Logo BeritaSatu

Pengusaha: UMP DKI Naik 0,85% Saja Sudah Pahit bagi Kami

Rabu, 1 Desember 2021 | 07:47 WIB
Oleh : Yustinus Paat / BW

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Dewan Pengupahan DKI Jakarta dari unsur pengusaha, Heber Lolo Simbolon, merespons surat Gubernur Anies Baswedan kepada Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah soal peninjauan kembali formula penetapan upah minimun provinsi (UMP) DKI Jakarta 2022.

Dalam surat tersebut, Anies menilai kenaikan 0,85% UMP 2022 sebagai dampak dari formula penghitungan UMP yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan, terlalu kecil dan tidak adil.

Advertisement

Merespons hal itu, Heber mengatakan, kenaikan 0,85% tersebut sebenarnya angka yang berat dan pahit bagi pengusaha di tengah pandemi Covid-19. Saat ini, tutur Heber, banyak pengusaha di DKI Jakarta terdampak pandemi Covid-19 dan masih berjuang untuk kembali bangkit.

“Sangat sulitlah sebenarnya kenaikan UMP 0,85% itu, itu pun pahit. Mampu berusaha saja sudah syukur dengan status seperti saat ini,” ujar Heber saat dihubungi Beritasatu.com, Selasa (30/11/2021).

Heber menceritakan kondisi para pengusaha yang umumnya mengalami kesulitan, bahkan sampai bangkrut karena pandemi Covid-19. Lalu, ada pengusaha yang berusaha bangkit lagi ketika memasuki masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1 dan memulai usahanya dari nol lagi. Selain itu, kata Heber, ada juga pengusaha yang justru memulai usaha dari minus.

“Saya bilang mulai dari minus karena ada pengusaha yang belum melunasi THR-nya kemarin, tetapi karena ada bipartit antara pengusaha dan pekerjanya mereka bisa sepakat,” tandas dia.

Meskipun kenaikan UMP 2022 berat, kata Heber, pengusaha berupaya menerimanya karena mematuhi ketentuan PP Nomor 36 Tahun 2021. Menurut dia, jika angka kenaikan diubah lagi dan bahkan diminta lebih tinggi dari 0,85%, maka bisa dipastikan akan berdampak besar terhadap pengusaha.

“Kalau angka kenaikannya diubah-ubah lagi, maka pengusaha akan bingung lagi karena menghitung biaya berusaha tidaklah mudah,” ungkap dia.

Menjalankan
Lebih lanjut, Heber meminta kepada serikat pekerja atau buruh untuk menjalankan keputusan penetapan UMP DKI 2022. Bersamaan dengan itu, Heber meminta Gubernur Anies untuk memberikan subsidi atau intervensi untuk meningkatkan kesejahteraan para buruh atau pekerja.

“Saya secara pribadi meminta kepada Gubernur DKI Jakarta, supaya mengintervensi masyarakat Jakarta, apa itu? Memberikan subsidi seperti pangan murah, dana sekolah BOS misalnya begitu. Itu yang harus diberikan pemerintah Jakarta bagi masyarakat supaya sesuai dengan jargon Pak Gubernur kita, maju kotanya, sejahtera warganya,” pungkas Heber.

Diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mengirimkan surat kepada Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dengan tujuan meninjau kembali formula penetapan UMP tahun 2022. Anies menilai formula yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan tidak adil dan tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

Surat bernomor 533/-085.15 dikirim Anies pada 22 November 2021, seusai menetapkan UMP 2022 pada 21 November 2021 lalu. Dalam surat ini, Anies melampirkan angka rata-rata kenaikan UMP DKI dari tahun 2016 hingga 2022. Terdapat 6 poin yang disampaikan Anies dalam surat tersebut yang secara umum memuat alasan Pemprov DKI terpaksa menetapkan UMP 2022, permintaan meninjau kembali formula UMP 2022 termasuk alasannya. Namun, Anies tidak mengusulkan formula yang diinginkan dan angka yang dinilai adil untuk kenaikan UMP 2022.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

PDUI Minta Masyarakat Bijak Pilih Kemasan Pangan

PDUI meminta masyarakat agar lebih bijak memilih kemasan pangan yang aman untuk menghindari bahaya keracunan EG dan DEG.

NEWS | 29 Januari 2023

Tandan Pisang Setinggi 2 Meter Hebohkan Warga Kudus

Warga di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah dibuat heboh dengan adanya tandan pisang yang menjulur dari atas sampai ke bawah setinggi 2 meter.

NEWS | 29 Januari 2023

Jembatan Putus, 4 Anggota TNI dan Polri Hilang di Sungai Digoel Papua

Tiga anggota Polri dan satu anggota TNI dikabarkan hilang di Sungai Digoel, Distrik Iwur Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan. 

NEWS | 29 Januari 2023

Jalur Semarang-Grobogan Ambles Sepanjang 25 Meter

Jalur utama yang menghubungkan antara Kabupaten Grobogan dengan Kota Semarang, Jawa Tengah, tepatnya di Desa Gubug, Grobogan, ambles.

NEWS | 29 Januari 2023

7 Pelaku Perusakan Bus Persis Solo Ditangkap Polisi

Polres Tangerang Selatan menangkap tujuh suporter yang diduga pelaku perusakan bus Persis Solo usai pertandingan melawan Persita Tangerang, Sabtu (28/1/2023).

NEWS | 29 Januari 2023

Masuki Peralihan Musim, BMKG Imbau Masyarakat Waspada

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai kondisi cuaca pada saat peralihan musim.

NEWS | 29 Januari 2023

Pura-pura Hendak Salat Duha, Pasangan Suami Istri Curi Kotak Amal Terekam CCTV

Pasangan suami istri yang berpura pura hendak menjalankan salat Duha terekam kamera pengawas CCTV mencuri uang dalam kotak amal masjid.

NEWS | 29 Januari 2023

Serahkan Diri, Sopir Audi Tersangka Penabrak Mahasiswi Cianjur Diperiksa Polisi

Sopir Audi A6 berinisial SG, tersangka kasus kecelakaan yang menewaskan mahasiswi Cianjur, Selvi Amalia Nuraini sedang diperiksa Polres Cianjur. 

NEWS | 29 Januari 2023

Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Lebat Tiga Hari ke Depan

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut wilayah DKI Jakarta berpotensi diguyur hujan lebat selama tiga hari ke depan.

NEWS | 29 Januari 2023

Banjir di Jalan Bangun Nusa Raya Cengkareng karena Drainase Buruk

Banjir yang kerap melanda Jalan Bangun Nusa Raya, Cengkareng, Jakarta Barat disebabkan sistem drainase yang buruk.  

NEWS | 29 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Keketuaan ASEAN 2023 Jaga Stabilitas Episentrum Ekonomi

Keketuaan ASEAN 2023 Jaga Stabilitas Episentrum Ekonomi

EKONOMI | 21 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE