Logo BeritaSatu

Bangladesh Akan Jual Pil Anticovid Merck Versi Generik Pertama

Rabu, 10 November 2021 | 08:12 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Dhaka, Beritasatu.com- Beximco, produsen obat Bangladesh akan segera mulai menjual pil Anticovid-19 Merck versi generik pertama di dunia, molnupiravir. Seperti dilaporkan Reuters, Selasa (9/11/2021), pil Merck disebut-sebut sebagai potensi pengubah permainan dalam perang melawan pandemi Covid-19.

Beximco Pharmaceuticals pertama-tama akan menjual molnupiravir generik di Bangladesh sebelum mempertimbangkan ekspor berdasarkan persetujuan peraturan global, katanya pada Selasa (9 November). Versi generik telah menerima otorisasi penggunaan darurat dari regulator obat Bangladesh.

Advertisement

Obat generik seperti Beximco adalah versi obat bermerek yang lebih murah dan membantu memperluas akses ke perawatan di negara-negara miskin.

Molnupiravir, yang dikembangkan oleh Merck dan Ridgeback Biotherapeutics, menerima persetujuan peraturan pertama secara global di Inggris pada minggu lalu. Molnupiravir sedang dalam tinjauan peraturan di Amerika Serikat dan Eropa.

"Kami percaya (molnupiravir generik) dapat memainkan peran penting dalam memerangi pandemi, terutama di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah di mana akses ke vaksin terbatas," kata Managing Director Beximco Nazmul Hassan.

Perwakilan Beximco menyatakan obat tersebut akan memiliki harga eceran maksimum 70 taka (US$ 0,82 atau Rp 11.679) per kapsul, atau 2.800 taka (US$33 atau Rp 470.000) untuk paket penuh. Perusahaan sedang berusaha menurunkan harga.

Pemerintah AS membeli 1,7 juta dosis molnupiravir dengan harga US$700 (Rp 9,96 juta) per dosis. Banyak negara Asia memiliki perjanjian untuk membeli obat dengan harga lebih murah.

Sejumlah perusahaan berlomba mengembangkan obat untuk memerangi pandemi selain vaksin. Tetapi hanya sedikit perusahaan yang mengembangkan pil oral yang mudah dicerna.

Molnupiravir telah diawasi ketat sejak data bulan lalu. Data menunjukkan obat itu dapat mengurangi separuh kemungkinan kematian atau dirawat di rumah sakit bagi mereka yang paling berisiko mengalami Covid-19 yang parah. Para ahli memuji hasilnya sebagai terobosan potensial.

Sementara itu, Pfizer menyatakan pekan lalu pil eksperimentalnya memangkas 89% kemungkinan rawat inap atau kematian untuk orang dewasa yang berisiko Covid-19 parah. Berita itu mendorong harga saham Pfizer sambil memukul Merck.

Perwakilan Beximco menyatakan perusahaan tidak memiliki perjanjian dengan Merck, tetapi dapat menjual molnupiravir generik di bawah pengabaian aturan kekayaan intelektual Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) untuk obat Covid-19 di negara berkembang.

"Beximco tidak dapat mengekspor ke sebagian besar negara Barat karena pengabaian tersebut hanya memungkinkannya untuk menjual obat generik ke negara-negara kurang berkembang yang tidak memiliki skema perlindungan paten," kata juru bicara tersebut.

Merck tidak menanggapi permintaan komentar.

Pembuat obat AS memiliki perjanjian lisensi dengan setidaknya delapan pembuat obat India untuk molnupiravir. Perjanjian itu bertujuan untuk mengubah negara Asia Selatan menjadi pusat manufaktur obat untuk memasok negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah.

Merck juga memiliki kesepakatan lisensi dengan Kelompok Paten Obat-obatan yang didukung PBB untuk memungkinkan lebih banyak perusahaan membuat molnupiravir generik.

Beximco menyatakan tidak memperkirakan penjualan molnupiravir generik untuk secara signifikan meningkatkan pendapatan, mengingat infeksi Covid-19 yang saat ini rendah di Bangladesh, yang bertetangga dengan India.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ganjar Akan Keliling Jateng Tampung Usulan Masyarakat

Ganjar Pranowo akan keliling enam eks kerasidenan di Jateng untuk menampung usulan masyarakat secara detail.

NEWS | 4 Februari 2023

Kuasa Hukum Tetap Yakin Sugeng Bukan Penabrak Mahasiswi di Cianjur

Yunyun Taraga, kuasa hukum Sugeng Guruh Gautama, tersangka kasus tabrak lari mahasiswi di Cianjur Selvi Amelia Nuraini, tetap yakin kliennya tidak bersalah.

NEWS | 4 Februari 2023

Suami Kapak Istri Gara Gara Sering Main Handphone

Seorang suami berinisial SRN (42), tega menganiaya dan kapak istrinya berinisial NH (33). Itu gara gara korban sering kepergok main handphone.

NEWS | 3 Februari 2023

Kementerian Perhubungan Bakal Bangun Dry Port di Bener Meriah

Kementerian Perhubungan menyatakan bakal membangun dry port di Kabupaten Bener Meriah, Aceh guna mendekatkan proses ekspor kepada pelaku usaha.

NEWS | 4 Februari 2023

99% Penduduk Punya Antibodi, Vaksinasi Covid-19 Tetap Penting

Vaksinasi Covid-19 booster kedua tetap penting dipenuhi, meski 99 persen penduduk telah memiliki kadar kekebalan tubuh terhadap risiko infeksi SARS-CoV-2.

NEWS | 4 Februari 2023

Geram, Warga Bogor Bubarkan Tawuran Pelajar yang Terjadi Tiap Jumat

Warga geram karena tawuran pelajar bandel seringkali terulang, khususnya tiap Jumat seusai bubaran sekolah.

NEWS | 3 Februari 2023

Bawa Sabu 1,9 Kilogram, Dua Kurir Narkoba Dibekuk Polisi

Dua orang kurir narkoba dibekuk lantaran kedapatan membawa narkoba jenis sabu-sabu seberat 1,9 kilogram, yang disembunyikan di dalam kamar hotel.

NEWS | 3 Februari 2023

Mobil Pengiring Pengantin Terguling di Jombang, Belasan Penumpang Luka-luka

Sebuah mobil pengiring pengantin terguling di Jombang. Dalam kecelakaan tunggal itu, belasan penumpang mengalami luka-luka.

NEWS | 3 Februari 2023

BMKG: Waspadai Peluang Gelombang Tinggi, 4-5 Februari 2023

Masyarakat pesisir diminta untuk mewaspadai potensi gelombang tinggi hingga enam meter di beberapa wilayah perairan Indonesia pada 4-5 Februari 2023.

NEWS | 4 Februari 2023

Kasus Asusila dan Pornografi Online Jaringan Internasional, Polri Sita Ratusan Barang Bukti

Polri menangkap enam orang tersangka terkait dengan kasus asusila dan pornografi online jaringan internasional. Polri juga menyita ratusan barang bukti.

NEWS | 3 Februari 2023


TAG POPULER

# Transmart


# Perayaan dan Sejarah Cap Go Meh


# Mutasi Perwira


# Kawasan Halal di Jakarta


# Eliezer


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Ahmad Birrul Minta Waktu untuk Adaptasi dengan Persija

Ahmad Birrul Minta Waktu untuk Adaptasi dengan Persija

BOLA | 20 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE