Logo BeritaSatu

Langgar Fungsi Sempadan Sungai, 3 Hotel di Puncak Dibongkar

Kamis, 9 Desember 2021 | 18:53 WIB
Oleh : Vento Saudale / LES

Bogor, Beritasatu.com - Kementerian ATR/BPN dan Kementerian PUPR bekerja sama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor melakukan pembongkaran tiga hotel di kawasan Puncak, Kamis (9/12/2021). Sejauh ini 42 teridentifikasi awal bangunan di Puncak melanggar tata ruang fungsi sempadan (batas) sungai.

Direktur Penertiban Pemanfaatan Ruang, Direktorat Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang, ATR/BPN Andi Renald menuturkan, ketiga hotel ini dibongkar diduga karena melakukan pelanggaran rencana tata ruang sebagai upaya pengamanan penyelamatan fungsi pada sempadan sungai guna mencegah banjir Jakarta.

Advertisement

"Penertiban bangunan yang berdiri di sempadan sungai di kawasan Puncak kali ini dilakukan di tiga titik," paparnya, Kamis (9/12/2021).

Titik pertama dilakukan pada sebuah Hotel Cibulan River Cottages di Desa Batulayang, Kecamatan Cisarua, dan Lembah Tirta, serta Hotel Khatulistiwa di Desa Cipayung Girang Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.

Lanjut dia, kenapa yang diprioritaskan hotel yang ada di sempadan sungai karena bisa berakibat banjir besar khususnya di ibu kota.

“Makanya pelanggaran banyak tapi kita prioritaskan dulu di daerah sempadan sungai,” ujar Andi Renald kepada wartawan di lokasi pembongkaran Cibulan River Cottages Cisarua.

Selain menata kembali fungsi sempadan sungai, pembongkaran ini juga untuk mengurangi aliran permukaan (Run off) karena sudah meresap ke dalam.

Meski demikian, kata dia, ada yang lebih penting setelah pembongkaran ini, yaitu ATR/BPN akan melakukan pembuatan lubang biopori, penanaman pohon dan pemasangan plang peringatan.

“Jangka panjangnya adalah melakukan Detail Enginering Design untuk penataan sempadan sungai secara menyeluruh berbasis masyarakat untuk bagaimana kita aktifkan masyarakat Untuk mengelola atau menjaga lingkungan ini di bawah supervisi Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung-cisadane,” bebernya.

Tidak hanya itu, Kementrian ATR/BPN juga mempunyai tugas pembinaan dan pengawasan terkait ada pelanggaran tata ruang yang ditemukan.

Sampai saat ini dari mulai pendataan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bogor ada 42 teridentifikasi awal bangunan melanggar tata ruang fungsi sempadan sungai, dan 13 pemilik bangunan sudah diberikan surat teguran dari mulai teguran 1,2 dan 3, dan yang sudah selesai secara administratif ada 3 yang sudah bisa dibongkar.

“Tiga itu yang sekarang sedang dilakukan pembongkaran, dan sisanya dilanjutkan pada tahun 2022,” ungkapnya.

Kata dia, tugas melakukan penertiban secara administratif ada di pemerintah daerah, jika daerah tidak bisa melaksanakan penertiban dalam waktu dua bulan setelah proses administrasi selesai, pemerintah provinsi bisa mengambil alih penertiban, dan jika gubernur tidak bisa melaksanakan penertiban juga selama rentan waktu enam bulan maka pemerintah pusat yang akhirnya mengambil alih.

“Namun Kita mengapresiasi pemerintah kabupaten Bogor yang cepat sigap dengan adanya program pusat dari Kementerian PUPR dan ATR/BPN langsung direspons dengan cepat oleh Kasatpol PP Kabupaten Bogor,” tandasnya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Alasan Dituntut Ringan 2 Tahun, Chuck Putranto Sopan dalam Memberikan Kesaksian

JPU menuntut dua tahun pidana penjara terhadap Chuck Putranto terdakwa perintangan penyidikan tewasnya Brigadir J.

NEWS | 27 Januari 2023

Mahasiswa UI Hasya Tewas Ditabrak Malah Tersangka, Polda Metro: Kelalaian Korban Sendiri

Polda Metro Jaya menjelaskan alasan ditetapkannya tersangka mahasiswa UI M Hasya Athalah yang tewas diduga ditabrak oleh pensiunan polisi.

NEWS | 27 Januari 2023

Lakukan Ini untuk Jaga Keamanan Rekening Bank

OJK mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dalam menjaga kerahasiaan data pribadi demi keamanan rekening bank.

NEWS | 27 Januari 2023

Pengurus Soksi Siap Menangkan Partai Golkar di Pemilu 2024

Ketua Umum Soksi Ali Wongso Sinaga menegaskan komitmen Soksi untuk memenangkan Partai Golkar di Pemilu 2024 mendatang.

NEWS | 27 Januari 2023

Tuntut Agus Nurpatria 3 Tahun Penjara, Jaksa: Coreng Institusi Polri

JPU menuntut Agus Nurpatria dijatuhi hukuman tiga tahun penjara karena merintangi penyidikan pembunuhan Brigadir J.

NEWS | 27 Januari 2023

Dituntut 2 Tahun Penjara, Ini Hal yang Memberatkan Chuck Putranto

JPU menuntut Chuck Putranto dipenjara dua tahun karena terlibat dalam perintangan penyidikan tewasnya Brigadir J.

NEWS | 27 Januari 2023

Kasus Brigadir J, Agus Nurpatria Dituntut 3 Tahun Penjara

JPU hukuman 3 tahun pidana penjara terhadap Agus Nurpatria kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

NEWS | 27 Januari 2023

Pipa Gas Negara di Tangerang Meledak, 4 Rumah Warga Rusak

Empat rumah rusak akibat pipa Gas Negara (PGN) di Perumahan Wisma Harapan, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang meledak.

NEWS | 27 Januari 2023

Rumah Kos di Otista Hangus Terbakar

Satu unit rumah berlantai dua yang dijadikan tempat indekos di Jalan Otista Raya 78 terbakar pada Jumat (27/1/2023).

NEWS | 27 Januari 2023

Zona Nyaman Bikin AHLAK PNS Rendah, Menpan RB: Kultur Ini Harus Diubah!

Menteri PAN RB Abdullah Azwar Anas menyinggung perilaku ASN yang berada di zona nyaman dan tidak mau berubah.

NEWS | 27 Januari 2023


TAG POPULER

# Pleidoi Ferdy Sambo


# Serial Killer


# RUU Kesehatan


# Insiden Lion Air


# Biaya Haji 2023


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Alasan Dituntut Ringan 2 Tahun, Chuck Putranto Sopan dalam Memberikan Kesaksian

Alasan Dituntut Ringan 2 Tahun, Chuck Putranto Sopan dalam Memberikan Kesaksian

NEWS | 9 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE