Logo BeritaSatu

Periksa Eks Petinggi Bank Panin, KPK Dalami Aliran Uang Terkait Pemeriksaan Pajak

Sabtu, 13 November 2021 | 08:38 WIB
Oleh : Fana F Suparman / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami aliran uang dari pihak PT Bank Pan Indonesia atau Bank Panin kepada pihak Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan. Uang itu diduga terkait dengan pemeriksaan pajak Bank Panin.

Pendalaman mengenai hal itu dilakukan penyidik dengan memeriksa sejumlah saksi mulai dari mantan petinggi Bank Panin hingga pihak Ditjen Pajak. Para saksi yang diperiksa tim penyidik di antaranya Kepala Seksi Perpajakan, Biro Administrasi Keuangan pada PT. Bank Panin, Tikoriaman; mantan Kepala Biro Administrasi Keuangan PT Bank Panin, Marlina Gunawan; mantan Manager Admin di Foresight Consulting, Artha Nindya Kertapati; Manager Konsultan Pajak pada Foresight Consulting, Naufal Binnur; mantan partner konsultan pajak pada Foresight Consulting, Aulia Imran Maghrib dan staf konsultan pada Foresight Consulting, Sani Lastian. Kemudian, pemeriksa pajak madya sebagai Supervisor pada Kanwil DJP Jakarta Utara, Alfred Simanjuntak; PNS Ditjen Pajak, Musliman; serta mantan Kasubdit Teknik dan Pengendalian Pemeriksaan Direktorat Pemeriksaan dan Penagihan Dirjen Pajak, Yudi Sutiana Gardayudia.

"Para saksi dikonfirmasi antara lain terkait dengan pemeriksaan pajak yang dilakukan oleh tersangka WR (Wawan Ridwan) dan kawan-kawan yang diduga ada pertemuan dan kesepakatan untuk pemberian sejumlah uang atas pemeriksaan tersebut," kata Plt Jubir KPK, Ipi Maryati dalam keterangannya, Sabtu (13/11/2021).

Selain itu, tim penyidik juga mendalami adanya penukaran sejumlah uang oleh Kepala Bidang Pedaftaran, Ekstensifikasi dan Penilaian Kanwil DJP Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara (Sulselbartra) Wawan Ridwan yang kini menjadi tersangka kasus suap pengurusan pajak. KPK menduga sumber uang yang ditukarkan itu berasal dari para wajib pajak.

Mereka yang diperiksa di antaranya bagian kepatuhan PT. Binavalasindo Dolarasia Sejahtera Utama, Nugraha Ronaldo Sabang Simorangkir; Kepala Cabang Kelapa Gading PT Binavalasindo Dolarasia Sejahtera Utama, Rianhur Sinurat; kurir PT Binavalasindo Dolarasia Sejahtera Utama cabang Kelapa Gading, Kosim, Kepala Cabang Gajahmada Dolarasia Money Changer PT Binavalasindo Dolarasia Sejahtera Utama, Meidy Kaman Dita.

"Para saksi dikonfirmasi antara lain mengenai dugaan adanya penukaran sejumlah uang oleh tersangka WR dkk yang sumbernya dari para wajib pajak yang telah diatur hasil penghitungan perpajakannya," tegas Ipi.

Diketahui, KPK menetapkan dua tersangka baru kasus dugaan suap pengurusan pajak, yakni supervisor tim pemeriksa pajak Bantaeng Sulawesi Selatan yang kini menjabat Kepala Bidang Pedaftaran, Ekstensifikasi dan Penilaian Kanwil DJP Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara (Sulselbartra), Wawan Ridwan dan fungsional pemeriksa pajak pada Kanwil DJP Jawa Barat II, Afred Simanjuntak.

Penetapan tersangka terhadap Wawan dan Alfred merupakan pengembangan dari kasus suap pajak yang telah menjerat dua mantan pejabat pajak lainnya, yakni Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani serta sejumlah pihak lainnya.

Wawan dan Alfred terlibat dalam pemeriksaan pajak terhadap wajib pajak PT Bank Panin Indonesia, PT Jhonlin Baratama, dan PT Gunung Madu Plantations. Mereka memeriksa berdasarkan arahan dari Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani.

Dalam proses pemeriksaan ketiga wajib pajak tersebut, KPK menduga adanya kesepakatan pemberian sejumlah uang agar nilai penghitungan pajak tidak sebagaimana mestinya.

Atas hasil pemeriksaan pajak yang telah diatur dan dihitung sedemikian rupa, Wawan dan Alfred diduga menerima uang yang selanjutnya diteruskan kepada Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani. Wawan diduga menerima jatah pembagian sejumlah sekitar sebesar SGD 625.000.

Selain itu, KPK menduga Wawan juga menerima sejumlah uang dari beberapa wajib pajak lain yang diduga sebagai gratifikasi yang jumlah uangnya hingga saat ini masih terus didalami. Tim penyidik KPK telah menyita tanah dan bangunan milik Wawan di Kota Bandung lantaran diduga berasal dari suap gratifikasi yamg diterimanya terkait pemeriksaan pajak.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Naik 5,6 Persen, UMP DKI Jakarta Jadi Rp 4,9 Juta

UMP DKI Jakarta tahun 2023 naik sebesar 5,6 persen. Kenaikan itu menjadi Rp 4.900.798 dari yang sebelumnya sebesar Rp 4.641.854.

NEWS | 28 November 2022

Anak Tega Bunuh Ayah Kandung di Indramayu

Seorang anak tega bunuh ayah kandungnya sendiri di Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu.

NEWS | 28 November 2022

Ini Pertimbangan Organisasi Profesi Tolak RUU Kesehatan Omnibus Law

Sejumlah organisasi profesi mempunyai beragam alasan untuk menolak penyusunan RUU Kesehatan Omnibus Law oleh Badan Legislasi DPR.

NEWS | 28 November 2022

Prabowo Subianto Pastikan Jokowi Pilih Calon Panglima TNI secara Profesional

Prabowo Subianto memastikan calon Penglima TNI pengganti Jenderal TNI Andika Perkasa telah dipilih oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara profesional.

NEWS | 28 November 2022

Diresmikan Jokowi Besok, BIN Persiapkan AMN Secara Optimal

Peresmian Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) akan dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada besok Selasa, 29 November 2022.

NEWS | 28 November 2022

Fraksi PDIP: Draf RUU Kesehatan yang Beredar Bukan dari DPR

Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DPR menerima para perwakilan organisasi kesehatan yang berdemontrasi di depan gedung DPR untuk menolak RUU Kesehatan.

NEWS | 28 November 2022

Agus Nurpatria Minta Peti Jenazah Terbaik Buat Brigadir J

Arif Rachman Arifin mengungkap soal permintaan Agus Nurpatria kepadanya. Agus meminta kepasa Arif agar dicarikan peti jenazah terbaik untuk Brigadir J.

NEWS | 28 November 2022

Saksi Ini Ungkap Momen Ferdy Sambo Menangis Lihat Foto Keluarga

Saksi Arif Rachman Arifin mengungkap momen saat Ferdy Sambo menangis ketika melihat foto keluarganya.

NEWS | 28 November 2022

Nelayan Dilibatkan dalam Pencarian 3 Kru Helikopter Polri yang Jatuh

Nelayan dilibatkan dalam pencarian 3 kru helikopter Polri yang jatuh di perairan Kabupaten Belitung Timur, Bangka Belitung, Minggu (28/11/2022).

NEWS | 28 November 2022

Kasal Sematkan Brevet Hiu Kencana kepada Ketua DPR

Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono menyematkan Brevet Hiu Kencana kepada Ketua DPR Puan Maharani di KRI Alugoro-405 saat berlayar ke Teluk Jakarta.

NEWS | 28 November 2022


TAG POPULER

# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Vaksinasi Booster


# Pushbike


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Naik 5,6 Persen, UMP DKI Jakarta Jadi Rp 4,9 Juta

Naik 5,6 Persen, UMP DKI Jakarta Jadi Rp 4,9 Juta

NEWS | 28 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE