Logo BeritaSatu

Pakistan dan TTP Sepakat Gencatan Senjata Sebulan

Selasa, 9 November 2021 | 13:50 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Islamabad, Beritasatu.com- Pakistan dan Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP) telah menyetujui gencatan senjata satu bulan yang dapat diperpanjang jika kedua belah pihak setuju.

Seperti dilaporkan Reuters, Selasa (9/11/2021), juru bicara pemerintah membuka kemungkinan perjanjian damai yang lebih lengkap kepada gerilyawan Taliban setempat untuk membantu mengakhiri pertumpahan darah selama bertahun-tahun.

Taliban Pakistan, atau Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP), adalah gerakan terpisah dari Taliban Afghanistan. Milisi ini telah berjuang selama bertahun-tahun untuk menggulingkan pemerintah di Islamabad dan memerintah negara Asia Selatan berpenduduk 220 juta jiwa dengan hukum Syariah Islam mereka sendiri.

Ada banyak upaya yang gagal untuk mencapai kesepakatan damai di masa lalu. Pembicaraan terakhir dibuka setelah kemenangan Taliban Afghanistan pada bulan Agustus dan kedua belah pihak telah bertemu di seberang perbatasan di Afghanistan, dengan bantuan para pemimpin Taliban Afghanistan.

"Pemerintah Pakistan dan melarang Tehreek-e-Taliban Pakistan telah menyetujui gencatan senjata lengkap," kata Menteri Informasi Pakistan Fawad Chaudhry seraya menambahkan bahwa gencatan senjata akan diperpanjang saat pembicaraan berlangsung.

Terkenal di Barat karena berusaha membunuh Malala Yousafzai, siswi yang kemudian memenangkan Hadiah Nobel untuk karyanya mempromosikan pendidikan anak perempuan, TTP telah membunuh ribuan personel militer dan warga sipil selama bertahun-tahun dalam pemboman dan serangan bunuh diri.

Di antara serangan TTP adalah serangan tahun 2014 di satu sekolah yang dikelola militer di Peshawar, dekat perbatasan dengan Afghanistan, yang menewaskan 149 orang termasuk 132 anak-anak.

Baru-baru ini pada Sabtu, TTP mengklaim ledakan bom yang menewaskan empat tentara dan melukai lainnya di distrik suku Waziristan Utara. Dikatakan, serangan itu sebagai pembalasan atas pembunuhan empat pejuangnya dua hari sebelumnya.

Chaudhry mengatakan perjanjian gencatan senjata akan berada di bawah Konstitusi Pakistan dan akan memastikan kedaulatan negara dan integritas nasional.

TTP, yang menurut sumber telah menuntut pembebasan sejumlah tahanan sebagai syarat untuk negosiasi gencatan senjata penuh, mengatakan pihaknya "siap untuk dialog yang akan mengarah pada perdamaian abadi di negara itu".

Dikatakan, gencatan senjata akan datang berlaku mulai Selasa (9/11) dan berlangsung hingga 9 Desember. Gencatan senjata dapat diperpanjang jika kedua belah pihak setuju. Panitia khusus telah dibentuk untuk mencoba memetakan proses negosiasi.

Kesepakatan itu muncul beberapa hari setelah pemerintah di Islamabad mencapai kesepakatan dengan kelompok militan lain Tehrik-e-Labaik Pakistan atau TLP, setelah berminggu-minggu bentrokan dengan kekerasan.

TTP berada dalam daftar organisasi teroris asing Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS). Milisi ini telah melakukan serangan penindasan brutal di distrik suku di sepanjang perbatasan Afghanistan-Pakistan, termasuk pencambukan publik dan eksekusi untuk menegakkan versi Syariah yang keras.

Meskipun demikian, TTP sangat lemah oleh serangan militer Pakistan yang mengusirnya dari kubunya di distrik suku. Tetapi TTP diperkirakan mengendalikan sekitar 4.000-5.000 personel, banyak yang berbasis di seberang perbatasan di Afghanistan.

Baik Pakistan dan bekas pemerintah yang didukung Barat di Kabul secara teratur saling menuduh menyediakan perlindungan bagi kelompok-kelompok Taliban dan mengizinkan mereka untuk melakukan serangan lintas perbatasan.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pemimpin Taiwan Tsai Ing-wen Mundur dari Ketua Partai Progresif Demokratik

Pemimpin Taiwan Tsai Ing-wen mundur dari ketua Partai Progresif Demokratik yang berkuasa.

NEWS | 26 November 2022

Pramono Anung Ingatkan Kader PDIP Target Hattrick pada Pemilu 2024

Pramono Anung mengingatkan seluruh jajaran kader PDIP soal target meraih hattrick atau tiga kali kemenangan berturut-turut pada Pemilu 2024.

NEWS | 26 November 2022

Wamenag Ingatkan Santri Siap Hadapi Tantangan Baru

Wakil Menteri Agama mengingatkan bahwa zaman terus berubah dan santri harus menghadapi tantangan tantangan baru masa kini.

NEWS | 26 November 2022

PT KAI Pastikan Tak Ada Korban di Gerbong Anjlok di Kampung Bandan

PT KAI Kereta Api Commuter memastikan tak ada korban jiwa dalam peristiwa gerbong anjlok kereta rel listrik (KRL) di sekitaran stasiun Kampung Bandan.

NEWS | 26 November 2022

Platform Merdeka Mengajar: 1,6 Juta Guru Belajar dan Berbagi

Lebih dari 1,6 juta guru di seluruh Indonesia terkoneksi untuk saling belajar dan berbagi melalui platform Merdeka Mengajar.

NEWS | 26 November 2022

Dian Meninggal Terakhir di Keluarga Tewas di Kalideres, Jasad Ibu Termumifikasi

Kombes Hengki Haryadi mengatakan, diduga yang terakhir meninggal dunia dari sekeluarga tewas di Kalideres, Jakarta Barat, adalah korban bernama Dian (40).

NEWS | 26 November 2022

Viral Video Angin Puting Beliung Terjang Tenda Resepsi Pernikahan

Sebuah video amatir menjadi viral karena merekam angin puting beliung yang memporak-porandakan resepsi pernikahan warga di Kampung Kukun, Cikarang.

NEWS | 26 November 2022

Sekjen PDIP Bawa Oleh-oleh Khusus untuk Megawati Soekarnoputri

Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri mendapatkan hadiah khusus berupa tanaman Puring.

NEWS | 26 November 2022

Kosgoro 1957: Soliditas dengan Rakyat Kunci Kemenangan Pemilu

Ketum Kosgoro 1957 Dave Laksono meminta kadernya di seluruh Indonesia membangun soliditas dengan rakyat.

NEWS | 26 November 2022

Guru dan Tenaga Kependidikan Inspiratif Dapatkan Apresiasi

Kemendikbudristek memberikan apresiasi kepada guru dan tenaga kependidikan melalui Apresiasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Inspiratif 2022.

NEWS | 26 November 2022


TAG POPULER

# Kasus Tambang Ilegal


# Henry Yosodiningrat


# Net89


# Tiket KCJB


# PLN


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Lionel Messi dan Enzo Fernandez Angkat Kembali Pamor Argentina

Lionel Messi dan Enzo Fernandez Angkat Kembali Pamor Argentina

SEMESTA BOLA 2022 | 3 jam yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE