Logo BeritaSatu

Ini Kata Azis Syamsuddin Soal Delapan Orang Dalam di KPK

Senin, 25 Oktober 2021 | 20:20 WIB
Oleh : Fana F Suparman / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin mengeklaim tidak memiliki delapan orang dalam di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dapat digerakkannya untuk mengamankan perkara. Klaim itu disampaikan Azis saat bersaksi dalam sidang perkara dugaan suap penanganan perkara dengan terdakwa mantan penyidik KPK, Stepanus Robin Patujju di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (25/10/2021).

Mulanya, salah seorang pengacara Stepanus mengonfirmasi Azis mengenai informasi yang disampaikan mantan Sekda Tanjungbalai, Yusmada yang menyebut Azis memiliki delapan orang dalam di KPK yang bisa digerakkan. Menjawab hal itu, Azis mengeklaim tidak memiliki delapan orang dalam di KPK tersebut.

"Saksi Yusmada dapat informasi, bapak punya delapan penyidik yang bisa digerakkan?" tanya salah satu pengacara Robin dalam sidang.

"Tidak pak. Saya sudah ditanya KPK. Tidak ada pak (delapan penyidik KPK yang bisa digerakkan)," jawab Azis.

Sebelumnya Azis Syamsuddin disebut mempunyai delapan orang dalam di KPK yang dapat digerakkan untuk mengamankan perkara. Hal tersebut diketahui dari Berita Acara Pemeriksaan (BAP) mantan Sekda Tanjungbalai Yusmada yang dibacakan jaksa dalam persidangan dengan terdakwa Stepanus Robin Pattuju dan Maskur Husain, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (4/10/2021).

BAP itu berisi percakapan antara Yusmada dengan Wali Kota nonaktif Tanjungbalai, M. Syahrial. Dalam BAP itu disebutkan, Syahrial mengaku mengenal Stepanus karena dibantu Azis Syamsuddin. Syahrial juga mengatakan Azis punya delapan orang di KPK yang bisa digerakkan untuk kepentingannya, seperti OTT atau amankan perkara, salah satunya Stepanus.

"BAP Nomor 19, paragraf 2, saudara menerangkan bahwa M. Syahrial mengatakan dirinya bisa kenal dengan Robin karena dibantu dengan Azis Syamsuddin Wakil Ketua DPR karena dipertemukan di rumah Azis di Jakarta. M. Syahrial juga mengatakan bahwa Azis punya 8 orang di KPK yang bisa digerakkan oleh Azis untuk kepentingan Azis, OTT atau amankan perkara. Salah satunya Robin," kata Jaksa.

Jaksa kemudian menanyakan maksud dalam BAP tersebut, terutama terkait dengan tujuan mengamankan perkara.

"Perkara apa?" tanya jaksa.

"Enggak ada disampaikan," jawab Yusmada.

Yusmada menerangkan informasi tersebut keluar dari mulut Syahrial. Ia mengaku tidak mendalami lebih lanjut.

"Cuma ngomong untuk kepentingan Azis
Syamsuddin aja?" lanjut jaksa.

"Iya pak," ujar Yusmada.

Diketahui, jaksa KPK mendakwa Stepanus bersama-sama pengacara Maskur Husain menerima uang suap Rp11,025 miliar dan US$ 36.000 atau total sekitar Rp 11,5 miliar. Suap itu diterima Stepanus dan Maskur dari lima pihak yang berperkara di KPK.

Berikut rincian uang yang diterima Robin bersama dengan Maskur Husain:

1. Dari Wali Kota Tanjungbalai Muhamad Syahrial sejumlah Rp 1.695.000.000.

2. Dari Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin dan politikus Partai Golkar Aliza Gunado sejumlah Rp 3.099.887.000 dan US$ 36.000.

3. Dari Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna sejumlah Rp 507.390.000.

4. Dari Direktur PT Tenjo Jaya Usman Effendi sejumlah Rp 525.000.000.

5. Dari mantan Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari sejumlah Rp 5.197.800.000.

Selain memberikan suap, Azis Syamsuddin berperan mengenalkan Stepanus kepada Syahrial dan Rita Widyasari.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Mayat Diduga Korban Pembunuhan Ditemukan di Pinggir Jalur Pantura Semarang

Mayat seorang laki-laki yang diduga korban pembunuhan ditemukan warga di pinggir jalur pantura Semarang,

NEWS | 26 November 2022

Pemerintah Dorong Sistem Kesehatan Dalam Negeri ke Arah Preventif

Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan saat ini pemerintah mendorong agar arah sistem kesehatan dalam negeri lebih banyak preventif dan skrining.

NEWS | 26 November 2022

Merdeka Belajar, 50.000 Guru Penggerak Tersebar di Indonesia

Saat ini ada 50.000 Guru Penggerak tersebar di seluruh Indonesia untuk menjadi generasi pemimpin pembelajaran di masa depan.

NEWS | 26 November 2022

Nadiem Janji 600.000 Guru Honorer Jadi ASN PPPK Akhir Tahun Ini

Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim berjanji pada akhir tahun 2022 ini, total ada 600.000 guru honorer yang menjadi ASN PPPK. 

NEWS | 26 November 2022

Mendikbudristek Ajak Guru Semangat Berkarya dan Berinovasi

Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim mengajak guru untuk bersemangat dalam berkarya dan berinovasi.

NEWS | 26 November 2022

Kapolri Diminta Audit Kasus yang Dihentikan Bareskrim Polri

ISESS meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan audit investigasi terhadap sejumlah perkara yang dihentikan oleh Bareskrim Polri.

NEWS | 26 November 2022

Jokowi Minta Bantuan dari Relawan Segera Dikirim ke Cianjur

Presiden Jokowi memerintahkan para relawannya untuk segera menyalurkan bantuan yang dikumpulkan ke korban gempa Cianjur. 

NEWS | 26 November 2022

Helikopter Dikerahkan Kirim Bantuan ke Daerah Terisolasi di Cianjur

Helikopter terus dikerahkan untuk mengirim bantuan logistik ke daerah terdampak bencana di Cianjur yang masih terisolasi.

NEWS | 26 November 2022

Ganjar Ingatkan Suara Anak Muda Tentukan Masa Depan Indonesia

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengajak anak muda, terutama pemilih pemula untuk tidak apatis di Pemilu 2024.

NEWS | 26 November 2022

Ganjar Pranowo: Anak Muda Jangan Golput saat Pemilu

Menurut Ganjar Pranowo, suara anak muda di pemilu sangat menentukan masa depan bangsa yang lebih baik.

NEWS | 26 November 2022


TAG POPULER

# Kasus Tambang Ilegal


# Henry Yosodiningrat


# Net89


# Tiket KCJB


# PLN


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Lawan Meksiko, Scaloni Pastikan Lionel Messi Bisa Diturunkan

Lawan Meksiko, Scaloni Pastikan Lionel Messi Bisa Diturunkan

SEMESTA BOLA 2022 | 2 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE