Logo BeritaSatu

Pandemi Covid-19 Makin Terkendali, Wagub Riza Berharap DKI Terapkan PPKM Level 1

Senin, 1 November 2021 | 23:25 WIB
Oleh : Yustinus Paat / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria berharap Jakarta menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1, setelah dua pekan terkahir menerapkan PPKM level 2. Hal ini lantaran pandemi Covid-19 yang makin terkendali di tengah pelonggaran kegiatan masyarakat selama PPKM level 2.

"Alhamdullilah kita sudah PPKM level 2, mudah-mudahan bisa turun lagi di level 1," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (1/11/2021).

DKI Jakarta mulai menerapkan PPKM level pada 19 Oktober hingga hari ini, 1 November 2021. Pemprov DKI masih menunggu keputusan pemerintah pusat terkait kebijakan PPKM, apakah PPKM level 2 diperpanjang atau diturunkan ke PPKM level 1.

"Ya, kita kan masih menunggu pengumuman dari pemerintah pusat," tandas dia.

Menurut Riza, data-data perkembangan kasus Covid-19 selama PPKM level 2 menunjukkan hal yang baik. Bahkan, tingkat keterisian atau BOR tempat tidur isolasi di 140 rumah sakit rujukan sudah berada di angka 4% dan BOR ICU di angka 12%.

"Teman-teman tadi lihat kan penurunan yang siginifikan itu BOR-nya sudah turun sampai di 4% dan ICU sudah 12%, mudah-mudahan turun lagi," ungkapnya.

Berdasarkan data-data kasus Covid-19 yang diolah Beritasatu.com dari situs corona.jakarta.go.id, hingga 30 Oktober, menunjukkan situasi pandemi Covid-19 di Jakarta makin terkendali. Contohnya, kasus aktif Covid-19 hingga 30 Oktober di Jakarta tersisa sebanyak 924 kasus atau turun sebanyak 48 kasus dari sehari sebelumnya. Dari jumlah ini, sebanyak 264 orang masih dirawat di rumah sakit dan 660 orang lainnya masih menjalani isolasi mandiri.

Jumlah kasus aktif saat ini turun tajam sebanyak 112.214 atau turun hampir 122 kali lipat dibandingkan puncak kasus aktif di Ibu Kota yang terjadi pada 16 Juli 2021 lalu. Pada saat itu, jumlah kasus aktif mencapai angka 113.138 kasus dengan perincian 88.295 pasien Covid-19 yang menjalani isolasi dan sebanyak 24.843 pasien Covid-19 yang dirawat.

Selain itu, jumlah kasus aktif saat ini sangat kecil dibandingkan total kasus positif Covid-19 di Jakarta yang sudah mencapai angka 861.427 kasus atau hanya 0,1%. Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 846.942 dengan tingkat kesembuhan 98,3%, dan total 13.561 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,4%

Begitu juga positivity rate atau persentase kasus positif Covid-19 di Jakarta yang secara konsisten terus mengalami penurunan hingga saat ini sudah berada di angka 0,4%. Angka ini terus menjauh dari ambang batal ideal positivity rate yang ditetapkan oleh WHO, yakni 5%. Dengan angka positivity rate 0,4%, maka pandemi Covid-19 bisa disebutkan makin terkendali di DKI Jakarta.

Angka ini berarti jika 100 orang dilakukan tes PCR hari ini, maka hanya satu orang yang didiagnosis positif Covid-19 dan sisanya, 99 orang dinyatakan negatif Covid-19. DKI Jakarta, pernah berada pada angka positivity rate 48%, yakni pada pertengahan Juni 2021. Saat itu merupakan puncak gelombang kedua pandemi Covid-19. Jika positivity rate-nya 48%, maka dari 100 orang yang dites PCR, 48 orang dinyatakan positif Covid-19 dan sisanya negatif Covid-19.

Padahal, Pemprov DKI Jakarta gencar melakukan testing dan tracing. Dengan testing dan tracing yang tinggi, maka penanganan kasus Covid-19 akan lebih cepat dan data yang dihasilkan juga valid serta bisa menggambarkan situasi umum Covid-19 di Jakarta.

Dalam sepekan terakhir atau selama PPKM level 2 di Jakarta (hingga 30 Oktober), angka testing atau tes PCR sudah mencapai 164.687 orang atau 16 kali lipat dari standar minimun WHO yang menetapkan standar tes sebanyak 10.645 orang dites PCR per minggu di Jakarta. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 646.278 per sejuta penduduk

Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta juga meningkatkan ratio tracing. Per 24 Oktober 2021, ratio tracing di Jakarta sebesar 15,72. Denan demikian satu kasus positif dilacak dan dilakukan PCR kepada rata-rata 15-16 orang yang berkontak erat. Dalam melakukan tracing atau pelacakan, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta meningkatkan kerja sama dengan berbagai pihak, seperti kader Dasawisma, TNI/Polri, dan lain-lain.

Pandemi Covid-19 terkendali di Jakarta memang tidak terlepas dari laju vaksinasi Covid-19 yang tinggi. Hingga 30 Oktober, jumlah warga yang sudah disuntik vaksin dosis 1 di Jakarta sebanyak 10.891.249 orang atau 121,8% dari vaksinasi warga Jakarta sebanyak 8,9 juta orang. Dari jumlah 10,89 juta warga yang divaksin dosis 1, sebanyak 7,18 juta atau 66% merupakan warga ber-KTP DKI dan 3,71 juta atau 34% warga KTP non-DKI. Hal ini berarti masih 1,42 juta warga Jakarta yang belum divaksin Covid-19 sama sekali.

Sementara vaksinasi dosis 2 sudah mencapai angka 8.385.781 orang (93,8%), dengan proporsi 5,78 juta atau 69% merupakan warga ber-KTP DKI dan 2,6 juta atau 31% warga KTP non-DKI.

Selain itu, menurut Wagub Riza, kepatuhan warga Jakarta terhadap protokol kesehatan khususnya menggunakan masker dan menjaga jarak atau menghindari kerumunan masih tinggi. Hal ini, kata Riza, yang membuat kasus Covid-19 di Ibu Kota terus ditekan sehingga menurun drastis. Bahkan sejak 25 Oktober 2021 di Jakarta sudah tidak ada lagi RT zona merah dan zona kuning.

Berdasarkan monitoring terhadap tingkat kepatuhan masyarakat dalam menjalankan prokes ketika beraktivitas, masih berada di atas angka 85%, yakni monitoring kepatuhan menjaga jarak dan menghindari kerumunan sebesar 86,05% dan kepatuhan memakai masker DKI Jakarta sebesar 92,51%. Namun, Riza tidak membeberkan lebih detail data monitoring kepatuhan masyarakat tersebut. Riza hanya berpesan agar data-data tersebut tidak membuat lengah.

“Dengan hormat, kami mengucapkan terima kasih sekali untuk seluruh warga yang disiplin dan seluruh petugas lintas dinas, dan banyak sekali peran berbagai organisasi maupun pribadi. Setiap pencapaian adalah peringatan, sekali lagi kami tekankan, bahwa setiap pencapaian adalah peringatan. Kita pasti akan kembali ke zona merah dan oranye, jika kita tidak disiplin, dan Jangan sampai kita jadi pemicu naiknya kasus kembali,” ujar Riza, 26 Oktober 2021 lalu.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kebakaran Usaha Laundry di Tangerang, 3 Meninggal Dunia

Tiga orang meninggal dunia akibat kebakaran tempat usaha laundry di Perumahan Taman Cikande, RW02 RT09 Desa Cikande, Kabupaten Tangerang.

NEWS | 1 Desember 2022

Hingga Hari Ini, Total Rumah Rusak Akibat Gempa Cianjur 24.107 Unit

Total rumah rusak akibat gempa Cianjur, Jawa Barat hingga hari ini, Kamis (1/12/2022) sebanyak 24.107 unit.

NEWS | 1 Desember 2022

Pemuda Katolik Siap Berkolaborasi dengan Bawaslu Awasi Pemilu 2024

PP Pemuda Katolik menyatakan kesiapan mereka untuk berkolaborasi dengan Bawaslu dalam mengawasi pelaksanaan Pemilu 2024. 

NEWS | 1 Desember 2022

Bareskrim Limpahkan 3 Tersangka Korupsi Kredit Bank Jateng

Bareskrim Polri melimpahkan tiga tersangka dan barang bukti kasus dugaan korupsi pemberian kredit proyek BPD Jawa Tengah (Jateng) cabang Jakarta.

NEWS | 1 Desember 2022

Kuasa Hukum Hendra Kurniawan dan Agus Cecar Saksi dari Divisi Propam

Kuasa Hukum terdakwa Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria, Henry Yosodingrat mencecar saksi Radite Hernawa yang merupakan Divisi Propam Polri.

NEWS | 1 Desember 2022

Karang Taruna Dukung Pemerintah Wujudkan Kesejahteraan

Ketua Umum Karang Taruna, Didik Mukrianto pihaknya mendukung dan konsisten bersama pemerintah mengurai persoalan, termasuk mewujudkan kesejahteraan sosial.

NEWS | 1 Desember 2022

Saksi dari Timsus Polri Beberkan Kejanggalan Kasus Brigadir J

Saat hadir sebagai saksi di sidang Hendra Kurniawan, salah satu timsus Polri, Agus Saripul Hidayat membeberkan kejanggalan kasus Brigadir J. 

NEWS | 1 Desember 2022

Kasus Suap, Eks Kepala BPN Riau M Syahrir Ditahan KPK

KPK menahan mantan Kepala Kanwil BPN Riau M Syahrir, tersangka kasus dugaan suap terkait pengurusan dan perpanjangan HGU di Kanwil BPN Riau. 

NEWS | 1 Desember 2022

Bertambah, Pengungsi Gempa Cianjur Mencapai 114.414 Orang

Jumlah pengungsi akibat gempa Cianjur bertambah menjadi sebanyak 114.414 orang sementara sehari sebelumnya 109.386 orang. 

NEWS | 1 Desember 2022

CCTV Rumah Ferdy Sambo 26 Kali Dimatikan secara Paksa

CCTV rumah Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, 26 kali dimatikan secara paksa.

NEWS | 1 Desember 2022


TAG POPULER

# Sidang Ferdy Sambo


# Piala Dunia 2022


# Gempa Cianjur


# Pertumbuhan Ekonomi 2023


# One Championship


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kebakaran Usaha <em>Laundry</em> di Tangerang, 3 Meninggal Dunia

Kebakaran Usaha Laundry di Tangerang, 3 Meninggal Dunia

NEWS | 17 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE