Logo BeritaSatu

WHO: Hanya 54% Warga Eropa yang Divaksinasi Covid Lengkap

Kamis, 25 November 2021 | 13:13 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

London, Beritasatu.com- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan Eropa tertinggal dalam tingkat vaksinasi Covid-19. Seperti dilaporkan CNBC, Rabu (24/11/2021), dari seluruh penduduk Eropa, hanya 54% yang divaksinasi Covid-19 lengkap.

“Kami hanya mendapatkan 54% dari satu miliar orang yang tinggal di Eropa yang divaksinasi sepenuhnya,” kata Robb Butler, direktur eksekutif WHO Eropa.

Advertisement

WHO telah memperingatkan kemungkinan 700.000 kematian lagi di Eropa dan Asia Tengah pada musim semi.

Wilayah untuk badan kesehatan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) ini terdiri dari 53 negara yang sebenarnya membentang di Eropa dan Asia Tengah dan memiliki sekitar 900.000 warga pada hitungan terakhirnya.

“Ada [sekitar] 45% yang tidak divaksinasi atau tidak sepenuhnya divaksinasi, itu masalah yang lebih besar bagi kebijakan dan pembuat keputusan kami saat ini – menaikkan tingkat vaksinasi,” katanya kepada “Squawk Box Europe” CNBC pada Rabu.

Komentar Butler datang ketika Eropa berjuang dengan gelombang terbaru infeksi Covid, mendorong tindakan pembatasan lebih lanjut dan mendorong rawat inap lebih tinggi.

Sebagian besar, jika tidak semua, orang yang dirawat di ruang perawatan intensif rumah sakit dengan Covid tidak divaksinasi, pejabat kesehatan dari seluruh wilayah telah melaporkan. Vaksin Covid tidak dapat menghentikan penularan virus sepenuhnya tetapi sangat mengurangi risiko infeksi parah, rawat inap, dan kematian.

Pada Selasa, WHO menyatakan sebagian besar orang yang tidak divaksinasi di Eropa menempatkannya pada risiko kematian berlebih di bulan-bulan mendatang. WHO juga mengeluarkan pernyataan bahwa jumlah kematian Covid di Eropa dan Asia Tengah dapat meningkat 700.000 orang untuk mencapai lebih banyak dari 2,2 juta pada Maret mendatang.

Menurut WHO cabang Eropa, wilayah Eropa telah mencatat 1,5 juta kasus kematian akibat Covid-19, dengan virus tersebut sekarang menjadi penyebab utama kematian di Eropa dan Asia Tengah.

“Wilayah tersebut saat ini mengalami hampir 4.200 kasus kematian per hari, dua kali lipat dari kematian harian yang tercatat pada akhir September,” kata pernyataan itu.

WHO telah berulang kali menyatakan bahwa Eropa berada di pusat gelombang global terbaru infeksi Covid. Tingkat vaksinasi, baik program vaksinasi Covid awal maupun dosis vaksin penguat sangat berbeda dari satu negara ke negara lain.

Jerman sedang mempertimbangkan pembatasan Covid yang lebih ketat yang dapat mencakup tindakan karantina wilayah. Sementara itu, Spanyol memperketat kontrol pembatasan karena jumlah infeksi meningkat. Austria telah memilih karantina wilayah total dan Belanda untuk penguncian sebagian.

Austria, sejauh ini, adalah satu-satunya negara di Eropa yang akan mewajibkan vaksin Covid mulai Februari tahun 2022, meskipun ada seruan di negara lain untuk segera mewajibkan vaksin.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Menag Minta Dana Pengembangan Madrasah Dikelola Profesional

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas meminta dana pengembangan madrasah dikelola profesional dan hati-hati.

NEWS | 27 Januari 2023

Hakim Dinilai Layak Kurangi Hukuman Richard Eliezer

Hakim layak memberikan keringanan hukum kepada terdakwa Bharada Richard Eliezer atau Bharada E dalam kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

NEWS | 27 Januari 2023

Sidang Obstruction of Justice Hari Ini, Hendra Kurniawan Cs Hadapi Tuntutan

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) akan menggelar sidang tuntutan terhadap para terdakwa Obstruction of Justice (ooj).

NEWS | 27 Januari 2023

Jadwal Perempat Final Indonesia Masters Hari Ini, Ada Jojo dan Bagas/Fikri di Awal

Aksi Jonatan Christie alias Jojo dan ganda putra Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri bakal mengawali babak perempat final turnamen Indonesia Masters 2023.

NEWS | 27 Januari 2023

Pakar: Richard Eliezer Diperalat Ferdy Sambo

Richard Eliezer atau Bharada E, terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J, menyatakan dirinya diperalat mantan atasannya Ferdy Sambo.

NEWS | 27 Januari 2023

Kecelakaan Beruntun di Lintas Padang Panjang-Bukittinggi, 3 Tewas

Tiga orang tewas dalam kecelakaan beruntun yang melibatkan sembilan kendaraan di Jalan Lintas Padang Panjang-Bukittinggi.

NEWS | 27 Januari 2023

PBB Ungkap Budidaya Opium di Myanmar Meningkat sejak Junta Berkuasa

PBB mengungkap adanya peningkatan signifikan dalam budidaya opium di Myanmar, setelah junta militer mengambil alih kekuasaan.

NEWS | 27 Januari 2023

LPSK: Ada Potensi Ancaman Tinggi ke Bharada E Saat Bongkar Kasus Brigadir J

LPSK menilai ada potensi ancaman tingkat tinggi yang akan dihadapi Bharada E saat hendak membongkar kasus tewasnya Brigadir J.

NEWS | 27 Januari 2023

Gelar Bazar di Gedung DPR, PPP Akan Terus Perjuangkan UMKM

PPP menggelar bazar untuk ratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Gedung DPR, Senayan, Jakarta. PPP akan memperjuangkan UMKM.

NEWS | 27 Januari 2023

9 Jenazah Korban Pembunuhan Berantai Wowon Cs Selesai Diautopsi

Sembilan jenazah korban pembunuhan berantai Wowon cs selesai diautopsi di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

NEWS | 27 Januari 2023


TAG POPULER

# Pleidoi Ferdy Sambo


# Serial Killer


# RUU Kesehatan


# Insiden Lion Air


# Biaya Haji 2023


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Bos Baru Ferrari Bantah Utamakan Leclerc Dibandingkan Sainz

Bos Baru Ferrari Bantah Utamakan Leclerc Dibandingkan Sainz

SPORT | 6 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE