Logo BeritaSatu
Trimah dan Hermanto

Perjuangan Difabel Raih Nilai Kehidupan Lewat Membatik 

Senin, 6 Desember 2021 | 19:17 WIB
Oleh : Iman Rahman Cahyadi / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Menjadi seorang pengrajin batik mungkin tidak akan terpikirkan oleh Trimah, salah satu wirausaha penyandang disabilitas yang membuat karya batiknya menggunakan kaki dari Minomartani, Sleman, DI Yogyakarta. Trimah, yang lahir di Magelang pada 15 April 1990, dan kini juga menjadi seorang ibu bagi anaknya yang berusia 18 bulan, juga tidak menyangka rasa penasarannya dapat menuntunnya hingga hari ini.

Melalui membatik menggunakan kaki, Trimah juga mendapatkan nilai kehidupan yang hingga saat ini terus ia jalankan.
“Saya mulai membatik sejak tahun 2014, namun sudah mulai belajar sejak tahun 2010 untuk membatik menggunakan kaki. Dengan membatik saya mendapatkan treatment untuk mengendalikan emosi dan tempramen. Saya juga bisa menghasilkan dan membantu perekonomian,” ujar Trimah.

Rasa penasaran ini didorong dengan keingintahuannya karena melihat orang lain mampu membubuhkan malam pada kain batik, sehingga muncul pemikiran apakah ia juga bisa melakukan hal yang sama dengan kakinya. Trimah mengungkapkan banyak kegagalan yang harus dilewati, tetapi rasa penasaran mampu mengalahkan rasa menyerah yang dialami serta membangun kepercayaan dirinya. Ia juga bertekad untuk mendapatkan pendapatan untuk dirinya sendiri, sehingga dapat hidup mandiri.

Perjuangan Difabel Raih Nilai Kehidupan Lewat Membatik 

Dalam prosesnya belajar dan didukung oleh orang-orang di sekelilingya, ia terus berkarya dan mampu membuat batik dengan motif abstrak dan warna-warna yang berani. Trimah juga menerapkan nilai yang sama dalam merawat anaknya, yaitu menggunakan hati yang tulus, lapang, juga ikhlas dalam setiap goresan malam yang ia bubuhkan ketika proses membatik.

“Perasaan saya menjadi pembatik itu bangga, karena tanpa disadari saya ikut “nguri-uri” (melestarikan) kebudayaan Jawa. Menurut saya merawat anak dan membatik itu hampir sama, karena keduanya menggunakan hati yang tulis, lapang, juga ikhlas,” ungkap Trimah.

Hingga kini, Trimah telah mampu menghasilkan batik tulis yang ditulis menggunakan kakinya sendiri dengan brand Batik Samparan. Ia juga berkarya sebagai mitra dampingan dari Pusat Rehabilitasi Yakkum (PRY).

Karya batik ini dikenal orang dengan metode mulut ke mulut, serta dijual melalui media sosial seperti Instagram dan Facebook.Karya-karya batik tulis dari Trimah sendiri juga dapat dipesan motif dan warnanya, sehingga dapat menyesuaikan keinginan dari para pembelinya. Trimah berharap, karya yang ia ciptakan juga dapat menginspirasi banyak orang untuk tidak menyerah dan terus berkarya.

Kreativitas Batik Hermanto
Perjalanan Hermanto dalam menerima dirinya menggunakan kursi roda juga memiliki proses yang panjang. Hermanto bercerita ia dilahirkan dengan kondisi yang normal, namun saat usianya 18 tahun ia mengalami kecelakaan yang sempat membuatnya patah semangat dalam menjalani kehidupan.

Akhirnya Hermanto memutuskan untuk datang ke Yogyakarta dan menimba ilmu di Pusat Rehabilitasi Yakkum (PRY). Keputusan ini membuatnya bangkit kembali, serta merasa terlahir kembali karena melihat semangat rekan-rekan disabilitas lain dalam pusat rehabilitasi dalam menjalani kehidupannya.

Sosok laki-laki yang lahir pada 11 Maret 1990 mulai berkenalan dengan dunia menggambar ketika kecil, sebagai bekalnya dalam membuat motif batik tulis yang menuntutnya untuk berkarya lebih baik lagi. Memutuskan untuk menekuni batik sejak 2015, Hermanto menghasilkan karya batik tulis, serta beberapa kreasi fungsional lainnya seperti kotak tisu batik, tatakan gelas batik, sampul bantal, serta produk lainnya yang berhubungan dengan pengembangan karya batik tulis. Warna-warna yang halus dan pengerjaan batik yang teliti menjadi nilai tambah dari karya Hermanto, sehingga produknya terasa spesial.

“Yang namanya disabilitas ini sebenarnya butuh partner kerja, karena kita mengalami kesulitan dalam mengangkat barang berat, dan resikonya tinggi. Kadang saat merebus dan pewarnaan. Saat ini saat produksi sudah memiliki partner, seperti pada pembuatan kotak tisu batik, pembatikannya di tempat saya, nanti proses pembuatan kotaknya di tempat teman,” ujar Hermanto.

Perjuangan Difabel Raih Nilai Kehidupan Lewat Membatik 

Saat ini karya batik tulis dari Hermanto dapat diperoleh melalui rumahnya di kawasan Candi Sambisari, Purwomartani, Sleman. Untuk pemasaran dilakukan oleh Hermanto masih melalui pesanan dan mulut ke mulut. Kreasi batik tulis yang ia diciptakan dapat menjadi bukti dirinya bekerja keras dan terus berkarya, meskipun hidup dengan keterbatasan. Karena Hermanto yakin keterbatasan bukanlah hal untuk berhenti berkarya.

Karya batik tulis dari Trimah dan Hermanto ditampilkan dalam Gelar Karya Virtual Hari Disabilitas Internasional yang disiarkan secara live melalui YouTube Kita Muda Kreatif pada tanggal 4 Desember 2021. Karya mereka ditampilkan melalui busana dengan sentuhan perancang muda Rony Billiardo dengan brand Billiardo yang menampilkan seri busana wanita.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ledakan Terjadi di Solo, Seorang Polisi Terluka

Sebuah ledakan terjadi di Asrama Grogol Indah Solo Baru, Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah, Minggu (25/9/2022), pukul 18.00 WIB. Seorang polisi terluka.

NEWS | 25 September 2022

Ledakan di Asrama Polisi Solo Baru dalam Penyelidikan Polri

Petugas dari kepolisian menyelidiki ledakan di Asrama Polisi Grogol Indah, Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, yang terjadi pada Minggu (25/9/2022).

NEWS | 25 September 2022

Covid-19 Melandai, Kemenkes: Wajib Masker Masih Berlaku

Kasus Covid-19 di Tanah Air terus melandai. Namun, kebijakan protokol kesehatan (prokes) wajib masker di ruang tertutup masih berlaku.

NEWS | 25 September 2022

Rampai Nusantara Kepulauan Riau Terbentuk

Rampai Nusantara Kepri yang baru terbentuk diharapkan dapat mendorong keselarasan kemajuan daerah dengan kesejahteraan masyarakat setempat.

NEWS | 25 September 2022

Ini Daftar Perjalanan Lukas Enembe 25 Kali Bolak-balik ke Luar Negeri

MAKI membeberkan aktivitas Lukas Enembe kurang dari setahun pergi ke luar negeri dalam 25 kesempatan dari ke Singapura hingga Jerman.

NEWS | 25 September 2022

Deklarasi Dukungan untuk Puan Maharani Presiden 2024 Diwarnai Senam Asyik

Relawan Puan menfasilitasi masyarakat Jakarta Barat mendeklarasikan dukungan untuk Ketua DPR Puan Maharani menjadi penerus Presiden Jokowi 2024.

NEWS | 25 September 2022

MAKI: Lukas Enembe Berjudi di Ruang VIP, Level Tinggi

Lukas Enembe berjudi di ruang VIP atau ruang khusus Genting Highland Malaysia.  Itu artinya ia pemain level tinggi.

NEWS | 25 September 2022

Zelensky Sebut Putin Kirimkan Warganya ke Kematian

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan bahwa Vladimir Putin dengan sengaja mengirimkan warga Rusia ke kematian melalui wajib militer.

NEWS | 25 September 2022

Wacana Pengaturan Jam Kerja, Riza: Tidak Bisa Diputuskan Sepihak

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menegaskan perubahan pengaturan jam kerja tidak bisa diputuskan sepihak oleh Pemprov DKI.

NEWS | 25 September 2022

Masyarakat Bogor Harapkan Sandiaga Uno Perkuat Ekonomi

Masyarakat Jagorawi, Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar) mendukung Sandiaga Uno untuk menjadi Presiden pada 2024.

NEWS | 25 September 2022


TAG POPULER

# Iran


# Kudeta Tiongkok


# Guru Besar UGM Tergulung Ombak


# Xi Jinping


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Indonesia Rintis Kerja Sama Lalu Lintas Data dengan Portugal

Indonesia Rintis Kerja Sama Lalu Lintas Data dengan Portugal

NEWS | 4 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings