Logo BeritaSatu

Orang Tua Jangan Tergiur Iming-iming Sekolah Gratis

Minggu, 12 Desember 2021 | 20:36 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Untuk mencegah terjadinya kekerasan seksual pada anak, Wakil Ketua Komisi X DPR, Dede Yusuf Macan Effendi mengingatkan para orang tua untuk tidak tergiur menitipkan anaknya pada sekolah berasrama atau pondok pesantren karena iming-iming sekolah gratis atau hal apa pun.

Hal ini berkaca dari keras kekerasan seksual yang dilakukan oleh oknum guru dan pimpinan Pondok Pesantren Manarul Huda Antapani, Bandung, Jawa Barat terhadap 21 santriwati.

“Pesan bagi orang tua jangan sembarangan menitipkan anak hanya karena iming-iming sekolah gratis atau apalah,” kata Kang Dede sapaan akrab Dede Yusuf saat dihubungi Beritasatu.com, Minggu (12/12/2021).

Kang Dede menuturkan tanpa ada peran orang tua kemungkinan hal buruk akan terjadi termasuk kasus kekerasan seksual. Oleh karena itu, Kang Dede mengatakan, untuk memutus kekerasan seksual di lingkungan pendidikan ada beberapa langkah harus dilakukan. Salah satunya, harus adanya peran dari komite sekolah.

Dikatakannya, komite sekolah ini terdiri dari orang tua atau wali murid yang berfungsi untuk melakukan pengawasan yakni ikut memantau aktivitas peserta didik di dalam sekolah.

“Jadi komite sekolah tidak hanya sekedar rapat untuk membeli sesuatu tetapi harus melakukan evaluasi terhadap kondisi pendidikan termasuk kekerasan seksual atau apapun itu,” ucapnya.

Politisi Partai Demokrat ini menuturkan, komite sekolah harus memiliki koordinasi dengan Dinas Pendidikan setempat. Namun, Kang Dede mengatakan, skema pengawasan yang di pesantren sejauh ini pihaknya tidak mengetahui apakah ada komite pesantren atau tidak seperti yang dilakukan pada satuan pendidikan di bawah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek). Pasalnya, pesantren menjadi wewenang dari Kementerian Agama (Kemenag).

“Saya tidak tahu apakah ada komite pesantren karena sering saya dengar orang tua itu menitipkan anak atau mondok. Menitipkan anak dan mungkin belum tentu dikontrol. Kalau di sekolah bisa komite sekolah aktif, nah seperti ini saya tidak tahu sehingga saya tidak bisa memberikan penilaian,” ucapnya.

Kang Dede mengatakan, keberadaan komite sekolah merupakan cara meredam terjadinya hal-hal tidak diinginkan. Sementara, jika anak dititipkan saja dan orang tua melepas tangan tentu tidak ada pihak yang bisa menjamin keselamatan anak.

Oleh karena itu, Kang Dede menyarankan Kemenag dan Kemendikbudristek untuk duduk bersama membahas hal tersebut untuk mengawal rentannya kekerasan terjadi di pondok pesantren karena jauh dari kontrol orang tua.

“Saya menyarankan harus ada komite sekolah karena menurut saya tanpa kontrol orang tua memang tidak banyak orang yang tahu apa yang terjadi dibalik pemondokan itu,” ucapnya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Komisi III DPR Puji Langkah Kejagung Sita Aset Benny Tjokro

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengapresiasi langkah Kejagung menyita aset Benny Tjokro yang menjadi terpidana perkara korupsi Jiwasraya dan Asabri.

NEWS | 28 November 2022

Direktur Utama Jakpro Widi Amanasto Dicopot

Pemprov DKI Jakarta selaku pemegang saham utama PT Jakpro memutuskan merombak direksi Jakpro. Dirut Jakpro, Widi Amanasto dicopot dari jabatannya. 

NEWS | 28 November 2022

Rotasi Matra Jadi Pertimbangan Jokowi Pilih Kasal Yudo Margono

Mensesneg Pratikno mengungkapkan salah satu alasan Presiden Jokowi mengusulkan Kasal Laksamana Yudo Margono sebagai calon panglima TNI karena rotasi matra.

NEWS | 28 November 2022

Diguyur Hujan Deras, 4 Ruas Jalan di Jakarta Tergenang

BPBD DKI Jakarta menyatakan empat ruas jalan di Jakarta tergenang akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang melanda pada Senin (28/11/2022).

NEWS | 28 November 2022

Update: Pengungsi Korban Gempa Cianjur Capai 100.300 Orang

Bupati Cianjur, Herman Suherman mengatakan total pengungsi akibat gempa Cianjur, Jawa Barat per Senin 28 November 2022 sebanyak 100.300 orang. 

NEWS | 28 November 2022

RSUD Sayang: Korban Gempa Cianjur Terserang ISPA di Pengungsian

Wakil Direktur RSUD Sayang, Neneng Efa Fatimah korban gempa Cianjur terserang infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) di posko pengungsian. 

NEWS | 28 November 2022

Update Korban Gempa Cianjur: 323 Meninggal Dunia dan 9 Orang Hilang

BNPB mencatat 323 korban meninggal dunia akibat gempa Cianjur, per Senin 28 November 2022. Sementara itu sebanyak 9 orang masih dinyatakan hilang.

NEWS | 28 November 2022

Cegah Politik Uang, Bawaslu Kerja Sama dengan Gopay dan OVO

Bawaslu akan lakukan kerja sama dengan platform digital seperti Gopay dan OVO untuk mencegah terjadinya politik uang.

NEWS | 28 November 2022

Calon Panglima TNI Yudo Margono Punya Harta Rp 17,9 Miliar

Kasal Laksamana Yudo Margono yang diusulkan oleh Presiden Jokowi sebagai calon Panglima TNI memiliki harta Rp 17,9 miliar.  

NEWS | 28 November 2022

DPR Bakal Gali 5 Hal Ini kepada Yudo Margono Saat Fit and Proper Test

DPR akan menggali lima hal utama kepada Kasal Laksamana Yudo Margono saat fit and proper test calon Panglima TNI nanti. 

NEWS | 28 November 2022


TAG POPULER

# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Vaksinasi Booster


# Pushbike


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Komisi III DPR Puji Langkah Kejagung Sita Aset Benny Tjokro

Komisi III DPR Puji Langkah Kejagung Sita Aset Benny Tjokro

NEWS | kurang dari 1 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE