Logo BeritaSatu

Kasus Pinjaman Rp 264 Juta, DPRD Minta Lurah dan Bendahara Duri Kepa Dinonaktifkan

Kamis, 28 Oktober 2021 | 20:37 WIB
Oleh : Yustinus Paat / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Mujiyono meminta Pemprov DKI Jakarta khususnya inspektorat untuk menindak tegas lurah dan bendahara Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Menurut Mujiyono, keduanya perlu dinonaktifkan dulu untuk diperiksa sehingga bisa ketahuan siapa benar dan siapa yang salah.

“Tindak tegas sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Inspektorat mesti turun dulu, lakukan pemeriksaan internal kenapa bisa ada kasus seperti itu, nonaktifkan dulu, diperiksa dulu dua-duanya (lurah dan bendahara), baru kan ketahuan,” ujar Mujiyono saat dihubungi wartawan, Kamis (28/10/2021).

Selain itu, kata Mujiyono, polisi juga bisa segera mengusut kasus pinjaman uang Rp 264,5 juta tersebut. Pasalnya, kasus ini bisa masuk dalam ranah pidana sekaligus ranah etika. “Iya (pidana dan etika jalan bersamaan), enggak apa-apa. Itu kan masalah etika juga, kalau udah kayak gitu, ada pidananya juga,” tandas dia.

Mujiyono ini menilai kasus pinjaman uang kelurahan ini memalukan. Menurut dia, kelurahan tidak boleh pinjaman uang ke warga karena setiap tahun Pemprov DKI sudah mengalokasikan anggaran untuk RT.

“Honor RT-RT tiap tahun sudah ada walaupun telat, misalnya satu bulan itu kumulatif kok dalam 12 bulan. Jadi ngapain sih harus ditalang-talangin? Nalangin-nya dari pihak ketiga langsung ke RT RW-nya lagi, makin nggak jelas saja,” pungkas dia.

Kasus ini mencuat ketika seorang warga Cibodas, Kota Tangerang atas nama Sandra Komala Dewi melaporkan Lurah Duri Kepa Marhali ke Polres Metro Tangerang Kota atas dugaan penipuan dan atau penggelapan dengan kerugian Rp 264,5 juta. Laporan Sandra ini teregistrasi dengan nomor laporan LP/B/1202/X/2021/SPKT/Polres Metro Tangerang Kota/Polda Metro Jaya, tertanggal 25 Oktober 2021.

Dalam laporan perempuan berusia 32 tahun ini, disebutkan waktu kejadiannya 25 Mei hingga 22 Juni 2021. Dalam laporan tersebut, Sandra menyertakan sejumlah barang bukti bukti transfer, rekening koran, dan surat pernyataan dari Bendahara Kelurahan Duri Kepa Devi Ambarsari. Sandra juga menjadikan Devi sebagai saksi dari laporannya tersebut.

Dalam surat pernyataan yang dibuat oleh Bendahara Duri Kepa Devi Ambarsari, disebutkan tiga poin, yakni pertama, pada bulan Mei 2021, Sandra Komala Dewi menitipkan uang Rp 264,5 juta ke Kelurahan Duri Kepa yang diketahui oleh lurah. Uang masuk ke rekening Kelurahan Duri Kepa secara bertahap. Uang tersebut benar digunakan untuk keperluan Kelurahan Duri Kepa membayar honor RT/RW dan hutang-hutang lain atas nama Kelurahan Duri Kepa.

Kedua, sistem pengembaliannya dibayar oleh Kelurahan Duri Kepa dengan menambahkan fee 10% dari nominal uang yang dititipkan. Ketiga, Devi Ambarsari memastikan uang tersebut tidak digunakan untuk keperluan pribadi.

Devi membuat surat pernyataan pada 27 Mei 2021 dengan kop surat dan cap asli dari Kelurahan Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Tolak RUU Kesehatan, Organisasi Profesi Kesehatan Gelar Aksi Bersama

Lima organisasi profesi terdiri dari IDI, PDGI, PPNI), IAI beserta organisasi kesehatan lainnya menggelar aksi damai bersama untuk menolak RUU Kesehatan

NEWS | 28 November 2022

Tolak RUU Kesehatan, PPNI Ingatkan DPR Tak Khianati Perjuangan Nakes

Ketua Umum Persatuan Persatuan Perawat Indonesia (PPNI) Harif Fadhilla menyampaikan orasi menolak RUU Kesehatan.

NEWS | 28 November 2022

Tiba di Ruang Sidang, Bharada E Disambut Para Pendukung

Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E disambut para pendukungnya saat tiba di ruang persidangan.

NEWS | 28 November 2022

Helikopter Polri Hilang Kontak, Nelayan Temukan Sandaran Kursi Penumpang

Terkait helikopter Polri jatuh, seorang nelayan bernama Sobri Wassholat menemukan sandaran kursi penumpang helikopter di Perairan Manggar Belitung Timur, Bangka Belitung.

NEWS | 28 November 2022

Jenazah Bripda Khoirul Anam Ditemukan di Pantai Burung Mandi

Jenazah yang ditemukan di Pantai Burung Mandi itu bernama Bripda Khoirul Anam. Ia merupakan kru helikopter Polri yang hilang kontak.

NEWS | 28 November 2022

Akses bagi Anak-Anak Buruh Tani Sawit Dapatkan Pendidikan Berkualitas

Untuk menguatkan pemulihan pembelajaran, Kepala SDN 005 Tanjung Palas Timur Ludiah Liling merancang empat strategi implementasi Kurikulum Merdeka.

NEWS | 28 November 2022

Helikopter Polri yang Hilang Kontak Diduga Jatuh karena Cuaca

Helikopter Polri yang jatuh hilang kontak di dekat perairan Kabupaten Belitung Timur, Bangka Belitung, pada Minggu (27/11/2022), diduga jatuh karena cuaca.

NEWS | 28 November 2022

Bertemu Tokoh Supremasi Kulit Putih, Donald Trump Dikritik Republikan

Mantan Presiden AS Donald Trump mendapat kritikan tajam dari sejumlah Republikan atau anggota Partai Republik.

NEWS | 28 November 2022

Surpres Calon Panglima TNI Akan Diterima DPR Sore Ini

Surpres calon Panglima TNI dijadwalkan akan diterima Dewan Perwakilan Rakyat Senin (28/11/2022) pukul 16.00 WIB.

NEWS | 28 November 2022

Tak Terima Dikalahkan Maroko, Fan Belgia Mengamuk di Jalanan Brussel

Tak terima kalah dari timnas Maroko di ajang Piala Dunia Qatar, Minggu (27/11/2022), para fan Belgia mengamuk di jalanan ibu kota Brussel.

NEWS | 28 November 2022


TAG POPULER

# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Vaksinasi Booster


# Pushbike


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Naik 5,6 Persen, UMP DKI Jakarta Jadi Rp 4,9 Juta

Naik 5,6 Persen, UMP DKI Jakarta Jadi Rp 4,9 Juta

NEWS | 49 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE