Logo BeritaSatu

Kenali Infeksi Lever, Penyakit yang Diidap Ameer Azzrika

Senin, 29 November 2021 | 10:50 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / BW

Jakarta, Beritasatu.com - Kabar duka datang dari keluarga mendiang ustaz Arifin Ilham. Putra keduanya bernama Ameer Azzikra meninggal dunia pada Senin (29/11/2021) pada dini hari.

Kabar duka tersebut diumumkan oleh kakak Ameer Azzikra, Alvin Faiz. Melalui Instagramnya, Alvin Faiz mengunggah foto hitam putih kebersamaannya dengan Ameer Azzikra.

"Innalillahiwainnailaihirojiun, telah wafat adik kami tersayang Muhammad Amer Azzikra @ameer_azzikra. Mohon dimaafkan segala kesalahan amer, insyaAllah berkumpul di surga sekarang bersama Abi, Aamiin," tulis Alvin dalam postingan tersebut.

Sebelum meninggal, Ameer sempat dilarikan ke rumah sakit dan mendapat penanganan intensif di ruang ICU. Diketahui, ia mengalami infeksi lever. Kepergian Ameer menyisakan duka mendalam bagi sang istri, Nadzira Shafa. Meski begitu, ia mencoba ikhlas untuk melepas sang suami untuk selamanya.

Infeksi lever menjadi salah satu masalah kesehatan yang cukup mengkhawatirkan. Pada kondisi tertentu, penyakit tersebut bisa menyebabkan kematian.

Sekjen Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (Papdi), Eka Ginanjar mengatakan infeksi lever menjadi salah satu masalah kesehatan yang cukup mengkhawatirkan. Dalam kondisi tertentu, penyakit tersebut memang bisa menyebabkan penderitanya meninggal dunia.

"Infeksi lever dan paru-paru bisa mulai dari ringan hingga berat, tergantung kondisi umumnya. Tetapi bagaimanapun hal itu jangan dianggap remeh. Saya tidak tahu detail yang dialami beliau (Ameer Azzikra) bagaimana pastinya," katanya ketika dihubungi Beritasatu.com, Senin (29/11/2021).

Menurutnya, secara global orang yang sudah mengidap penyakit ini sebaiknya benar-benar menjaga kesehatannya benar. Diketahui sumber penyakit infeksi lever ini bisa berasal dari makanan, napas maupun pola hidup tidak sehat, sehingga membuat daya tahan tubuhnya melemah.

"Bila sudah mengalami hal tersebut, secepatnya langsung ke rumah sakit untuk segera memeriksakan diri dan mendapatkan perawatan. Dokter pun bisa secepatnya mendeteksi seberapa berat penyakit dan jenis tingkatnya. Jangan tunggu kondisi tubuh bertambah parah," urai dokter spesialis penyakit dalam kardiovaskular ini.

Ia pun menyarankan, bagi masyarakat yang merasa dadanya tidak nyaman atau tidak enak seperti ada tekanan dan sudah mengetahui ada penyakit lever atau paru, segera periksakan diri secara rutin.

"Penyakit lever itu bisa juga berasal atau menurun dari orang tua yang ditularkan dari jenis darah tertentu yakni dari ibu ke anak. Tetapi kalau dari ayah tidak. Tetapi itu sangat luas dan jenisnya banyak," jelas dia.

Eka meminta masyarakat untuk selalu menjaga pola makan dan gaya hidup sehat di tengah pandemi ini. Bila alami keluhan, jangan menunda untuk segera memeriksakan diri ke dokter agar lebih tepat tatalaksana langkah yang harus diambil.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Soal Motif Bom Bunuh Diri Bandung, Pengamat Singgung ISIS dan KUHP

Pengamat terorisme, Stanislaus Riyanta menyinggung soal ISIS dan KUHP terkait motif Agus Sujatno melakukan bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar Bandung.

NEWS | 9 Desember 2022

Patahan Cugenang, Pemicu Gempa Cianjur Belum Pernah Teridentifikasi

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, selama ini patahan Cugenang, pemicu gempa Cianjur, Jawa Barat, belum teridentifikasi.

NEWS | 9 Desember 2022

Aksi Bom Bunuh Diri Bukan Bagian dari Amalan Jihad

Aksi bom bunuh diri seperti bom Bandung itu, menurut Sekum DDI KH Suaib Tahir, bukan bagian amalan jihad.

NEWS | 9 Desember 2022

Hendra Kurniawan Bantah Menemui Ferdy Sambo pada 13 Juli

Hendra Kurniawan membantah keterangan mantan staf pribadi Ferdy Sambo yang menyebutnya menemui Ferdy Sambo di ruang Kadiv Propam Polri pada 13 Juli 2022.

NEWS | 8 Desember 2022

Eks Napiter Tegaskan Ekonomi Bukan Motif Bom Bunuh Diri

Pujianto alias Raider Bakiyah, mantan narapidana terorisme (napiter) mengatakan ekonomi bukan motif teroris melakukan bom bunuh diri.

NEWS | 8 Desember 2022

Masyarakat Harus Dibekali Kemampuan Deteksi Dini Ancaman Terorisme

Masyarakat harus bersatu memerangi terorisme. Pemerintah harus mulai membekali masyarakat dengan kemampuan mendeteksi dan pencegahan dini.

NEWS | 8 Desember 2022

Pernikahan Kaesang, Erick Thohir: Jokowi Ingin Festival Budaya

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan Presiden Joko Widodo ingin konsep Festival Budaya sehingga dekat dengan rakyat saat menggelar pernikahan Kaesang Pangarep

NEWS | 8 Desember 2022

Ganjar Sebut 97 Perusahaan Relokasi Pabrik ke Jateng

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebut, puluhan perusahaan melakukan relokasi pabrik ke berbagai daerah di Jateng.

NEWS | 8 Desember 2022

Pertukaran Tahanan, Bintang Bola Basket Wanita AS Dibebaskan Rusia

Bintang bola basket wanita AS Brittney Griner dibebaskan dari penjara Rusia, dalam sebuah pertukaran tahanan.

NEWS | 8 Desember 2022

Dapat Suntikan Rp 551 M, Jakpro Segera Bangun ITF Sunter

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyuntikkan modal Rp 551 miliar kepada PT Jakpro untuk pembangunan ITF Sunter.

NEWS | 8 Desember 2022


TAG POPULER

# Bom Bandung


# UU KUHP


# Ferdy Sambo


# Piala Dunia 2022


# Gempa Sukabumi


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Aksi Bom Bunuh Diri Bukan Bagian dari Amalan Jihad

Aksi Bom Bunuh Diri Bukan Bagian dari Amalan Jihad

NEWS | 39 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE