Logo BeritaSatu

Bio Farma: Pasokan Vaksin Sesuai Kebutuhan Pemerintah

Jumat, 10 Desember 2021 | 07:59 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Juru Bicara Covid-19 Bio Farma Bambang Heriyanto menyatakan untuk memasok atau membeli vaksin Covid-19 dari negara-negara produsen, pihaknya menyesuaikan pada kebutuhan pemerintah.

"Untuk memasok vaksin Covid-19 di Indonesia, dilakukan berdasarkan kebutuhan pemerintah, dengan dasar mempertimbangkan kebutuhan vaksin nasional. Jadi kita akan membeli sesuai dengan kebutuhan saja, baik Sinovac maupun non-Sinovac," kata Bambang Heriyanto ketika dihubungi Beritasatu.com, Kamis (9/12/2021).

Menurut Bambang, vaksin covid-19 yang disediakan pemerintah bukan hanya berasal dari Sinovac saja, tetapi ada juga vaksin Covid-19 dari berbagai produsen lainnya, meski masyarakat mempunyai pilihan tertentu.

Dalam pembelian vaksin Covid-19 pun tetap harus memperhitungkan ketersediaan stok vaksin secara nasional, sehingga stok menjadi tidak berlebih dan juga perlu diperhatikan expired date (tanggal kedaluwarsa) vaksinnya.

"Untuk vaksin Sinovac tahun 2021 ini dalam bentuk bulk vaksin Covid-19 ada sebanyak 153,9 juta dosis yang sudah menjadi finish product (jadi). Untuk finish product dari Sinovac sebanyak 118,3 juta," urai Bambang.

Sementara untuk skema tahun 2022, Bio Farma masih menunggu jumlah kebutuhan dari pihak pemerintah terlebih dahulu, berapa banyak yang harus disiapkan.

Vaksin Sinovac Jadi Dosis Kedua

Sebelumnya, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi menyatakan, rencana pasokan vaksin Sinovac oleh pemerintah adalah sebagian besar diutamakan untuk dosis kedua.

"Hal ini dikarenakan sesuai peta jalan saat ini bahwa vaksin Astrazeneca, Pfizer, Moderna serta Novavax yang akan menyuplai kebutuhan di semester kedua seperti yang disampaikan dari awal," katanya ketika dihubungi Beritasatu.com, Sabtu (4/12/2021).

Diungkapkan, tahun ini vaksin yang sudah dipasok dalam bentuk bulk maupun jadi sebanyak 312 juta dosis. Sementara kebutuhan vaksin tahun depan yang sudah direncanakan untuk dosis ketiga lanjut usia (lansia) dan masyarakat penerima bantuan iuran (PBI) BPJS serta anak usia 6-12 tahun totalnya mencapai 250 juta dosis.

"Untuk masyarakat yang menolak menggunakan vaksin non-Sinovac, nantinya akan kami edukasi bahwa saat pandemi ini ada baiknya menggunakan vaksin apapun jenisnya karena vaksin yang terbaik adalah vaksin yang tersedia. Jadi sifatnya akan edukasi dan persuasif untuk mau menggunakan vaksin lain yang tidak menjadi pilihannya," ungkap dr Nadia.

Oleh karena itu, kontingensi plan pemerintah terkait kebutuhan vaksin, tidak ada ada pembatalan perjanjian terhadap pengadaan vaksin. Hal ini dikarenakan pemerintah harus memastikan ketersediaan vaksin, di tengah jumlah vaksin yang terbatas secara global.

Terkait adanya desakan atau imbauan booster atau vaksin penguat dosis ketiga, dr Nadia menegaskan saat ini belum ada kebijakan tentang hal tersebut. Untuk teknisnya juga masih disusun, apakah nanti menggunakan platform yang sama atau berbeda karena setiap sasaran juga mendapatkan vaksin tidak hanya jenis Sinovac

"Saat ini jumlah vaksin terbilang terbatas dan kita tahu untuk kebutuhan vaksinasi anak diatas usia 6 tahun saja sampai saat ini belum dapat dipenuhi. Jadi untuk masyarakat yang saat ini sudah menjadi sasaran vaksinasi, harus segera mau divaksin dengan merek apapun dan tidak menundanya demi kebaikan bersama," pungkas Nadia.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ganjar Pranowo: Pembangunan IKN Amanat Undang-undang

Ganjar Prawono mengatakan bahwa pembangunan IKN sesuai undang-undang tentu akan tetap dilaksanakan karena menjadi amanah undang-undang.

NEWS | 10 Desember 2022

Ganjar: Kawasan Industri Kendal Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi

Ganjar Prawono menyebutkan Kawasan Industri Kendal saat ini menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.

NEWS | 10 Desember 2022

5.000 Petugas Gabungan Bersihkan Material Bangunan Akibat Gempa Cianjur

5.000 petugas gabungan diterjunkan untuk membantu membersihkan puing dan material rumah yang rusak akibat gempa Cianjur,

NEWS | 10 Desember 2022

Ganjar Sebut Pernikahan Kaesang Jadi Ajang Pertunjukan Budaya

Ganjar Pranowo mengatakan, momen pernikahan Kaesang dengan Erina bakal menjadi ajang pertunjukan budaya. 

NEWS | 10 Desember 2022

Forensik Patahkan Teori Keluarga Tewas di Kalideres Akibat Mogok Makan

Tim forensik mematahkan teori yang menyebut satu keluarga tewas di Kalideres akibat mogok makan.

NEWS | 10 Desember 2022

Soal Hubungan dengan Jokowi, Ini Pengakuan Ganjar Pranowo

Ganjar Pranowo mengaku menjalin hubungan baik dengan Presiden Joko Widodo sejak ia masih menjabat sebagai anggota DPR.

NEWS | 9 Desember 2022

Mengenal Taman Pracima yang Jadi Lokasi Resepsi Pernikahan Kaesang-Erina

Taman Pracima, Solo, menjadi lokasi resepsi pernikahan Kaesang-Erina pada Minggu 11 Desember 2022.

NEWS | 9 Desember 2022

Panitia Siapkan Layar untuk Saksikan Akad Nikah Kaesang-Erina

Layar itu untuk masyarakat yang ingin menyaksikan prosesi akad nikah Kaesang-Erina di Mal Plaza Ambarrukmo, Sleman.

NEWS | 9 Desember 2022

BNPT: Masyarakat Harus Cerdas Deteksi Dini Ancaman Terorisme

Masyarakat harus diberikan pemahaman ada oknum yang melakukan tindak kejahatan terorisme tapi dibalut dengan bahasa keagamaan.

NEWS | 9 Desember 2022

Cianjur Revisi Rencana Pembangunan Sesuai Analisis BMKG

Pemkab Cianjurmerevisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) sesuai hasil analisa BMKG terkait Patahan atau Sesar Cugenang.

NEWS | 10 Desember 2022


TAG POPULER

# Muhammad Fadli


# Pernikahan Kaesang


# Kuat Ma'ruf


# Bom Bandung


# Gempa Terkini


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Statistik Menarik dari Sukses Kroasia Singkirkan Brasil

Statistik Menarik dari Sukses Kroasia Singkirkan Brasil

SEMESTA BOLA 2022 | 2 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE