Logo BeritaSatu

Jokowi: Jangan Gadaikan Kewibawaan Polri

Jumat, 3 Desember 2021 | 14:40 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun/Novy Lumanauw / JEM

Jakarta, Beritasatu.comPresiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan jajaran Polri jangan menggadaikan kewibawaan dengan sowan kepada pelanggar hukum. Justru Polri harus menjaga kewibawaan dan ketegasannya sebagai aparat penegak hukum.

Ia mewanti-wanti agar jajaran Polri tidak menggadaikan kewibawaan, misalnya dengan melakukan sowan kepada ormas yang sering berbuat keributan.

“Kewibawaan juga jangan hilang dari Polri. Saya sudah lama sekali ingin menyampaikan. Setia pada kapolda baru, kapolres baru, malah datang kepada sesepuh ormas yang sering membuat keributan. Bener ini,” kata Jokowi saat memberikan pengarahan kepada Kepala Kesatuan Wilayah (Kasatwil) Tahun 2021 di Candi Ballroom, Hotel The Apurva Kempinski, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, pada Jumat, 3 Desember 2021.

Ia pernah menanyakan alasannya kepada pejabat Polri melakukan tindakan tersebut. Jawaban yang diberikan adalah ingin menjaga suasana kondusif kotanya. Namun, ia menilai tindakan itu tidak tepat.

“Saya tanya kepada kapolres, kenapa, bapak melakukan ini, supaya kotanya kondusif. Tapi apakah cara itu betul? Hati-hati jangan menggadaikan kewibawaan dengan sowan kepada pelanggar hukum. Hanya ini saya lihat. Saudara-saudara harus memiliki kewibawaan, Polri harus memiliki kewibawaan,” tegas Jokowi.

Selain menjaga kewibawaan, Jokowi menegaskan Polri harus menegakkan hukum tanpa pandang bulu. Ketegasan harus dilakukan kepada setiap pelanggar hukum yang melakukan tindak kejahatan baik pada negara maupun masyarakat.

“Sering saya sampaikan, ya memang ketegasan harus gigit siapa pun yang terbukti melakukan tindakan kejahatan pada negara juga masyarakat,” ujar Jokowi.

Lebih lanjut, Presiden berpesan agar Polri dapat melindungi dan membantu kaum lemah yang terpinggirkan dalam hukum. Menurutnya, indeks kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian sangat tinggi sehingga hal tersebut harus dijaga dengan tetap memperhatikan kaum-kaum kecil.

“Saya ingin titip, lindungi dan bantu yang lemah, yang biasanya terpinggirkan dalam hukum. Hati-hati urusan pedagang kecil, lindungi,” ungkap Jokowi.

Karena apa yang dilakukan Polri saat ini akan menimbulkan persepsi publik ditengah-tengah masyarakat. Jangan sampai Polri dicap melakukan diskriminasi kepada kaum yang lemah.

“Ini menjadi sebuah persepsi, hati-hati. Kecil-kecil seperti ini, mungkin bukan urusannya kapolres, tetapi hati-hati tetap tanggung jawab kapolres, kapolda, yang kecil-kecil seperti ini. Apalagi kau sudah dicap diskriminasi kepada yang lemah,” tutur Jokowi.

Apalagi saat ini, lanjut Jokowi, Polri berada dalam posisi ketiga besar dari hasil survei terkait kepercayaan masyarakat pada institusi negara. Bahkan dalam sebuah survei, angka kepercayaan masyarakat kepada Polri mencapai 80%.

“Hati-hati, dipercaya itu tidak mudah. Angka 80% itu sangat besar sekali, itu hasil dari survei baru tiga hari lalu saya terima,” tukas Jokowi.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pengurus Baru ASPIKOM Korwil Jabodetabek Periode 2022-2025 Resmi Dilantik

Acara pelantikan berlangsung di Aula Nurcholis Madjid, Universitas Paramadina, Jakarta Selatan pada Rabu, 7 Desember 2022. 

NEWS | 8 Desember 2022

Kemenkes Pantau Subvarian Omicron BN.1 yang Muncul di Indonesia

Selain Amerika Serikat, Omicron BN.1 juga terdeteksi di lebih 30 negara lainnya, termasuk Australia, Inggris, India, hingga Austria

NEWS | 8 Desember 2022

Hari Ini, 2 Gempa Lebih dari 5,0 M Guncang Tanah Air

Hari ini, Kamis (8/12/2022) wilayah Indonesia diguncang dua gempa berkekuatan lebih besar dari magnitudo 5.

NEWS | 8 Desember 2022

Publik Puas dengan Kinerja Prabowo Subianto, Erick Thohir, dan Sandiaga Uno

Publik mengaku puas dengan kinerja tiga menteri, yakni Prabowo Subianto, Erick Thohir, dan Sandiaga Uno.

NEWS | 8 Desember 2022

Jokowi Tinjau Rumah Contoh Tahan Gempa di Cianjur

Jokowi meninjau rumah contoh yang tahan gempa di Yonif Raider 300, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (8/12/2022).

NEWS | 8 Desember 2022

Korban Bom Bunuh Diri, Aipda Sofyan Dapat Kenaikan Pangkat

Korban bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, Aipda Sofyan mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa dari Aipda menjadi Aiptu Anumerta.

NEWS | 8 Desember 2022

Survei Poltracking: Kepuasan Kinerja Jokowi Kembali Naik

Berdasarkan survei Poltracking, kepuasan mayoritas publik terhadap pemerintahan Jokowi-Ma'ruf meningkat.

NEWS | 8 Desember 2022

Pemeriksaan Genomik Tumor Tentukan Terapi Kanker yang Optimal

Pemeriksaan DNA tumor bisa membantu menentukan opsi terapi pengobatan kanker bagi para pasien.

LIFESTYLE | 8 Desember 2022

Ferdy Sambo Urung Bersaksi di Sidang Hendra dan Agus

Ferdy Sambo urung menyampaikan kesaksian terhadap dua terdakwa perkara obstruction of justice atau perintangan penyidikan kasus pembunuhan Brigadir J.

NEWS | 8 Desember 2022

Bom Bunuh Diri di Bandung, Polisi Periksa 18 Saksi

Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengungkapkan, sebanyak 18 orang diperiksa terkait peristiwa bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, Bandung, Jawa Barat.

NEWS | 8 Desember 2022


TAG POPULER

# Bom Bandung


# UU KUHP


# Ferdy Sambo


# Piala Dunia 2022


# Gempa Sukabumi


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
PT Mattel Indonesia Bakal Produksi 3 Juta Boneka Barbie Per Minggu

PT Mattel Indonesia Bakal Produksi 3 Juta Boneka Barbie Per Minggu

EKONOMI | 16 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE