Logo BeritaSatu

Kelas Dipisah, Taliban Izinkan Wanita Afghanistan Kuliah

Minggu, 28 November 2021 | 11:08 WIB
Oleh : Surya Lesmana / LES

Kabul, Beritasatu.com – Kaum wanita Afghanistan akan diizinkan untuk belajar di universitas. Tetapi akan ada larangan untuk kelas campuran dengan pria, kata pejabat menteri pendidikan tinggi Taliban pada hari Minggu (28/11/2021).

Kelompok Islam garis keras, yang merebut kekuasaan Afghanistan pada pertengahan Agustus setelah menggulingkan pemerintah yang didukung Barat itu, sebelumnya telah berkomitmen untuk memerintah secara berbeda dibandingkan di era 1990-an saat mereka melarang anak perempuan mengenyam pendidikan.

"Orang-orang Afghanistan akan melanjutkan pendidikan tinggi mereka berdasarkan hukum Syariah dengan aman tanpa berada dalam lingkungan campuran pria dan wanita," Abdul Baqi Haqqani, pejabat menteri pendidikan tinggi Taliban mengatakan pada pertemuan dengan para tetua, dikenal sebagai loya jirga.

Dia mengatakan, Taliban ingin menciptakan kurikulum yang masuk akal dan Islami yang sejalan dengan nilai-nilai Islam, nasional dan sejarah kita dan, di sisi lain, mampu bersaing dengan negara lain.

Anak perempuan dan laki-laki juga akan dipisahkan di sekolah dasar dan menengah, yang sudah umum di seluruh Afghanistan yang sangat konservatif.

Taliban telah berjanji untuk menghormati kemajuan yang dicapai dalam hak-hak perempuan, tetapi hanya menurut interpretasi ketat mereka terhadap hukum Islam.

Apakah wanita dapat bekerja, mendapatkan pendidikan di semua tingkatan dan dapat bergaul dengan pria, adalah beberapa pertanyaan yang paling mendesak.

Tetapi perubahan sikap Taliban dipandang skeptis, dengan banyak yang mempertanyakan apakah kelompok itu akan tetap pada janjinya.

Tidak ada wanita yang hadir pada pertemuan di Kabul pada hari Minggu, yang termasuk pejabat senior Taliban lainnya.

"Kementerian pendidikan tinggi Taliban hanya berkonsultasi dengan guru dan siswa laki-laki untuk melanjutkan fungsi universitas," kata seorang dosen, yang bekerja di universitas kota selama pemerintahan terakhir.

Dia mengatakan itu menunjukkan "pencegahan sistematis partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan" dan "kesenjangan antara komitmen dan tindakan Taliban".

Tingkat penerimaan universitas telah meningkat selama 20 tahun terakhir, terutama di kalangan wanita yang telah belajar berdampingan dengan pria dan menghadiri seminar dengan profesor pria.

Tetapi serentetan serangan terhadap pusat-pusat pendidikan dalam beberapa bulan terakhir, yang menewaskan puluhan orang, telah menyebabkan kepanikan.

Taliban membantah berada di balik serangan itu, beberapa di antaranya diklaim oleh cabang lokal kelompok ISIS.

Selama pemerintahan brutal mereka sebelumnya, Taliban mengecualikan perempuan dari kehidupan publik, hiburan dilarang dan hukuman brutal dijatuhkan, seperti rajam sampai mati karena perzinahan.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: AFP

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ini Rekonstruksi Detik-detik Rudolf Bunuh Icha di Apartemen

Polisi menggelar rekonstruksi detik-detik Christian Rudolf Tobing (36) membunuh temannya sendiri Ade Yunia Rizabian (36) alias Icha di apartemen. 

NEWS | 8 Desember 2022

Pemkot San Francisco Selidiki Kamar Tidur Darurat di Markas Twitter

Pemkot San Francisco baru-baru ini mengatakan, pihaknya sedang menyelidiki keluhan bahwa Twitter telah membuat kamar tidur darurat di markas pusatnya.

NEWS | 8 Desember 2022

Buwas: Tak Mudah Impor Beras di Tengah Krisis Pangan

Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso atau yang akrab disapa Buwas mengatakan, tidak mudah untuk impor beras saat krisis pangan melanda banyak negara. 

NEWS | 8 Desember 2022

Majalah Time Nobatkan Zelensky Person of the Year 2022

Majalah Time menobatkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sebagai "Person of the Year" tahun 2022 pada Rabu (7/12/2022).

NEWS | 8 Desember 2022

Ganjar Minta Pemerintah Desa di Pati Buat Program Antikorupsi

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta semua pemerintah desa di Kabupaten Pati membuat program antikorupsi dengan pendampingan dari inspektorat.

NEWS | 8 Desember 2022

Tiba di Gedung KPK, Bupati Bangkalan Ra Latif Jalani Pemeriksaan

Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron atau Ra Latif, tersangka kasus dugaan suap lelang jabatan tiba di Gedung KPK untuk pemeriksaan lebih lanjut.

NEWS | 8 Desember 2022

Begini Rute Bus Tamu Undangan Pernikahan Kaesang di Solo

Polda Jateng melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kemacetan saat pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono di Solo, Minggu (7/12/2022).

NEWS | 8 Desember 2022

Bocah 3 Tahun Tewas Terjepit Ban Truk Kontainer di Bekasi

Seorang bocah 3 tahun berinisial AWK tewas terjepit ban truk kontainer di Jalan Kampung Legon, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

NEWS | 7 Desember 2022

Jenazah Pelaku Bom Astana Anyar Diautopsi di RS Bhayangkara Sartika Asih

Jenazah Agus Sujatno, pelaku bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar atau bom Astana Anyar diautopsi di RS Bhayangka Sartika Asih, Bandung.

NEWS | 7 Desember 2022

Kutuk Bom Bunuh Diri Bandung, Eks Napiter: Tidak Sesuai Ajaran Islam

Mantan narapidana terorisme (napiter), Muchtar Daeng Lau mengutuk keras aksi bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, Bandung, Jawa Barat.

NEWS | 8 Desember 2022


TAG POPULER

# Bom Bandung


# Ferdy Sambo


# Gempa Cianjur


# Pernikahan Kaesang


# KKB Tembak Mati


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Pemkot San Francisco Selidiki Kamar Tidur Darurat di Markas Twitter

Pemkot San Francisco Selidiki Kamar Tidur Darurat di Markas Twitter

NEWS | 32 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE