut tiga orang tewas dalam musibah tabrakan dua bus Transjakarta di Jalan MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur.

"Saat ini kita masih terus mendata, informasi awal ada 30 luka, dan tiga orang meninggal dunia, tetapi sampai saat ini masih kita data, berapa luka berat, berapa luka ringan," kata Sambodo Purnomo Yogo di lokasi, Senin (25/10/2021).

Sambodo mengatakan korban meninggal dunia merupakan dua orang penumpang dan satu pengemudi bus TransJakarta yang sempat terjepit di belakang kemudi. Berita sebelumnya menyebutkan sopir mengalami luka.

"Korban tewas ada penumpang dan sopir, satu orang meninggal dunia di TKP itu adalah sopir kendaraan yang menabrak dari belakang," ujar Sambodo.

Sambodo menambahkan korban tewas saat ini telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati. Sedangkan korban luka berat dan ringan juga sudah dirawat di beberapa rumah sakit terdekat.

Lebih lanjut, Sambodo mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan mengenai penyebab kecelakaan yang menimpa dua bus Transjakarta pada pukul sekitar 08.45 WIB tersebut.

"Saat ini tentu kita masih dalam penyelidikan, tapi informasi awal kecelakaan ini melibatkan dua kendaraan TransJakarta, yang satu sedang ngetem, kemudian satu lagi kendaraan menabrak dari belakang kendaraan yang sedang di halte tersebut," ujar Sambodo.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Soal Motif Bom Bunuh Diri Bandung, Pengamat Singgung ISIS dan KUHP

Pengamat terorisme, Stanislaus Riyanta menyinggung soal ISIS dan KUHP terkait motif Agus Sujatno melakukan bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar Bandung.

NEWS | 9 Desember 2022

Patahan Cugenang, Pemicu Gempa Cianjur Belum Pernah Teridentifikasi

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, selama ini patahan Cugenang, pemicu gempa Cianjur, Jawa Barat, belum teridentifikasi.

NEWS | 9 Desember 2022

Aksi Bom Bunuh Diri Bukan Bagian dari Amalan Jihad

Aksi bom bunuh diri seperti bom Bandung itu, menurut Sekum DDI KH Suaib Tahir, bukan bagian amalan jihad.

NEWS | 9 Desember 2022

Hendra Kurniawan Bantah Menemui Ferdy Sambo pada 13 Juli

Hendra Kurniawan membantah keterangan mantan staf pribadi Ferdy Sambo yang menyebutnya menemui Ferdy Sambo di ruang Kadiv Propam Polri pada 13 Juli 2022.

NEWS | 8 Desember 2022

Eks Napiter Tegaskan Ekonomi Bukan Motif Bom Bunuh Diri

Pujianto alias Raider Bakiyah, mantan narapidana terorisme (napiter) mengatakan ekonomi bukan motif teroris melakukan bom bunuh diri.

NEWS | 8 Desember 2022

Masyarakat Harus Dibekali Kemampuan Deteksi Dini Ancaman Terorisme

Masyarakat harus bersatu memerangi terorisme. Pemerintah harus mulai membekali masyarakat dengan kemampuan mendeteksi dan pencegahan dini.

NEWS | 8 Desember 2022

Pernikahan Kaesang, Erick Thohir: Jokowi Ingin Festival Budaya

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan Presiden Joko Widodo ingin konsep Festival Budaya sehingga dekat dengan rakyat saat menggelar pernikahan Kaesang Pangarep

NEWS | 8 Desember 2022

Ganjar Sebut 97 Perusahaan Relokasi Pabrik ke Jateng

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebut, puluhan perusahaan melakukan relokasi pabrik ke berbagai daerah di Jateng.

NEWS | 8 Desember 2022

Pertukaran Tahanan, Bintang Bola Basket Wanita AS Dibebaskan Rusia

Bintang bola basket wanita AS Brittney Griner dibebaskan dari penjara Rusia, dalam sebuah pertukaran tahanan.

NEWS | 8 Desember 2022

Dapat Suntikan Rp 551 M, Jakpro Segera Bangun ITF Sunter

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyuntikkan modal Rp 551 miliar kepada PT Jakpro untuk pembangunan ITF Sunter.

NEWS | 8 Desember 2022


TAG POPULER

# Bom Bandung


# UU KUHP


# Ferdy Sambo


# Piala Dunia 2022


# Gempa Sukabumi


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Ronaldo: Timnas Portugal Terlalu Kompak untuk Dipecah Belah Pihak Luar

Ronaldo: Timnas Portugal Terlalu Kompak untuk Dipecah Belah Pihak Luar

SEMESTA BOLA 2022 | 7 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE