Logo BeritaSatu

Malala Yousafzai Desak AS Bela Perempuan Afghanistan

Selasa, 7 Desember 2021 | 09:05 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Washington, Beritasatu.com- Aktivis hak asasi manusia Malala Yousafzai mendesak Amerika Serikat (AS) untuk mengambil tindakan bagi perempuan dan anak perempuan Afghanistan. Seperti dilaporkan The Hill, pada Senin (6/12/2021), desakan Malala Yousafzai disampaikan menjelang pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Antony Blinken.

Berbicara kepada wartawan di Washington, D.C., Yousafzai membahas perlunya anak perempuan Afghanistan untuk memiliki akses ke pendidikan. Dia mencatat bahwa Afghanistan adalah satu-satunya negara yang tidak mengizinkan pendidikan menengah untuk perempuan.

Advertisement

“Mereka dilarang belajar, dan saya telah bekerja sama dengan gadis-gadis Afghanistan dan aktivis perempuan, dan ada satu pesan dari mereka: bahwa mereka harus diberi hak untuk bekerja. Mereka harus bisa pergi ke sekolah,” kata Yousafzai kepada wartawan.

Yousafzai juga membagikan surat dari seorang gadis remaja yang dikirim ke Presiden Joe Biden. Surat itu menyatakan bahwa jika universitas dan sekolah tetap ditutup di negara itu, gadis-gadis Afghanistan akan paling menderita.

Remaja itu juga mengatakan dalam suratnya bahwa “pendidikan anak perempuan adalah alat yang ampuh untuk membawa perdamaian dan keamanan.”

“Jadi ini adalah pesan dari gadis-gadis Afghanistan sekarang, dan kami ingin melihat dunia di mana semua gadis dapat memiliki akses ke pendidikan yang aman dan berkualitas, dan kami berharap bahwa AS bersama dengan PBB [PBB] akan mengambil tindakan segera untuk memastikan bahwa anak perempuan diizinkan untuk kembali ke sekolah mereka sesegera mungkin, perempuan dapat kembali bekerja dan semua bantuan kemanusiaan yang diperlukan untuk pendidikan di sana disediakan,” papar Yousafzai.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Muncul ke Publik Setelah 36 Hari, Kim Jong-un Minta Korut Bersiap Perang

Pemimpin Korut (Korea Utara) Kim Jong-un muncul di hadapan publik setelah tak terlihat di depan umum, yang menimbulkan spekulasi tentang kesehatannya.

NEWS | 8 Februari 2023

Gagal Ginjal Akut Kembali Terdeteksi, IDI: Monitoring Pemakaian Obat Harus Diperketat

Ketua Umum IDI mengatakan, kesadaran atas efek samping obat sirup merupakan hal yang penting untuk di monitor guna mencegah kasus gagal ginjal akut.

NASIONAL | 8 Februari 2023

MRCCC Siloam Minimalisasi Kesenjangan Perawatan Pasien Kanker

MRCCC Siloam Semanggi meminimalisasi kesenjangan perawatan pasien kanker serta menekankan kesetaraan pasien dalam mendapatkan pelayanan medis.

NASIONAL | 7 Februari 2023

510 Mahasiswa Universitas Brawijaya Malang Keracunan Makanan

Tim kesehatan Puskesmas Wagir mendapat laporan banyak mahasiswa yang mengalami diare saat berada di lokasi perkemahan.

NEWS | 7 Februari 2023

Bappenas: RI Butuh 22 Tahun untuk Jadi Negara Berpendapatan Tinggi

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa menyatakan, Indonesia membutuhkan waktu 22 tahun untuk menyandang status negara berpendapatan tinggi.

EKONOMI | 8 Februari 2023

Pelabuhan Iskenderun Turki Terbakar Pascagempa, Operasional Dihentikan

Puluhan kontainer kargo terbakar sejak Senin (6/2/2023) petang hingga Selasa (7/2/2023) di kota pelabuhan Iskenderun yang dilanda gempa dahsyat.

NEWS | 8 Februari 2023

Kasus Baru Gagal Ginjal Akut, Bareskrim Kirim Sampel ke BPOM

Bareskrim Polri mengirimkan sampel ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terkait dua kasus baru gagal ginjal akut yang ditemukan di DKI Jakarta.

NASIONAL | 7 Februari 2023

Ibunya Tewas, Bayi Baru Lahir Selamat dari Puing-puing Gempa Dahsyat

Keajaiban setelah bayi baru lahir ditemukan dalam kondisi selamat dari puing-puing akibat gempa dahsyat di sebuah rumah di Suriah utara.

INTERNASIONAL | 8 Februari 2023

Keren! Qoala Plus Tumbuh Tiga Kali Lipat di Sumatera

Qoala Plus sebagai unit bisnis insurtech Qoala mencatat pertumbuhan tiga kali lipat di wilayah Sumatera.

EKONOMI | 8 Februari 2023

OJK Catat Kredit Macet 21 Fintech Lending di Atas 5 Persen

Sebanyak 21 penyelenggara fintech lending mencatat pembiayaan bermasalah atau tingkat wanprestasi 90 hari (TWP 90) di atas 5%.

EKONOMI | 7 Februari 2023


TAG POPULER

# Warunk Upnormal


# Susi Air


# Gempa Turki


# Jokowi


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Javier Rocha Mundur, Arema FC Tunjuk Putu Gede Jadi Pelatih

Javier Rocha Mundur, Arema FC Tunjuk Putu Gede Jadi Pelatih

BOLA | 35 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE